Processing and Development of Frying Oil from Fruit of Some Varieties of Dwarf Coconut

Steivie Karouw, Chandra Indrawanto

Abstract


ABSTRACT

Fruits of Dwarft coconut commonly are used as young tender (8 months of fruit) for fresh coconut water and raw materials in processing of some conventional products such as klapeertart and coconut jam. Recently, the mature fruit (11-12 months of fruit) are not utilized yet. It could be used as raw materials for making frying oil through heating method. It is estimated about 7.1-8.4 L of frying coconut oil can be obtained from 200 nuts of Dwarf coconut fruit. If 1.0 ha of coconut area could be planted with 200 trees of Dwarft coconut and it produced 17,500-20,500 nuts/ha/year, local price of coconut frying oil at farmer level is Rp 20,000/L, so the farmer earning could reach Rp 14,000,000-Rp 16,400,000. The oil from coconut is the healthiest oil in the world, due to its unique properties. Lauric acid, the main fatty acid in coconut oil, was proven for its beneficial effect for human health. The fruit of Dwarft coconut is easier to be harvested compared to Tall coconut, because its tree is shorter. Processing of healthy frying oil from fruit of Dwarft coconut through heating method could be apllicated in small or farmers group level.

Keywords: Healthy frying oil, dwarf coconut, lauric acid


Pengolahan dan Peluang Pengembangan Minyak Goreng Berbagai Jenis Kelapa Genjah

ABSTRAK

Buah kelapa genjah umumnya hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda (umur buah 8 bulan) untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku untuk pembuatan klapertaart dan selai kelapa. Bahkan buah kelapa genjah tua (umur buah 11-12 bulan) tidak memiliki nilai ekonomi, karena tidak dapat dijual dalam bentuk kelapa butiran dan diolah lanjut menjadi kopra. Salah satu usaha diversifikasi yang dapat dilakukan, yaitu mengolah buah kelapa genjah menjadi minyak melalui pengolahan cara basah dengan metode pemanasan. Sebanyak 7,1-8,4 liter minyak kelapa dapat dihasilkan dari pengolahan 200 butir buah kelapa genjah. Diperkirakan pada lahan seluas satu ha dapat diperoleh sekitar 700-820 liter minyak kelapa. Hasil ini diperoleh dengan asumsi pada lahan seluas satu ha ditanami 200 pohon kelapa dapat memproduksi 17.500-20.500 butir/ha/tahun. Diperkirakan apabila harga jual minyak kelapa Rp 20.000/liter, maka pendapatan bruto yang diperoleh sebesar Rp 14.000.000 - Rp 16.400.000. Minyak yang diperoleh dapat digunakan sebagai minyak goreng. Minyak goreng kelapa bukanlah sekedar minyak goreng biasa, karena mengandung asam laurat yang tinggi (48-50%). Asam laurat merupakan asam lemak utama yang terdapat pada daging buah kelapa. Keunggulan pengolahan minyak kelapa berbahan baku buah kelapa Genjah yaitu tidak memerlukan tenaga pemanjat pada saat panen karena pohonnya yang pendek. Pengolahan minyak goreng sehat cara basah dengan metode pemanasan sangat sesuai dilakukan pada skala petani/kelompok tani.

Kata kunci: Minyak goreng sehat, kelapa genjah, asam laurat


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/p.v14n1.2015.01-13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111

ISSN : 1412-8004

E-ISSN: 2540-8240

Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri has been indexed by