Karakterisasi Morfologi dan Fenologi Pembungaan Dua Aksesi Kopsia pauciflora Hook.f. Bunga Putih dan Merah Muda di Kebun Raya Purwodadi, Jawa Timur

Trimanto Trimanto, Dyah Ayu Pitaloka, Destario Metusala

Abstract


Kopsia pauciflora Hook.f. merupakan tanaman yang berpotensi dikembangkan sebagai tanaman hias karena kemampuannya untuk berbunga sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan mengarakterisasi karakter morfologi dan mempelajari fenologi pembungaan dua aksesi K. pauciflora (bunga putih dan merah muda). Penelitian dilakukan pada tahun 2019 di Kebun Raya Purwodadi, LIPI. Objek pengamatan pada penelitian ini adalah tanaman K. pauciflora yang berbunga putih dan merah muda hasil perbanyakan dari biji yang merupakan koleksi Kebun Raya Purwodadi-LIPI dari Sulawesi Tenggara (lokasi koleksi III G, nomor 33–33a). Karakterisasi dilakukan terhadap karakter morfologi pada organ vegetatif dan generatif, sedangkan pengamatan fenologi pembungaan dilakukan setiap hari selama fase berbunga. Data-data didokumentasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil karakterisasi morfologi menunjukkan bahwa K. pauciflora memiliki habitus perdu pendek dengan perbedaan karakter pada lobus
mahkota bunga, warna bunga, warna daun, dan warna buah. Aksesi K. pauciflora yang berbunga putih memiliki karakteristik buah berwarna hijau dan daun muda berwarna hijau muda, sedangkan K. pauciflora yang berbunga merah muda memiliki karakteristik buah berwarna merah tua dan daun muda berwarna kemerahan. Hasil pengamatan fenologi pembungaan menunjukkan bahwa
kedua aksesi K. pauciflora dapat berbunga terus sepanjang tahun. Periode fenologi pembungaan K. pauciflora bunga putih memiliki periode fenologi pembungaan 24–26 hari dengan lama mekar 7–9 hari, sedangkan K. pauciflora bunga merah muda sekitar 21–22 hari dengan lama mekar bunga 6 hari. Stadia pembungaan K. pauciflora juga disajikan dalam makalah ini. Kedua aksesi K. pauciflora tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai tanaman perdu hias dataran rendah.


Keywords


Karakterisasi; Kopsia pauciflora; morfologi; fenologi

Full Text:

PDF

References


Arteca, R.N. (2013) Plant growth substances: Principles and applications. Berlin, Springer Science & Business Media.

Chowdhuri, T.K. & Deka, K. (2019) Biodiversity and conservation of ornamental crops. In: Rajasekharan, P.E. & Rao, V.R. (ed.) Conservation and utilization of horticultural genetic resources. Singapore, Springer Nature Pte Ltd, pp. 139–216. doi: 10.1007/978-981-13-3669-0_6.

Chuine, I. & Régnière, J. (2017) Process-based models of phenology for plants and animals. Annual Review of Ecology, Evolution, and Systematics, 48, 159–182. doi: 10.1146/annurev-ecolsys-110316-022706.

Damaiyani, J. & Hendrian, R. (2019) Pollen ultrastructure of Kopsia pauciflora Hook.f. var. pauciflora.Journal of Physics: Conference Series IOP Publishing, 1175 (1), p. 012009.

De, L.C. (2018) Impact of climate change on floriculture and landscape gardening. International Journal of Agriculture Science, 10 (11), 6253–6256.

Dehnen-Schmutz, K. & Conroy, J. (2018) Working with gardeners to identify potential invasive ornamental garden plants: Testing a citizen science approach. Biological Invasions, 20 (11), 3069–3077. doi:

1007/s10530-018-1759-3.

Farida, D.G. & Ardiarini, N.R. (2019) Fenologi dan karakterisasi morfo-agronomi tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.) pada kawasan tropis. Jurnal Produksi Tanaman, 7 (5), 792–800.

Hilman, Y., Suciantini, S. & Rosliani, R. (2019) Adaptasi tanaman hortikultura terhadap perubahan iklim pada lahan kering. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 38 (1), 55–64. doi: 10.21082/jp3.-v38n1.2019.

Hulme, P.E., Brundu, G., Carboni, M., Dehnen‐Schmutz, K., Dullinger, S., Early, R., Essl, F., Gonzalez-Moreno, P., Groom, Q.J., Kueffer, C., Kühn, I.,

Maurel, N., Novoa, A., Pergl, J., Pysek, P., Seebens, H., Tanner, R., Touza, J.M., van Kleunen, M. & Verbrugge, L.N.H. (2018) Integrating invasive

species policies across ornamental horticulture supply chains to prevent plant invasions. Journal of Applied Ecology, 55 (1), 92–98. doi:10.1111/1365-2664.12953.

Kartikaningrum, S. & Effendie, K. (2005) Keragaman genetik plasma nutfah anggrek Spathoglottis. Jurnal Hortikultura, 15 (4), 260–269. doi: repository.-pertanian.go.id/handle/123456789/1027.

Karyati, K. (2019) Mikroklimatologi hutan. Samarinda, Mulawarman University Press. Mafaza, V.N., Handoko & Adiredjo, A.L. (2019)

Keragaman genetik karakter morfologi beberapa genotip padi merah (Oryza sativa L.) pada fase vegetatif dan generatif. Jurnal Produksi Tanaman, 6 (12), 3048–3055.

Middleton, D.J. (2004) A revision of Kopsia (Apocynaceae: Rauvolfioideae). Harvard Papers in Botany, 9 (1), 89–142.

Middleton, D.J. (2007) Flora Malesiana, Series 1: Seed plants. Volume 18: Apocynaceae (subfamilies Rauvolfioideae and Apocynoideae). Leiden, National Herbarium Nederland.

Monteiro, M.M. & Demarco, D. (2017) Corona development and floral nectaries of Asclepiadeae (Asclepiadoideae, Apocynaceae). Acta Botanica Brasilica, 31 (3), 420–432. doi: 10.1590/0102-

abb0424.

Navas-Lopez, J.F., León, L., Rapoport, H.F., Moreno-Alías, I., Lorite, I.J. & de la Rosa, R. (2019) Genotype, environment, and their interaction effects on olive tree flowering phenology and flower

quality. Euphytica, 215, article number:184.

Nurtjahjaningsih, I.L.G., Sulistyawati, P., Widyatmoko, A.Y.P.B.C. & Rimbawanto, A. (2012) Karakteristik pembungaan dan sistem perkawinan nyamplung (Calophyllum inophyllum) pada hutan tanaman di Watusipat, Gunung Kidul. Jurnal Pemuliaan

Tanaman Hutan, 6 (2), 65–80. doi: 10.20886/-jpth.2012.6.2.65-78.

Rahayu, S., Tyas, K.N. & Wawangningrum, H. (2019) Keragaman morfologi Hoya purpureofusca Hook.f. asal Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Berita Biologi, 18 (2), 215–223. doi:110.14203/beritabiologi.v18i2.3490.

Raharjeng, A.R.P. (2015) Pengaruh faktor abiotik terhadap hubungan kekerabatan tanaman Sansevieria trifasciata L. Jurnal Biota, 1 (1), 33–41.

Sancoyo (2018) Kopsia merah muda (Kopsia fruticosa (Roxb.) A.DC.). [Online] Tersedia pada: http://krbogor.lipi.go.id/id/Kopsia-Merah-Muda-Kopsia-fruticosa-Roxb-ADC [Diakses 21 Januari2020].

Sévenet, T., Allorge, L., David, B., Awang, K., Hamid, A., Hadi, A., Kan-Fan, C., Quirion, J.C., Remy, F., Schaller, H. & Teo, L.E. (1994) A preliminary chemotaxonomic review of Kopsia (Apocynaceae).

Journal of Ethnopharmacology, 41 (3), 147–183. doi: 10.1016/0378-8741(94)90030-2.

Singh, G., Virk, H.K., Aggarwal, N., Khanna, V. & Gill, K.K. (2018) Growth environment effect on phenology, agroclimatic indices, symbiotic parameters and yield of kharif mungbean (Vigna

radiata [L.] Wilczek) genotypes. Journal of Food Legumes, 31 (4), 205–208.

Stout, J.C., Duffy, K.J., Egan, P.A., Harbourne, M. & Hodkinson, T.R. (2015) Genetic diversity and floral width variation in introduced and native populations of a long-lived woody perennial. AoB Plants, 7,

–11. doi:10.1093/aobpla/plu087.

Suci, C.W. & Heddy, Y.B. (2018) Pengaruh intensitas cahaya terhadap keragaan tanaman puring (Codiaeum variegetum). Jurnal Produksi Tanaman, 6 (1), 161–169.

Sulassih, Syukur, M., Sobir, Maharijaya, A., Hakim, A. & Ratih (2017) Karakterisasi lima galur cabai hias dalam rangka pendaftaran varietas hasil pemuliaan. Comm. Horticulturae Journal, 1 (1), 26–33. doi: 10.29244/chj.1.1.26-33.

Yang, C., Ye, Y., Song, C., Chen, D., Jiang, B. & Wang, Y. (2016) Cloning and functional identification of the AcLFY gene in Allium cepa. Biochemical and Biophysical Research Communications, 473, 1100–

doi:10.1016/j.bbrc.2016.04.022




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v26n2.2020.p77-88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Buletin Plasma Nutfah

 


       


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Phone: (0251) 8339793, 8337975
Call Centre: 08211181677
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

ISSN    : 1410-4377
E ISSN : 2549-1393

Accreditation Number200/M/KPT/2020





View My Stats