MILK COLLECTION POINTS: INOVASI KEMITRAAN USAHA TERNAK SAPI PERAH DI PANGALENGAN-BANDUNG SELATAN

Iwan Setiajie Anugrah, Tri Bastuti Purwantini, nFN Erwidodo

Abstract


The fulfillment of national milk consumption is still facing the problem of low production, productivity and quality of milk from smallholder dairy farmers. Efforts to improve the performance of dairy farming are continuously being made, one of which is partnership cooperation between the milk processing industry, dairy farmers and dairy cooperative. This paper aims to analyze the success of an innovative partnership between the Frisian Flag Indonesia (FFI) milk processing industry and farmers who are members of the South Bandung Dairy Cooperative (KPBS) Pangalengan through the management of the Milk Collection Point (MCP) program. The study results indicate that the cause of the low quality of fresh milk is influenced by the number of initial bacteria in fresh milk, the milk supply chain from farmers to the milk processing industry is too long, and the cooling system is inadequate. The low quality is the cause of the low selling price of fresh milk. The MCP program has not only succeeded in improving the quality of fresh milk but has also provided price incentives for farmers. Dairy farmers who are members of the KPBS receive incentives to improve the dairy cattle management process in the MCP program's direction. It is recommended that cooperation between dairy farmers, the milk processing industry, and dairy farmer cooperatives should continue to be developed to encourage an increase in milk volume and quality as raw material for the milk processing industry. This effort is expected to have an impact on increasing the income and welfare of the dairy farmers in Indonesia.

Abstrak

Pemenuhan kebutuhan susu nasional masih menghadapi permasalahan rendahnya capaian produksi, produktivitas dan kualitas susu dari peternak sapi perah rakyat. Berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja peternakan sapi perah rakyat terus dilakukan, salah satunya berupa kerja sama kemitraan antara industri pengolahan susu dengan peternak dan koperasi peternak sapi perah. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan sebuah inovasi kemitraan antara industri pengolahan susu Frisian Flag Indonesia (FFI) dengan para petermak yang tergabung dalam Koperasi Persusuan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan melalui pengelolaan program Milk Collection Point (MCP). Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya kualitas susu segar dipengaruhi oleh jumlah bakteri awal pada susu segar, rantai pasok penyetoran susu dari peternak kepada industri pengolahan susu terlalu panjang, dan sistem pendingin yang kurang memadai. Rendahnya kualitas menjadi penyebab rendahnya harga jual susu segar. Program MCP tidak saja berhasil meningkatkan kualitas susu segar juga telah memberikan insentif harga bagi peternak. Para peternak yang tergabung dalam KPBS memperoleh insentif untuk meningkatkan proses pengelolaan usaha ternak sapi perah ke arah yang dipersyaratkan oleh program MCP. Kerja sama antara peternak sapi perah, industri pengolahan susu, dan koperasi peternak dapat terus dikembangkan sehingga dapat mendorong peningkatan volume dan kualitas susu sebagai bahan baku industri pengolahan susu. Upaya ini diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak sapi perah di Indonesia.


Keywords


usaha peternakan rakyat; Milk Collection Point; industri pengolahan susu; koperasi peternak susu; smallholder dairy farmers; Milk Collection Point; the milk processing industry; dairy farmers cooperatives

Full Text:

PDF

References


Agrofarm. 2018a. Ini respon peternak sapi untuk Frisian Flag Indonesia [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: http://www.agrofarm.co.id.

Agrofarm. 2018b. FFI bangun 5 milk collection point digital di Pangalengan [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: http://www.agrofarm.co.id.

Agusta QTM, Lestari DAH, Situmorang S. 2014. Analisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga peternak sapi perah anggota Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan. J Ilmu Ilmu Agribisnis. 2(2): 109-114.

Anggraeny CC. 2019. Analisis strategi pengembangan usaha KPBS Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. [Thesis]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Ansori M. 2013a. Solusi tepat peningkatan pengetahuan peternak sapi perah nasional-program Farmer2Farmer Frisian Flag. [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: http://www.neraca.co.id/article/34927/Solusi-Tepat-Peningkatan-Pengetahuan-Peternak-Sapi-Perah-Nasional.

Antara. 2017. Pemerintah siapkan aturan harga susu segar [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: https://www.antaranews.com/berita/ 605324/pemerintah-siapkan-aturan-harga-susu-segar.

Asmara R. 2012. Analisis daya saing dan faktor-faktor yang memengaruhi produksi susu Indonesia. [Tesis]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Asmara A , Purnamadewi YL, Lubis D. 2016. Keragaan produksi susu dan efisiensi usaha peternakan sapi perah rakyat di Indonesia [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. J Manaj & Agribisnis. 13(1): 14-25. Tersedia dari: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jmagr Nomor DOI: 10.17358/JMA.13.1.14.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2011. Standar Nasional Indonesia 3141.1:2011 susu segar bagian 1: sapi. Jakarta (ID): Badan Standarisasi Nasional.

Bewara. 2015. Sistem Milk Collection Point (MCP) pertama di Indonesia untuk peternak susu sapi. Tabloid Bewara. Edisi: Maret 2015.

Boediyana T. 2008. Menyongsong agribisnis persusuan yang prospektif di tanah air. Majalah Trobos. Edisi: 108.

Budianto A. 2018. Digitalisasi di antara manisnya susu Pangalengan [Internet]. [diunduh 2020 Mar 12]. Tersedia dari: https://diskumkm.jabarprov.go.id/index.php/en/news/digitalisasi-di-antara-manisnya-susu-pangalengan dan https://jabar.sindonews.com/read/1762/1/digitalisasi-di-antara-manisnya-susu-pangalengan-1538464251.

Budiana OR. 2019. Kisah KPBS, koperasi yang naik kelas berkat digitalisasi [Internet]. [diunduh 2019 Jun 5]. Tersedia dari: https://beritabaik.id/read?editorialSlug=indonesia-baik&slug=1569909682183-kisah-kpbs-koperasi-yang-naik-kelas-berkat-digitalisasi.

Burhanudin T. 2018. Melalui MCP digital, FFI tingkatkan kualitas susu perah hingga 90 % [Internet]. [diunduh: 2019 Feb 27] . Tersedia dari: https://marketing.co.id/melalui-mcp-digital-ffi-tingkatkan-kualitas-susu-perah-hingga-90/#:~:text=Lewat%20MCP%20Digital%2C%20kualitas%20susu%20segar%20meningkat%20hingga%2090%25.&text=Hingga%20saat%20ini%2C%20total%20806,penetapan%20harga%20susu%20yang%20adil.

Daryanto A. 2007. Persusuan Indonesia: kondisi, permasalahan dan arah kebijakan [Internet]. [diunduh 2019 Mei 3]. Tersedia dari: Interhttps://ariefdaryanto.wordpress. com/2007/09/23/persusuan-indonesia-kondisi-permasalahan-dan-arah-kebijakan.

Dasuki MA. 1983. Perspektif perkembangan peternakan sapi perah sebagai landasan kesepadanan mengisi kebutuhan susu di Jawa Barat [Disertasi]. [Bandung (ID)]: Universitas Padjadjaran.

[Ditjen PKH] Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2017. Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2017. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

Farid M, Sukesi E. 2011. Pengembangan susu segar dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan susu nasional. Bul Ilmiah Litbang Perdagang. 5(2): 196-221.

Finesso GM, Putra D , Kurniawan M. 2011. "Emas Putih" Bandung Selatan [Internet]. [diunduh 2019 Jan 5. ] Tersedia dari: http://regional.kompas.com/read /2011/04/27/ 10492153/.

[FFI] Frisian Flag Indonesia. 2015. Frisian Flag Indonesia luncurkan sistem otomatisasi digital Milk Collection Point (MCP) pertama di Indonesia di Los Cimaung Pangalengan [Internet]. [diunduh 27 Feb 2019]. Tersedia dari: https://www.frisianflag.com/perusahaan-kami/berita/frisian-flag-indonesia-luncurkan-sistem-otomatisasi-digital-milk-collection-point-mcp-pertama-di-indonesia-di-los-cimaung-pangalengan.

Hidayat F. 2018. Sistem MCP digital tingkatkan kualitas susu segar [Internet]. [diunduh 2018 Feb27]. Tersedia dari: https://www.beritasatu.com/ekonomi/476650/sistem-mcp-digital-tingkatkan-kualitas-susu-segar.

Ihsan M. 2018. Frisian Flag perkuat kemitraan dengan peternak sapi perah [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: https://www.google.com/search?safe=strict&source=hp&ei=mYl7W4CpD8rTvw T37q3ICQ&q=sukses+story+kerjasama+kemitraan+antara+FFI+%28Frisian+Flag+Indonesia%29+dengan+Koperasi+Peternak+Bandung+Selatan+%28KPBS%29.

Kementerian Perindustrian. 2015. Konsumsi susu masih 11,09 liter per kapita [Internet]. [diunduh 2015 Okt 5]. Tersedia dari: https://kemenperin.go.id/artikel/8890/Konsumsi-Susu-Masih-11,09-Liter-per-Kapita#:~:text=KONSUMSI%20susu%20masyarakat%20Indonesia%20terbilang,liter%20per%20kapita%20per%20tahun.

[Kemenko] Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 2014. Cetak biru persusuan Indonesia 2013-2015. Jakarta (ID): Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

[KPBS] Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Selatan. 2018. Laporan tahunan tahun buku 2018 Ke-50. Bandung (ID): Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Selatan.

[KPBS] Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Selatan. 2020. Data MCP Juli 2020. Bandung (ID): Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Selatan.

Mauludin MA, Alim S, Sari VP. 2017. Pengembangan dan dinamika moda produksi usaha peternakan sapi perah di Pangalengan Jawa Barat. J Sosiohumaniora. 19(1): 37-44.

Nilamsari N. 2015. Strategi komunikasi Coorporate Social Responsibility PT Frisian Flag Indonesia. WACANA 14(4): 297-400.

[NEA] Netherland Enterpise Agency. 2012. IMVO kader Faciliteit Duurzaam Ondernemen en Voedselzekerheid (FDOV). IMVO kaders PPP faciliteiten 3 September 2012 . Facility for Sustainable Entrepreneurship and Food Security (FDOV) [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: https://english.rvo.nl/subsidies-programmes/facility-sustainable-entrepreneurship-and-food-security-fdov.

Nugraha M. 2012. Sentra produksi susu: Pangalengan mendunia berkat sapi milik Johan [Internet]. [diunduh 2018 Jan 5]. Tersedia dari: http://jabar.tribunnews.com/2012/05/08/pangalengan -mendunia-berkat-sapi-milik-johan.

Nurtini S, Muzayyanah MAU. 2014. Profil peternakan sapi perah rakyat di Indonesia. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.

[Pusdatin] Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2016. Outlook susu komoditas pertanian sub sektor peternakan. Jakarta (ID): Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. Kementerian Pertanian.

Rusdiana S, Sejati WK. 2009. Upaya pengembangan agribisnis sapi perah dan peningkatan produksi susu melalui pemberdayaan koperasi susu. Forum Agro Ekon. 27(1): 43-51.

Sanny L. 2011. Analisis industri pengolahan susu di Indonesia. J Binus Business Review. 2(1):81-87.

Sawaldi. 2015. Sistem Milk Collection Point (MCP) pertama di Indonesia untuk peternak susu sapi. Tabloid Bewara. Edisi : 03/2015.

Subandriyo, Adiarto. 2009. Sejarah perkembangan peternakan sapi perah. Dalam: Santoso KA, Diwyanto K, Toharmat T, editors. Profil usaha peternakan sapi perah di Indonesia. Bogor (ID): LIPI Press.

Subekti R, Murdaningsih D. 2018. Cara Frisian Flag bantu peternak dapatkan harga susu adil [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: https://republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/p3pmqh368/cara-frisian-flag-bantu-peternak-dapatkan -harga-susu-adil.

Suhendra Z. 2017. 82 persen kebutuhan susu untuk iIndustri nasional masih Impor [Internet]. [diunduh 2018 Mei 28]. Tersedia dari: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3068408/82-persen-kebutuhansusu-untuk-industri-nasional-masih-impor.

Supriyanto B. 2013. Frisian Flag Indonesia jalin kemitraan peternak sapi perah Lembang [Internet]. [diunduh 2019 Feb 27]. Tersedia dari: https://entrepreneur.bisnis.com/read/20130704/240/148746/frisian-flag-indonesia-jalin-kemitraan-peternak-sapi-perah-lembang.

Tiya NAD, Alim S, Hermawan. 2017. Respon peternak sapi perah terhadap keberadaan Milk Collection Point (MCP): kasus di TPK Los Cimaung KPBS Pangalengan [Internet]. [diunduh 2018 Jan 5]. Students e-J. 6(1):1-14. Tersedia dari: http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/10693/4837.

Trobos. 2015. MCP otomatis untuk kontrol kualitas susu [Internet]. [diunduh 2018 Feb 27]. Tersedia dari: http://www.trobos.com/detail-berita/2015/11/01/77/6714/mcp-otomatis-untuk-kontrol-kualitas-susu.

Widyobroto BP. 2017. Mayoritas usaha persususan dikelola secara tradisonal [Internet]. [diunduh 2019 Agt 28]. Tersedia dari: http://id.beritasatu.com/agribusiness/mayoritas-usaha-persususan-dikelola-secaratradidisonal/167931.

Wirachmi A, Muatip K, Indraji M. 2018. Hubungan pemahaman peternak tentang penyuluhan kesehatan dengan produksi susu dan timbulnya penyakit mastitis pada anggota koperasi peternakan Bandung Selatan. J Livestock and Animal Production (JLAP). 1(1): 17-25.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/akp.v19n1.2021.1-18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Analisis Kebijakan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Kementerian Pertanian
Kawasan Penelitian Cimanggu
Jln. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks. (0251) 8314496
E-mail: akppsekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id