Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) Mendukung Kebutuhan Bioetanol di Indonesia

DEDI SOLEH EFFENDI

Abstract


ABSTRAK

Tanaman Aren (Arenga pinnata, MERR) adalah tanaman perkebunan berpotensi besar untuk dikembangkan. Produk utama tanaman aren sebagai hasil  dari  penyadapan  nira  bunga  jantan  dapat dijadikan gula, minuman, cuka dan alkohol. Selain itu bagian tanaman yang lain dapat dibuat bahan makanan. Data tahun 2004 luas areal tanaman aren telah mencapai 60.482 ha yang tersebar di 14 provinsi. Sehubungan produk nira aren dapat dijadikan bahan baku etanol, maka pengembangan tanaman ini untuk mendukung   kebutuhan   bioenergi   perlu   segera ditindaklanjuti. Peluang mengembangkan tanaman ini selain ketersediaan teknologi yang ada, tanaman aren mudah beradaptasi pada berbagai tipe tanah diseluruh Indonesia termasuk lahan kritis, alang-alang dan untuk reboisasi  dan  konservasi  hutan.  Sedang tantangan yang perlu ditanggulangi untuk mengembangkan tanaman ini meliputi : input teknologi masih minim, perbaikanmanajemenproduksi,          perbaikan pengolahan,  pemasaran masih tradisional, diseminasi masih   terbatas   pada   sebagian   kecil   petani,   dan kesulitan bibit unggul. Potensi tanaman aren untuk dijadikan etanol saat ini sudah cukup besar, dapat mencapai  1,43  juta  KL  bioetanoll  per  tahun.  Agar produk aren yang ada tidak bersaing dalam bentuk penyediaan  pangan  dan  bioetanol  diperlukan  pilot projek di beberapa provinsi yang berminat. Komitmen pelaksanaan  diserahkan  kepada  provinsi/kabupaten berminat   untuk   pembiayaan,   pelaksanaan dan monitoring. Penelitian  jangka  pendek dan panjang perlu mendapat prioritas  untuk memberikan kontribusi yang jelas dalam rangka menghasilkan bioetanol sebagai bioenergi dari tanaman aren.

Kata  kunci  :   Arenga   pinnata,   prospek,   penghasil,bioetanol.

 

ABSTRACT

Prospect of Arenga Plant As Producer Bioethanol in Indonesia

Sugar palm (Arenga pinnata MERR) is a crop that has very high potention to be developed.  Sugar palm main products are produced from extracting male flower it can be made as sugar, drinks, acetic and alcohol.  Other parts of the plant can be use for ingredient.  Data from 2004 shows sugar palm plantation covers 60.482 acres that are spread in 14 province.  Because of the sugar palm product can be used to made etanol so it has potential to be developed in order to support biofuel. The opportunity in developing sugar palm besides the avalaible technology are that this plants are easy to adapt in any kind soil type in Indonesia including; critical     soil,                 weeds, reforestation and forest conservation. The obstacles that need to overcome are: low technology input, revising production management, revising production process, traditional marketing, dissemination still limited only to a few farmer, and diffculties in finding good seeds.  Sugar palm can produce etanol until millions of litres, in order not to mixed sugar palm potention in food suply with biofuel a pilot project is needed.  Commitment in delivering the project is given to each province that is interested in funding the project.  Further research should be a priority in order to give a real contribution in producing bioethanol as a bioenergy from sugar palm.

Keywords: Arenga pinnata, prospect,produce, bioetanol

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/p.v9n1.2010.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111

ISSN : 1412-8004

E-ISSN: 2540-8240

Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri has been indexed by