Estimasi Tinggi Planetary Boundary Layer Dari Data Radiosonde Dengan Metode Gradien di Indonesia

Kharmila Sari

Abstract


Planetary Boundary Layer (PBL) adalah lapisan terpenting dari troposfer yang memiliki pengaruh timbal balik
langsung dengan permukaan bumi. Ketebalan PBL adalah parameter penting untuk memahami proses
perubahan cuaca, iklim, dan kualitas udara namun informasi tinggi PBL secara spasial dan temporal di wilayah
indonesia belum banyak. Makalah ini membahas estimasi  tinggi PBL menggunakan metode gradien dari data
observasi radiosonde untuk wilayah Indonesia. Pendekatan metode gradien berdasarkan parameter suhu
udara (T), suhu potensial (θ), suhu potensial virtual (θv), kelembaban Relatif (RH) dan mixing ratio (r).
Keragaman tinggi PBL akan dilihat secara temporal (harian dan bulanan) dan spasial. Analisis spasial
berdasarkan posisi stasiun radiosonde yang dibagi menjadi tiga wilayah yaitu Bumi Belahan Utara Equator
(BBU), Bumi Belahan Selatan Equator (BBS) dan Equator (EQU). Hasil estimasi tinggi PBL dengan metode
gradien suhu potensial virtual memiliki nilai median tertinggi jika dibandingkan dengan empat metode lainnya.
Pada siang hari estimasi tinggi PBL secara signifikan lebih tinggi dari malam hari di semua wilayah. Hasil uji t
dan F menunjukkan bahwa metode gradien suhu aktual, suhu potensial, suhu potensial virtual dan
kelembaban relatif tidak berbeda secara signifikan. Variasi median rata-rata bulanan tinggi PBL di wilayah BBS
memiliki hubungan dengan pola hujan monsoonal, pada musim kemarau tinggi PBL lebih rendah dari musim
hujan.

Keywords


Estimasi Tinggi Planetary Boundary Layer, Radiosonde, Metode Gradien

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Copyright © 2014 Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi

Jl. Tentara Pelajar No. 1A, Cimanggu, Kota Bogor 16111, Indonesia
Telp. (0251) 8312760, Fax. (0251) 8323909, email: ojs.balitklimat@gmail.com
website: www.balitklimat.litbang.pertanian.go.id