Inventarisasi dan Karakterisasi Keragaman Morfologi Durian Lokal (Durio zibethinus Murr.) di Provinsi Sulawesi Selatan

nFN Nurlaila, Asriyanti Ilyas, nFN Sahardi

Abstract


Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal dengan buah durian, terutama durian lokal. Beberapa keunggulan dari durian lokal ini adalah ketahanan terhadap hama atau penyakit utama serta produktivitas yang tinggi. Namun karena kurangnya informasi, keunggulan ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengarakterisasi varietas durian lokal Sulawesi Selatan sebagai langkah awal dalam pendaftaran varietas tanaman lokal. Berdasarkan peraturan yang berlaku, agar dapat dikomersialisasikan baik di pasar lokal maupun global, suatu varietas harus melalui proses pendaftaran/pelepasan tanaman. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Luwu, Sinjai, dan Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan mulai Januari hingga Desember 2015. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Pengamatan langsung dilakukan terhadap pohon, daun, dan buah sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperoleh melalui wawancara dengan pemilik tanaman. Sebanyak 18 aksesi durian yang diuji menunjukkan karakter morfologi yang cukup beragam dengan nilai koefisien kemiripan genetik antara 0,08−0,50. Dendrogram terbagi ke dalam empat kelompok. Aksesi Lagalenrong dan Laissong memiliki kemiripan genetik terbesar (0,50) sedangkan yang memiliki kemiripan genetik paling kecil (0,08) di antaranya aksesi Simas dengan Laissong, aksesi Simas dengan Lanangka; aksesi Mentega dengan Lauro 1; aksesi Pagolla dengan Lauro 2; aksesi Simas dengan Taramatekkeng 2. Karakter unggul seperti bobot buah sedang, ketebalan kulit sedang-tipis serta rasa manis legit diperoleh dari aksesi Pagolla, Mentega, dan Taramatekkeng 2, sedangkan untuk warna daging buah yang menarik diperoleh dari aksesi Simas.


Keywords


Inventarisasi; karakterisasi; morfologi; durian lokal; Sulawesi Selatan.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba (2016)

Kabupaten Bulukumba dalam angka 2016.

Bulukumba, BPS Kabupaten Bulukumba.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu (2016)

Kabupaten Luwu dalam angka 2016. Luwu, BPS

Kabupaten Luwu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai (2016)

Kabupaten Sinjai dalam angka 2016. Sinjai, BPS

Kabupaten Sinjai.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan

(2016) Provinsi Sulawesi Selatan dalam angka

Makassar, BPS Provinsi Sulsel.

Baroroh, N., Fitmawati & Sofiyanti, N. (2014) Analisis

hubungan kekerabatan durian (Durio zibethinus

Murr.) berdasarkan penanda morfologi di Kabupaten

Kuantan Singingi. JOM FMIPA, 1 (2), 1–7.

Bioversity (2007) Descriptors for durian [Durio zibethinus

Murr.]. Rome, Bioversity International.

Direktorat Perbenihan Hortikultura Direktorat Jenderal

Hortikultura Kementerian Pertanian (2011)

Pedoman Penyusunan Deskripsi Varietas

Hortikultura. Jakarta, Ditjenhorti Kementan.

Handayani, F., Wulandari, R.A. & Murti, R.H. (2016)

Genomic DNA extraction method from mature leaf

of lai (Durio kutejensis Becc.). Agrivita, 38 (1), 73–

Hariyati T., Kusnadi, J. & Arumingtyas, E.L. (2013)

Genetic diversity of hybrid durian resulted from

cross breeding between Durio kutejensis and Durio

zibethinus based on Random Amplified Polymorphic

DNAs (RAPDs). American Journal of Molecular

Biology, 3, 153–157.

Irawan, B., Kusmoro, J. & Rahayuningsih, S.R. (2007)

Kajian taksonomi kultivar durian di Kabupaten

Subang, Jawa Barat. [Online] Tersedia pada:

http://www.pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/

uploads/2009/06/kajian_taksonomi_kultivar

_Durian.pdf [Diakses 10 Januari 2019].

Lestari, S., Fitmawati & Wahibah, N.N. (2011)

Keanekaragaman durian (Durio zibethinus Murr.) di

Pulau Bengkalis berdasarkan karakter morfologi.

Buletin Kebun Raya, 14 (2), 29–44.

Nandariyah (2007) Identifikasi keragaman genetik kultivar

Salak Jawa berdasarkan analisis RAPD. Agrosains,

(2), 70−76.

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemda

Prov. Sulsel) (2015) Peraturan Daerah Provinsi

Sulawesi Selatan Nomor 9 Tahun 2015 tentang

perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi

Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2013 tentang

rencana pembangunan jangka menengah daerah

Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013–2018.

Makassar, Pemda Sulsel.

Pokja Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

(PPSP) Kab. Luwu (2012) Buku putih Sanitasi

Kabupaten Luwu. [Online] Tersedia pada:

http://www.ppsp.nawasis.info/dokumen/perencanaan

/sanitasi/pokja/bp/-kab.luwu/BUKU PUTIH BAB II

LUWU.pdf [Diakses 2 Desember 2018].

Pokja Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

(PPSP) Kab. Sinjai (2012) Buku putih sanitasi

Kabupaten Sinjai. [Online] Tersedia pada:

http://www.ppsp.nawasis.info/dokumen/perencanaan

/sanitasi/pokja/bp/-kab.luwu/BUKU PUTIH BAB II

SINJAI.pdf [Diakses 2 Desember 2018].

Pokja Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

(PPSP) Kab. Bulukumba (2013) Buku putih sanitasi

Kabupaten Bulukumba. [Online] Tersedia pada:

http://www.ppsp.nawasis.info/dokumen/perencanaan

/-sanitasi/pokja/bp/kab.luwu/BUKU PUTIH BAB II

BULUKUMBA.pdf [Diakses 3 Januari 2019].

Ruwaida, I.P., Supriyadi & Parjanto (2009) Variability

analysis of Sukun durian plant (Durio zibethinus)

based on RAPD marker. Nusantara Biosciense, 1

(2), 84−91.

Santoso (2016) Merencanakan kebun durian (Bagian II).

[Online] Tersedia pada:

http://www.balitbu.litbang.pertanian.go.id/ind/index.

php/hasil-penelitian-mainmenu-24juni2016 [Diakses

November 2018].

Saputra, I. (2010) Eksplorasi dan identifikasi morfologis

tanaman sagu (Metroxylon sp.) di Kabupaten

Pasaman Barat. Skripsi S1. Universitas Andalas.

Setiadi (2008) Bertanam durian. Cetakan XXV. Jakarta,

Penebar Swadaya,

Sobir & Napitupulu, R.M. (2010) Bertanam durian unggul.

Jakarta, Penebar Swadaya.

Sriyono (2006) Identifikasi dan keragaman genetik pohon

induk durian (Durio zibethinus Murr.) lokal di Jawa

Tengah berdasarkan penanda morfologi dan pola

pita isoenzim. Tesis S2. Universitas Sebelas Maret.

Trubus (2009) Durian enak nusantara. [Online] Tersedia

pada: http://www.trubus-online.co.id/tru/wpcontent/

uploads/2009/12.pdf [Diakses 10 November

.

Uji, T. (2005) Keanekaragaman jenis dan sumber plasma

nutfah durio (Durio spp.) di Indonesia. Buletin

Plasma Nutfah, 11 (1), 28−33.

Wiryanta & Wahyu, B.T. (2001) Bertanam durian. Jakarta,

AgroMedia Pustaka.

Yuniarti (2011) Inventarisasi dan karakterisasi morfologis

tanaman durian (Durio zubethinus Murr) di

Kabupaten Tanah Datar. [Online] Tersedia pada:

http://repository.unand.ac.id/16791/1/Jurnal_Yuniart

i_07111011.pdf [Diakses 8 Juni 2016




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v25n1.2019.p53-62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Buletin Plasma Nutfah

 


       


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Phone: (0251) 8339793, 8337975
Call Centre: 08211181677
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

ISSN    : 1410-4377
E ISSN : 2549-1393

Accreditation Number200/M/KPT/2020





View My Stats