PERMASALAHAN PENGEMBANGAN DAN INOVASI TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN PALA BERBASIS EKOLOGI The Problem of The Development and Technology Inovation of Ecology-Based Nutmeg Cultivation

Rosihan Rosman

Abstract


Nutmeg is one of the spice crops in Indonesia. The economical value of nutmeg is a fruit, seed, and fully. Besides, the distillation process produced essential oil. The increasing need for products from nutmeg plants and as a source of foreign exchange for the country makes nutmeg plants one of the plants that need attention. But, in its development, there are several problems. The problem of the nutmeg plant is the low quantity and quality of the product. It will cause a low of the competitive and added value of nutmeg. The problem of nutmeg was caused by a mix of type of nutmeg, aflatoxin, management plants which have not optimal and sex ratio. Therefore, needed an effort for that problem. Efforts can be made is to improve existing cultivation technology, based on site-specific ecological conditions, starting from land suitability and climate conditions, selection of varieties (superior varieties), and crop management (planting, maintenance to harvest, and post-harvest). This paper discus efforts to improve ecological-based technologies needed to support the development of nutmeg in Indonesia.

ABSTRAK

 

Tanaman pala (Myristica fragrans HOUTT) merupakan salah satu tanaman rempah Indonesia. Nilai ekonomi dari tanaman pala adalah buah, biji dan fuli. Selain itu, melalui proses destilasi dihasilkan minyak atsiri. Meningkatnya kebutuhan akan produk dari tanaman pala dan sebagai sumber devisa negara, menjadikan tanaman pala merupakan salah satu tanaman yang perlu mendapat perhatian. Namun dalam pengembangannya terdapat beberapa permasalahan. Permasalahan pada pala hingga saat ini adalah rendahnya produksi dan kualitas. Rendahnya produksi dan kualitas, bila dibiarkan akan menyebabkan rendahnya daya saing dan nilai tambah pala Indonesia. Penyebab dari rendahnya produksi adalah pengelolaan tanaman yang belum optimal dan masalah sex ratio, sedangkan kualitas pala Indonesia disebabkan bercampurnya berbagai jenis/type pala dan adanya aflatoxin. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan berbagai upaya. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki teknologi budidaya yang ada, berbasis pada kondisi ekologi spesifik lokasi mulai dari kondisi kesesuaian lahan dan iklim, pemilihan varietas (varietas unggul) dan pengelolaan tanaman (penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pasca panen). Tulisan ini membahas tentang upaya perbaikan teknologi berbasis ekologi yang diperlukan untuk mendukung pengembangan pala di Indonesia.


Keywords


Nutmeg (Myristica fragrans HOUTT), productivity, quality of results, ecology based, cultivation innovation. / Pala (Myristica fragrans HOUTT), produktivitas, mutu hasil, berbasis ekologi, inovasi budidaya.

Full Text:

PDF

References


Abdullah MHI, PE Ch’ng, TH Lim. 2010. Determination of some physical properties of nutmeg (Myristica fragrans) seeds. Research Journal of Applied Sciences, Engineering and technology 2 (7) : p. 669-672.

Abubakar. 2017. Kontaminan aflatoksin pada biji pala dan hambatan ekspor : Apa yang harus dilakukan?. Memperkokoh kebijakan pengembangan pertanian. Forum komunikasi Profesor riset. Policy brief 2015-2016. P. 141-146.

Arief R.W., Firdausil A.B. dan R. Asnawi. 2015. Potensi pengolahan daging buah pala menjadi aneka produk olahan bernilai ekonomi tinggi. Bul Littro 26 (2). : p. 165-173.

Bermawie N, Ma’mun, S Purwiyanti dan W Lukman. 2015. Keragaman hasil, morfologi dan mutu plasma nutfah Pala di KP Cicurug. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 239-250.

Burhanudin dan Nurmansyah. 2015. Pengaruh pemberian pupuk agrodyke terhadap pertumbuhan bibit tanaman pala Myristica fragrans. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 265-270.

Ditjenbun. 2018. Statistik perkebunan Indonesia 2017-2019. Direktorat Jenderal Perkebunan: 15 hlm.

Dodo. 2015. Myristicaceae (Pala-palaan) Indonesia terancam kepunahan. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 219-224.

Emmyzar, R. Rosman dan H. Muhammad. 1989. Tanaman pala. Edisi khusus Littro Vol V (1). : 52-60.

FAO. 2020. http://www.fao.org/faostat/en/ #data/QC diunduh tanggal 1 April 2020.

Gunasekaran D, M Prasath and V Krishnasamy. 2001. Effect of chemical treatment on germination of nutmeg (Myristica fragralls Routt) seeds. Journal of spices and aromatic crops 10 (1) : p 57-58.

Hadad M.E.A, M. Asegaf, N.R. Ahmadi, T.I. Alam dan M Sukur. 2007. Blok penghasil tinggi dan pohon induk pala sebagai sumber benih di Halmahera Barat Maluku Utara. Prosiding seminar nasional rempah, Puslitbangbun. : P.287-307

Khandekar RG, LK Dashora, GD Joshi, PM Haldankar, VA Gadre, Mc Ain DC Haldavnekar and VS Pande. 2006. Effect of rooting media an germination and seedling growth of Nutmeg (Myristica fragrans HOUT). Journal of Spice and Aromatic Crops 15 (2) : 100-104.

Latifah D dan A.R. Gumilang. 2015. Studi perkecambahan dan indikator rekalsitransi biji Myristica fusiformis. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : 251-257.

Mayura E. Dan H Idris. 2015. Pengaruh berat benih dan lama perendaman air kelapa terhadap perkecambahan benih pala (Myristica fragrans, Houtt). Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : 271-276.

Ma’mun dan S Suhirman. 2015. Penggunaan oleoresin rempah dalam industri. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 303-307.

Melati. 2015. Perkecambahan benih pala dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : 231-238.

Nurdjannah N. 2007. Teknologi pengolahan pala. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen. 57 p.

Randriani E., C. Tresniawati, N Yuniyati, N Kholilatul Izzah, E. Wardiana dan H.T. Luntungan. 2007. Keragaman dan korelasi fenotipe beberapa nomor aksesi pala hasil eksplorasi di Sulawesi Utara. Prosiding seminar nasional rempah, Puslitbangbun. : p. 279-286

Rosman. R. 2018. Menuju Indonesia sebagai produsen terbesar pala. Ragam pemikiran pengembangan pertanian 2018. Forum Komunikasi Profesor Riset. : p. 103-107.

Rosman. R., R Suryadi, M Djazuli, A Sudiman dan Setiawan. 2016. Pengaruh pola tanam terhadap pertumbuhan, produksi dan usahatani nilam. Bul Littro Vol 17 (1).: p. 19-26.

Sangakkara UR. 1993. Effect of time of harvest and storage conditions on germination of nutmeg (Myristica fragrans Houtt). Journal of Agronomy and crop science Vol 170 : 97-102.

Suryadi R., M. Zainudin dan T Santoso. 2015. Pengaruh media tumbuh terhadap perkecambahan dan pertumbuhan benih pala (Myristica fragrans, Houtt). Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : 277-284.

Suwarni N, V.D. Yunianto dan A. Setiadi. 2013. Analisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi keuntungan Agroindustri kecil penyulingan minyak pala dan dampaknya pada pendapatan asli daerah kabupaten Bogor. Agromedia 31 (1).: p. 1-11.

Tarigan D.D. dan Mesak T. 1989. Penelitian penyakit gugur buah muda pada tanaman pala di PTP XVIII. Prosiding simposium I hasil penelitian dan pengembangan tanaman industri. Buku VIII. Tanaman Industri lainnya. : p. 1223-1230.

Wahyudi A dan S Wulandari. 2015. Penerapan model pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing industri minyak pala. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 285-290.

Wahyuni S dan N Bermawie. 2015. Kandungan kimia daun dari pohon pala jantan dan betina berdasarkan GCMS. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 225-229.

Wulandari S dan K Ardana. 2015. Manajemen resiko rantai pasok pada agroindustri minyak pala. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 291-296.

Wulandari S dan A. Wahyudi . 2015. Peningkatan daya saing melalui penerapan strategic quality management pada agroindustri minyak pala. Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada, dan pala. IAARD Press Balitbangtan. : p. 297-302.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/psp.v19n1.2020.53-62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111

ISSN : 1412-8004

E-ISSN: 2540-8240

Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri has been indexed by