DIVERSIFIKASI PRODUK TEMBAKAU NON ROKOK Diversification of Non-Cigarette Tobacco Products

Elda Nurnasari, Subiyakto Subiyakto

Abstract


ABSTRAK

 Selain sebagai bahan baku utama rokok, tembakau dapat dimanfaatkan untuk produk lain, yaitu dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah sebagai pengembangan diversifikasi produk. Kebijakan diversifikasi tercantum dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Aditif Berupa Produk Tembakau Kesehatan (PP Tembakau). Dalam PP Tembakau tersebut (Pasal 58 ayat 1) menyebutkan bahwa diversifikasi dimaksudkan agar penggunaan produk tembakau tidak membahayakan bagi kesehatan.Hasil penelitian yang telah dilakukan, daun tembakau dapat dimanfaatkan menjadi bahan kimia dasar antara lain sebagai bahan baku pestisida, produk kosmetik dan industri farmasi. Tulisan ini ingin menyajikan status penelitian diversifikasi produk tembakau untuk non rokok, antara lain untuk pestisida nabati, identifikasi minyak atsiri dan pemanfaatannya untuk campuran parfum (tabac perfume) dan debu tembakau untuk pupuk kompos. Beberapa produk seperti parfum dan asap cair tembakau sudah dipatenkan. Produk hasil diversifikasi tembakau ini diharapkan dapat memiliki nilai tambah bagi pendapatan petani dan bermanfaat bagi masyarakat

Abstract

Addition to the main raw material for cigarettes, tobacco can be used for other products, which is in order to support government policy as product diversification. Diversification policy listed in the Indonesian Government Regulation No. 109/2012 on the safeguarding of Materials Containing Additive Form Health Tobacco Products (Tobacco Regulation) In the Tobacco Regulation (Article 58 paragraph 1).rticle 58 paragraph 1) states that diversification is intended that the use of tobacco products are not harmful to health. The results of research that has been done, tobacco leaves can be used as basic chemicals, among others, a raw materials for pesticide, drug, cosmetic products, and pharmaceutical industry. This paper wants to present research status of product diversification to non-cigarette tobacco among others for the pesticide plant, the identification of essential oil and used for the perfume (tabac perfume) and the tobacco dust for the fertilizer. Some products such as perfume and tobacco liquid smoke have been patented. The products of this tobacco diversification are expected to have added value for farmers' income and benefit the community


Keywords


Tembakau, Nicotiana tabacum L., diversifikasi produk, pestisida nabati, minyak atsiri, parfum, pestisida bio oil / Tobacco, Nicotiana tabacum L., products diversification, pesticides, perfume, bio oil

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Afifah, F., Y.S. Rahayudan U. Faizah. 2015. Efektifitas kombinasi filtrate daun tembakau (Nicotiana tabacum) dan filtrate daun paitan (Thitonia diversifolia) sebagai pestisida nabati hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) pada tanaman padi. Lentera Bio. 4(1):25-31.

Andersson C, P. Wennstrom and O.J, Gry . 2003. Nicotine Alkaloids in Solanaceous Food Plants. TemaNord. 531. 37 p.

Anggriani D, Sumarmin R, dan Widiana R, 2013. Pengaruh Antifeedant Ekstrak Kulit Batang Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) terhadap Feeding Strategy Wereng Coklat (Nilaparvata lugens Steal.). http:// ejournals1.stkip-pgri-sumbar.ac.id [8 September 2016].

Arniputri, R.B., A.T. Sakya., M. Rahayu. 2007. Identifikasi komponen utama minyak atsiri temu kunci (Kaemferia pandurata Roxb.) pada ketinggian tempat yang berbeda. Biodiversitas. 8(2):135-137.

Awaluddin, A. 2007. Proses Pencairan Langsung Biomassa Menjadi Bio-oil dengan Menggunakan Thermo-Oil. IMHERE Project. HEI-IU Universitas Riau.

Bookera, C.J., R. Bedmutha., I.M, Scott., K. Conn, F. Berruti, C. Briens, and K.K.C, Yeung. 2010. Bioenergy II: Characterization of the pesticide properties of tobacco bio-oil. International Journal of Chemical Reactor Engineering. 8:(A26).

Bookerb, C.J., R. Bedmutha, T. Vogel, A. Gloor, R. Xu, L. Ferrante, K.K.C. Yeung, I.M. Scott, K.L. Conn, F. Berruti, C. Briens. 2010. Experimental investigations into the insecticidal fungicidal, and bactericidal properties of pyrolysis bio-oil from tobacco leaves using a fluidized bed pilot plant, Industrial and Engineering Chemistry Research 49:10074–10079.

Cardoso, C.R and C.H. Ataide. 2013. Analytical pyrolysis of tobacco residue: Effect of temperature and inorganic additives. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis. 99: 49-57.

Clark T, Jeffrey and JE, Bunch.1998. Identification of Tobacco Varieties, Using Solid Phase Microextraction/Capillary GC. Sigma-Aldrich Report. Durham. Amerika Serikat.

Ditjenbun. 2016. Statistik perkebunan Indonesia 2014-2016 “Tembakau”. Direktorat Jenderal Perkebunan. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Eden Botanicals. 2016. Tobacco Absolute Essential Oils. http://edenbotanicals.com. [17 Oktober 2016].

Goncalves, G.dC., N.C, Pereira., M.T, Veit. 2016. Production of bio-oil and activated carbon from sugarcane bagasse and molasses. Biomass and Bioenergy. 85:178-186.

Guenther E. 1987. Minyak Atsiri. Jilid 1. Terjemahan oleh Ketaren. UI-Press. Jakarta.

Handawi, P.S.R, T.B. Purwantini., Y. Marisa. 2006. Prospek diversifikasi usaha rumah tangga dalam mendukung ketahanan pangan dan penanggulangan kemiskinan. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 24(1):1-13.

Hasanah M, Tangkas I dan Sakung J, 2012. Daya Insektisida Alami Perasan Umbi Gadung (Discorea hispida Dennst) dan Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabacum L). J. Akad. Kim. 1(4): 166-173.

Indrarosa D, 2013. Pestisida Nabati Ramah Lingkungan. http://bbppbatu.bppsdmp.deptan.go.id. [20 November 2013].

Kardinan A. 1999. Pestisida Nabati : Ramuan dan Aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Kementerian Perindustrian. 2016. Revisi batas produksi, rokok tetap ngepul. http://kemenperin.go.id. [31 Mei 2016].

Ketaren, 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Edisi Pertama. Balai Pustaka. Jakarta.

Koul. O., S. Walia, G.S. Dhaliwal. 2008. Essential oils as green pesticides: potential and constraints. Biopestic. Int.4(1):63-84.

Mayanti T, Hermawan W, Nurlelasari dan Harneti D. 2006. Senyawa Antifeedant dari Biji Kokossan (Lansium domesticum Corr Var Kokossan), Hubungan Struktur Kimia dengan Aktivitas Antifeedant (Tahap II). http://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/uploads/2010/12 [7 Sptember 2016].

Nurnasari, E and Subiyakto. 2015. Chemical compound of essential oils from three different area of tobacco leaves (Nicotiana tabaccum L.) in Indonesia. Journal of Life Science and Biomedicine. 5(6):163-166.

Nurnasari, E dan Subiyaktoa . 2011. Komposisi kimia minyak atsiri pada beberapa tipe daun tembakau (Nicotiana tabaccum L.). Berita Biologi. 10(5): 571-580.

Nurnasari, E dan Subiyaktob. 2011. Pemanfaatan minyak atsiri tembakau untuk parfum badan. Laporan Penelitian Dewan Riset Nasional. Kementerian Riset dan Teknologi.

Pakpahan, A. 1990. Refleksi diversifikasi dalam teori ekonomi dalam Suryana et al. (penyunting) Diversifikasi pertanian dalam prospek mempercepat laju pembangunan nasional. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.

Palic R , Stojanovic G, Alagic S, Nikolic M, and Lepojevic Z. 2002. Chemical composition and antimicrobial activity of the essential oil and CO2 extracts of the oriental tobacco, Prilep. Flavour and Fragrance Journal. 17(5). 323-326.

Piskorz, J., D.S. Scott., D. Radlein. 1988. Composition of oils obtained by fast pyrolysis of different woods. ACS Symposium Series. 376: 167-178.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2014. Outlook Tembakau. Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta.

Qi, B.C. and C.Aldrich . 2008. Biosorption of heavy metals from aqueous solutions with tobacco dust. Bioresource Technology 99: 5595–5601.

Rachmat, M dan S, Nuryanti. 2009. Dinamika agribisnis tembakau dunia dan implikasinya bagi Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi. .27(2):73-91.

Raman B. V., La S., Saradhi M.P., Rao B. N., Khrisna A. N. V., Sudhakar M., Radhakrishnan T. (2012). Antibacterial, Antioixidant activity and GC-MS analysis of Eupatorium odoratum. Asian J. Pharm. Clin. Res., 5 (2), 99-106.

Scott, D.S.L.R.L., J. Piskorz., P. Majerski., D. Radlein., A.V. Bridgewater., D.G.B. Boocick. 1997. Developments in Thermochemical Biomass Conversion. Blackie Academic and Prof.

Subiyakto, R. Syaputra., E. Nurnasari., D. Winarno., Djajadi. 2011.Pemanfaatan Tembakau Untuk Pestisida Dan Parfum Badan Dan Pemanfaatan Debu Tembakau Untuk Kompos. Laporan Akhir Penelitian. Dewan Riset Nasional.

Sudaryanti, T dan Sugiharti, E. 1990. Budidaya dan Penyulingan Nilam. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sujak, D.A. Sunarto dan N.E.Diana. 2014. Efektivitas ekstrak nikotin terhadap mortalitas Amrasca biguttula Ishida. Prosiding Seminar Nasional Tanaman Pemanis, Serat, Tembakau dan Minyak Industri. Malang, 10 Oktober 2012. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan 2014. 189-193.

Syaputra, R. dan Subiyakto. 2012. Perbaikan komposisi limbah debu tembakau sebagai kompos. Laporan Hasil Penelitian Dana Research Grant Badan Litbang Pertanian. Balai Pnelitian Tanaman Pemanis dan Serat 2012.

Tso, T.C. 1990. Production, Physiology, and Biochemistry of Tobacco Plant, IDEALS, Inc, Maryland, Amerika Serikat.

Yuliarto, F.T., L.U,Khasanah., R.B.K, Anandito. 2012. Pengaruh ukuran bahan dan metode destilasi (destilasi air dan destilasi uap-air) terhadap kualitas minyak atsiri kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii). Jurnal Teknosains Pangan. 1(1):12-23.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/psp.v17n1.2018.40-51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111

ISSN : 1412-8004

E-ISSN: 2540-8240

Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri has been indexed by