TEKNOLOGI INOVATIF BUDI DAYA SAYURAN LAHAN KERING BERBASIS PENGELOLAAN HARA TERPADU MENUJU TERWUJUDNYA EKONOMI BIRU (PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN)

Yusdar Hilman

Abstract


Sayuran umumnya diusahakan secara intensif di lahan kering dataran tinggi tanpa menerapkan teknologi konservasi lahan untuk mengendalikan erosi dan penurunan kesuburan tanah. Untuk mengatasi masalah ini, petani sayuran umumnya meng-gunakan pupuk kimia pada dosis tinggi. Namun upaya ini tidak dapat meningkatkan hasil, bahkan hasil sayuran cenderung menurun akibat lahan terdegradasi. Penggunaan pupuk kimia dosis tinggi mengakibatkan terjadinya akumulasi nitrat dalam tanah dan air, mengganggu siklus hara tanah, menghambat rege-nerasi humus, mematikan cacing tanah, menurunkan kandungan mikroorganisme tanah, dan menguras bahan organik tanah. Pengelolaan hara terpadu merupakan pendekatan inovatif untuk menjaga kesuburan tanah dan pasokan hara tanaman pada taraf optimum untuk keberlanjutan produktivitas sayuran. Ini dapat dilakukan dengan mengoptimalkan manfaat dari berbagai sumber hara tanaman seperti pupuk kimia, pupuk organik, dan pupuk hayati secara terpadu. Upaya peningkatan produksi sayuran di lahan kering menghendaki penerapan teknologi inovatif yang ramah lingkungan yang bernuansa ekonomi biru. Pola ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing, produktivitas, dan nilai tambah produk yang dihasilkan.

Keywords


Sayuran; budi daya; lahan kering; pengelolaan hara terpadu; ekonomi biru; Vegetables; farming; upland; integrated nutrient management; blue economy

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/pip.v6n4.2013.157-167

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination

Jl. Ir. H. Juanda No. 20, Bogor 16122 - Indonesia,
Telp. +62-251-8321746 (Hunting System)
Faks. +62-251-8326561
e-mail: pustaka@litbang.pertanian.go.id

View My Stats