Pendekatan Proaktif dalam Program Konservasi Sumber Daya Genetik Aneka Ubi Indonesia di Bank Gen Lapangan

Nurul Hidayatun, Nurwita Dewi, Andari Risliawati, Higa Afza, Yusi Nurmalita Andarini, Muhammad Sabda, Kristina Dwiatmini

Abstract


Indonesia memiliki sumber daya genetik ubi yang cukup beragam. Sekitar 2.500 aksesi yang mencakup setidaknya 8 jenis ubi di-konservasi di bank gen lapangan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen). Tulisan ini memberikan pandangan mengenai pengelolaan koleksi sumber daya genetik aneka ubi yang dikoservasi di BB Biogen pada kurun waktu 2010–2019. Tulisan mencakup hambatan dalam pengelolaan, langkah-langkah yang telah ditempuh, dan langkah ke depan yang dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dalam kegiatan konservasi. Sumber data dukung utama diperoleh dari laporan tahunan kegiatan, sedangkan konsep dasar dan pedoman pengelolaan sumber daya genetik dari sumber terpercaya dijadikan sebagai acuan. Konservasi sumber daya genetik aneka ubi di BB Biogen mengalami berbagai kendala yang menyebabkan hilangnya sejumlah aksesi. Hambatan utama dalam pengelolaan aneka ubi di lapangan adalah kurang diprioritaskannya kegiatan konservasi. Beberapa pendekatan telah dilakukan untuk mengu-rangi terjadinya kehilangan aksesi, seperti pemindahan lokasi dan penggantian sistem tanam, dan perbaikan pengelolaan tenaga teknis lapangan. Pemindahan tanam dari pertanaman lapangan ke pertanaman di pot disertai penunjukan tenaga teknis khusus yang telah dilakukan terhadap enam komoditas ubi menunjukkan kondisi hasil pertanaman yang lebih baik dan berkurangnya kasus kehilangan aksesi. Upaya ini perlu diteruskan dan diterapkan untuk seluruh koleksi ubi. Selain itu, untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan, pendekatan proaktif pada aspek yang lain juga diperlukan. Pada aspek administrasi, sistem pengelolaan yang mandiri dengan dukungan kapasitas sumber daya manusia, fasilitas, dan pembiayaan yang memadai dibutuhkan untuk menjamin keber-langsungan kegiatan operasional bank gen. Pada aspek teknis, perlu dilakukan rasionalisasi aksesi, pembentukan koleksi inti, dan meningkatkan penyimpanan duplikat keamanan melalui konservasi berbasis in vitro.


Keywords


Plasma nutfah aneka ubi; bank gen lapangan; pengelolaan proaktif; konservasi sumber daya genetik

Full Text:

PDF

References


Ahmed, I.I., Lockhart, P.J., Agoo, E.M.G., Naing, K.W., Nguyen, D.V., Medhi, D.K. & Matthews, P.J. (2020) Evolutionary origins of taro (Colocasia esculenta) in Southeast Asia. Ecology and Evolution, 10 (23), 13530–13543. doi: 10.1002/ ece3.6958.

Alfons, J.B. & Wamaer, D. (2015) Keragaman karakter morfologi dan agronomis ubi kayu varietas lokal Maluku. Dalam: Priyatno, T.P., Kurniawan, H., Hidayatun, N., Kosmiatin, M. & Suryadi, Y. (editor) Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik Pertanian "Pengelolaan Sumber Daya Genetik Lokal sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Daerah". Denpasar, 24–26 Juni 2014. Jakarta, IAARD Press, hlm. 160–168.

Aman, R. (2001) Problems and challenges in managing field genebank. In: Saad, M.S. & Rao, V. (eds.) Establishment and management of field genebank. A Training Manual. Serdang, International Plant Genetic Resources Institute-Regional Office for Asia, the Pacific and Oceania, pp.60–71.

Asadi, Sutoro, Somantri, I.H., Silitonga, T.S., Budiarti, S.G., Hadiatmi, Zuraida, N., Minantyorini, Suhartini, T., Dewi, N., Setyowati, S., Hidayatun, N., Sabda, M., Koswanudin, D., Herlina, L., Suhendar, M.A., Yuliantini, E., Risliawati, A., Afza, H., Fitrahtunnisa, Diantina, S. & Hariyadi, T.Z.P. (2010) Koleksi, konservasi, karakterisasi, dan evaluasi sumber daya genetik tanaman pangan. Laporan Hasil Penelitian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Asadi, Sutoro, Somantri, I.H., Budiarti, S.G., Suhartini, T., Silitonga, T.S., Zuraida, N., Minantyorini, Suhendar, M.A., Koswanudin, D., Dewi, N., Juliantini, E., Setyowati, M., Hadiatmi, Risliawati, A., Hariyadi, T.Z.P., Diantina, S., Sabda, M. & Afza, H. (2011) Penelitian dan pengembangan konservasi, karakterisasi, dan dokumentasi 4.600 sumber daya genetik tanaman pertanian. Laporan Hasil Penelitian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Bankgen-Pertanian (2015) Katalog Koleksi SDG Pertanian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

BB Biogen (2021) Kebun Percobaan. [Online] Tersedia pada: http://biogen.litbang.pertanian.go.id/ ?page_id=64082 [Diakses 10 Januari 2022].

CABI (no date) Canna indica (canna lilly). Invasive species compedium. [Online] Available from: https://www.cabi.org/isc/ [Accessed 8 October 2021].

Campilan, D. (2009) Sweetpotato in Southeast Asia: Assessing the primary functions of a secondary crop. In: Loebenstein, G. & Thottappilly, G. (eds.) The Sweetpotato. Dordrecht, Springer. doi: 10.1007/978-1-4020-9475-0_20.

Chaïr, H., Traore, R.E., Duval, M.F., Rivallan, R., Mukherjee, A., Aboagye, L.M., Van Rensburf, W.J., Andrianavalona, V., Pinheiro de Carvalho, A., Saborio, F., Prana, M.S., Komolong, B., Lawac, F. & Lebot, V. (2016) Genetic diversification and dispersal of taro (Colocasia esculenta [l.] schott). Plos One, 11 (6), 1–19. doi: 10.1371/ journal.pone.0157712.

Croat, T., Delannay, X. & Ortiz, O. (2017) A revision of Xanthosoma (Araceae). Part 2: Central America. Aroideana, 40 (2), 504–581.

Dulloo, M.E., Hanson, J., Jorge, M.A. & Thormann, I. (2008) Regeneration guidelines: General guiding principles. In: Dulloo, M.E., Thormann, I., Jorge, M.A. & Hanson, J. (eds.) Crop specific regeneration guidelines [CD-ROM]. Rome, CGIAR System-Wide Genetic Resource Programme (SGRP), pp. 1–6.

Dumet, D. & Ogunsola, D. (2008) Regeneration guidelines: Yams. In: Dulloo, M.E., Thormann, I., Jorge M.A. & Hanson, J. (eds.) Crop specific regeneration guidelines [CD-ROM]. Rome, CGIAR System-Wide Genetic Resource Programme, pp. 1–7.

Fajardo, D.S., La Bonte, D.R. & Jaret, R.L. (2002) Identifying and selecting for genetic diversity in Papua New Guinea sweetpotato Ipomoea batatas (L.) Lam. germplasm collected as botanical seed. Genetic Resources and Crop Evolution, 49, 463–470. doi: 10.1023/A:1020955911675.

Food Agriculture Organization (FAO) (2010) The second report on the state of the world’s plant genetic resources for food and agriculture. Rome, CGRFA-FAO.

Food Agriculture Organization (FAO) (2011) Second global plan of action for plant genetic resources for food and agriculture. Rome, CGRFA-FAO.

Food Agriculture Organization (FAO) (2014) Genebank standards for plant genetic resources for food and agriculture. Rev-ed. Rome, CGRFA-FAO.

Hancock, J.F. (2003) Plant evolution and the origin of crop species. Mechanisms of development. 2nd edition. Wallingford, Oxfordshire, CABI Publishing.

Hidayatun, N., Risliawati, A., Kurniawan, H., Dewi, N. & Sabda, M. (2017a) Conservation of Indonesia plant genetic resources for food and agriculture in ICABIOGRAD gene bank. In: Wahyu, Y., Wirnas, D., Trikoesoemaningtyas, Ritonga, A.W. & Marwiyah, S. (eds.) Proceedings of PERIPI-2017 International Seminar "Sustainable Use of Genetic Resources for Quality and Productivity Improvement". IPB International Convention Center (Bogor), October 2nd 2017. Bogor, PERIPI (Indonesian Breeding Science Society), pp. 84–93.

Hidayatun, N., Risliawati, A., Minantyorini, Kurniawan, H., Hariyadi, T.Z.P., Andarini, Y.N., Afza, H., Sabda, M., Dwiatmini, K., Sutoro, Asadi, Dewi, N., Koswanudin, D., M. Suhendar, M.A., Susilowati, D. & Yunani, N. (2017b) Konservasi, rejuvenasi, karakterisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Hidayatun, N., Risliawati, A., Afza, H., Kurniawan, H., Hariyadi, T.Z.P., Sabda, M., Andarini, Y.N., Dwiatmini, K., Dewi, N., Koswanudin, D., Suhendar, M.A., Yunani, N. & Susilowati, D. (2018) Konservasi, rejuvenasi, karakterisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Hidayatun, N., Risliawati, A., Minantyorini, Kurniawan, H., Hariyadi, T.Z.P., Andarini, Y.N., Afza, H., Sabda, M., Dwiatmini, K., Sutoro, Asadi, Dewi, N., Koswanudin, D., Suhendar, M.A., Susilowati, D. & Yunani, N.l. (2019) Konservasi, rejuvenasi, karakterisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Hidayatun, N. (2020) Konservasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian Konservasi Sumber Daya Genetik Pertanian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Hidayatun, N., Koswanudin, D. & Mastur (2021) Ragam dan ketersediaan plasma nutfah ubi untuk mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Dalam: Hidayatun, N. & Herlina, L. (editor) Prosiding Seminar Nasional Komisi Nasional Sumber Daya Genetik "Peran Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik dalam Mendukung Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern. Bogor, 15 September 2021. Bogor, Komisi Nasional Sumber Daya Genetik, hlm. 242–257.

Huaman, Z. (1999) Morphologic identification of duplicates in collection of Ipomoea batatas. Sweetpotato germplasm management (Ipomea batatas). Training manual. Lima, International Potato Center (CIP).

Imamuddin, H. (1985) Kimpul (Xanthosoma violaceum Schott) potensinya perlu digali. Buletin Kebun Raya, 6 (6), 149–152.

Isendahl, C. (2011) The domestication and early spread of manioc (Manihot esculenta Crantz): A brief synthesis. Latin American Antiquity, 24 (2), 452–468. doi: 10.7183/1045-6635.22.4.452.

Jackson, G.V.H. (2008) Regeneration guidelines for major aroids. In: Dulloo, M.E., Thormann, I., Jorge, M.A. & Hanson, J. (eds.). Crop Specific Regeneration Guidelines. [CD-ROM]. Rome, CGIAR System-Wide Genetic Resource Programme, pp.1–16.

Jorge, M.A. (2008) Regeneration guidelines cassava. In: Dulloo, M. M.E., Thormann, I., Jorge, M.A. & Hanson, J. (eds.) Crop specific regeneration guidelines [CD-ROM]. Rome, CGIAR System-Wide Genetic Resource Programme, pp. 1–7.

León, J. (1977) Origin, evolution, and early dispersal of root and tuber crops. In: Cock, J., MacIntyre, R. & Graham, M (eds.) Proceeding of the 4th Symposium of the International Society for Tropical Root Crops. Cali, Colombia, August 1–7, 1976. Canada, International Development Research Centre, pp. 30–36.

Minantyorini (2014) Koleksi, inventarisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian Konservasi Sumber Daya Genetik Pertanian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Minantyorini (2015) Koleksi, inventarisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian Konservasi Sumber Daya Genetik Pertanian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Minantyorini, Sutoro & Sujarno (2016) Potensi hasil aksesi plasma nutfah ubi jalar di dataran tinggi. Buletin Plasma Nutfah, 22 (1), 31–40. doi: 10.21082/ blpn.v22n1.2016.p31-40.

Minantyorini et al. (2016) Konservasi, rejuvenasi, karakterisasi, dan dokumentasi sumber daya genetik pertanian. Laporan Hasil Penelitian Konservasi Sumber Daya Genetik Pertanian. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian.

Nassar, N.M.A. (2000) Wild cassava, Manihot spp.: Biology and potentialities for genetic improvement. Genetics and Molecular Biology, 23 (1), 201–212. doi: 10.1590/S1415-47572000000100035.

Nordin, M. & Saad, M.S. (2001) Genetic considerations in field genebank conservation. In: Saad, M.S. & Rao, V.R. (eds.) Establishment and management of field genebank. A Training Manual. Serdang, International Plant Genetic Resources Institute-Regional Office for Asia, the Pacific and Oceania, pp. 66–72.

O’Brien, P.J. (1972) The sweet potato: Its origin and dispersal. American Anthropologist, 74 (3), 342–365.

Olsen, K.M. & Schaal, B.A. (1999) Evidence on the origin of cassava: Phylogeography of Manihot esculenta. Proceedings of the National Academy of Sciences, 96, 5586–5591. doi: 10.1073/pnas.96.10.5586.

Plant-For-A-Future-(PFAF) (2021) Maranta arundinacea-L. [Online] Available from: https://pfaf.org/user/ Plant.aspx?LatinName=Maranta+arundinacea [Accessed 7 January 2022].

Prain, G.D., Mok, I.G., Sawor, T., Chadikun, P., Atmojo, E. & Sitmorang, E.R. (1999) Interdiciplinary collecting of Ipomoea batatas germplasm and associated indigenous knowledge in Irian Jaya. In: Huaman, Z. (ed.) Sweetpotato germplasm management (Ipomoea batatas). Training Manual. Lima, International Potato Center (CIP), pp. 695–711.

Raharjo, S.H.T., Hetharie, H., Augustyn, G.H., Pesireron, M. & Seilatu, M. (2012) Keragaman genetik ubi kayu di Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Dalam : Diwyanto, K., Sobir, Syukur, M., Yudiwanti, Inounu, I., Bahagiawati, Efendi, D. & Surahman, M. (editor) Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik dan Pemuliaan Tanaman "Peran Sumber Daya dan Pemuliaan dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Industri Perbenihan Nasional". Bogor , 6–7 November 2012. Jakarta, IAARD Press, hlm. 310–316.

Rauf, A.W., Tata, H. & Arbianto, M.A. (2015) Keragaman sumber daya genetik tanaman spesifik lokal Kabupaten Manokwari Papua Barat. Dalam: Priyatno, T.P., Kurniawan, H., Hidayatun, N., Kosmiatin, M. & Suryadi, Y. (editor) Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik Pertanian "Pengelolaan Sumber Daya Genetik Lokal sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Daerah". Denpasar, 24–26 Juni 2014. Jakarta, IAARD Press, hlm. 377–387.

Renvoize, B.S. (1972) The area of origin of Manihot esculenta as a crop plant−A review of the evidence. Economic Botany, 26, 352–360.

Rossel, G., Espinoza, C., Javier, M. & Tay, D. (2008) Regeneration guidelines: Sweet potato. In: Dulloo, M.E., Thormann, I., Jorge, M.A. & Hanson, J. (eds.) Crop specific regeneration guidelines [CD-ROM]. Rome, CGIAR System-Wide Genetic Resource Programme, pp. 1–9.

Sabda, M., Koswanudin, D., Roostika, I. & Setia, T.M. (2021) Variabilitas karakter kualitatif umbi pada plasma nutfah ubi jalar (Ipomoea batatas) lokal asal Papua, koleksi Bank Gen Pertanian Balitbangtan-BB Biogen. Buletin Plasma Nutfah, 27 (2), 81–88. doi: 10.21082/blpn.v27n2.2021.p81-88.

Sackville-Hamilton, R., Engels, J.M.M., van Hintum, T.J.L., Koo, B. & Smale, M. (2002) Accession management. Combining or splitting accessions as a tool to improve germplasm management efficiency. IPGRI Technical Bulletin No. 5. Rome, International Plant Genetic Resources Institute.

Trimanto & Hapsari, L. (2015) Diversity and utilization of Dioscorea spp. tuber as alternative food source in Nganjuk Regency, East Java. Agrivita, 37 (2), 97–107. doi:10.17503/Agrivita-2015-37-2-p097-107.

Yunus, A.G. (2001) Introduction to field genebank. In: Saad, M.S. & Rao, V.R. (eds.) Establishment and management of field genebank. A Training Manual. Serdang, International Plant Genetic Resources Institute-Regional Office for Asia, the Pacific and Oceania, pp. 59–63.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v28n1.2022.p81-94

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Buletin Plasma Nutfah

 


       


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Phone: (0251) 8339793, 8337975
Call Centre: 08211181677
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

ISSN    : 1410-4377
E ISSN : 2549-1393

Accreditation Number200/M/KPT/2020





View My Stats