Analisis Kelayakan Finansial Pengolahan Gula Cair Pati Sagu Di Kabupaten Konawe Selatan [Financial Analysis Of Processing Sago Liquid Sugar At South Konawe Regency]

zainal abidin

Abstract


Sugar is a one of commodity that goverment already decided to reach national self sufficient in 2019. One effort that was conducted is using sago starchto produce liguid sugar. Research was done in Lamokula Village, North Moramo Sub Distric, South Konawe Regency at July – October 2016. The research was conducted to know the economic analysis and organoleptic test of producing liquid sugar from sago starch. Research usedtesting of producion sago liquid sugar in home scale. Besides that organoleptic test was conducted using questionare for 85 panelists that threat the taste, color and smell of sago liquid sugar and also application of sago liquid sugar in drinks. The result of research showed that producing sago liquid sugar from sago starch with capacity 200 kg was feasible with value of RCR 1,79 and net income reach Rp. 1.590.000, with BEP from production side 112 liters and BEP from price side Rp. 10.050. Production of sago liqud sugar still feasible even price of wet sago increase until 30%, gas fuel until 10%, labour and packaging until 20% eventhoug production decrease 10% but price of sago liquid sugar increase minimum 10%. The yield of organoleptic test show that sago liquid sugar have taste, color and smell that can be good accepted by community. Even that if sago liquid sugar apply in fruit ice drinks, the taste and smell of fruit ice drinks is good. For the next sago liquid sugar can substitute sugar cane and also other sweetener and support the the effort to reach national self sufficient of sugar.

 

ABSTRAK

 

Swasembada gula telah dicanangkan oleh pemerintah untuk dicapai tahun 2019. Penelitian dilakukan di Desa Lamokula Kecamatan Moramo Utara Kab. Konawe Selatan pada bulan Juli – Oktober 2016. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aspek ekonomi pembuatan gula cair pati sagu dan penerimaan masyarakat terhadap gula cair pati sagu. Penelitian menggunakan uji coba pembuatan gula cair pati sagu.  Uji organoleptik dilakukan oleh 85 orang panelis yang menguji tentang rasa, warna dan bau gula cair pati sagu serta pemanfaatannya pada minuman es teler. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha gula cair pati sagu dengan skala 200 kg per bulan layak secara ekonomi dengan nilai RCR 1,79dengan pendapatan bersih per bulan sekitar Rp. 1.590.000, dan nilai TIP sebesar 112 liter dan TIH sebesar Rp. 10.050. Produksi gula cair sagu tetap layak dilaksanakan meskipun terjadi perubahan harga input berupa bahan baku sagu naik hingga 30%, bahan bakar gas hingga 10%, tenaga kerja dan kemasan  hingga 20% meskipun produksi turun hingga 10%, akan tetapi harga naik minimal 10%. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa gula cair sagu memiliki rasa, warna dan bau yang dapat di terima baik oleh masyarakat. Demikian pula halnya jika gula cair sagu digunakan dalam minuman es teler dengan parameter rasa dan bau, di anggap baik oleh panelis. Ke depan gula cair sagu dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam upaya pencapaian swasembada gula.

 


Keywords


gula cair sagu; uji organoleptik; analisis ekonomi

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. 2011. Kajian Laba dan Titik Impas Usahatani Padi Hibrida di Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 14(3):160 - 170.

Abidin, Z., dan D. Harnowo. 2014. Analisis Finansial dan Persepsi Petani terhadap Penangkaran Benih Kedelai di Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 17 No. (3) . Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Bogor. Hal : 243 - 249.

Abidin, Z., dan Muh. Asaad. 2017. Prospek pengembangan sagu sebagai bahan baku gula cair mendukung swasembada gula nasional. Buku Bioindustri sagu. Editor. Lintje Hutahaean, Rubiyo dan Rahmat hendayana. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Bogor. 105-120.

Ahmad M. 2014. Farmer Empowerment to Increase Productivity of Sago (Metroxylon sago spp) Farming. International journal on advanced science enggineering information technology. 4(3): 5- 9.

Asthutiirundu., dan A. Lay. 2013. Analisis Kelayakan Finansial Pengolahan Tepung Sagu Menjadi Produk Kue Bagea (Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga di Minahasa Selatan). Buletin Palma. 14 (1): 61 – 68.

Badan Pusat Statistik. 2016. Upah Minimum Regional/Provinsi (UMR/UMP) dan rata-rata Nasional per tahun (Dalam Rupiah), 1997-2016. BPS Indonesia. Jakarta.

Bantacut, T. 2010. Swasembada Gula: Prospek dan Strategi Pencapaiannya. Pangan. 19(3):245 – 256.

Bintoro, H.M.H. 2014. Prospek Pengembangan Sagu. Makalah disampaikan pada Makalah disampaikan pada Focus Group Discussion (FGD) Sagu sebagai komoditas potensial, pilar kedaulatan pangan dan energi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Badan Litbang Pertanian.Jakarta.

Budiyanto, A. 2015. Bioindustri sagu. Disampaikan pada pelatihan Diversifikasi Olahan Sagu di BPTP Sulawesi Tenggara, Kendari tanggal 23 Oktober 2015.

Dirjen Perkebunan. 2017. Statistik Perkebunan Indonesia 2015 - 2017. Sagu. Dirjen Perkebunan. Jakarta.

Hartiati A., dan IW. Gede Sedana Yoga. 2015.Pemanfaatan Umbi Minor Gadung sebagai Bahan Baku Produksi Gula Cair Menggunakan Proses Likuifikasi dan Sakarifikasi Secara Enzimatis. Prosiding Seminar Agroindustri dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI. Universitas Trunoloyo Madura. 147-154

Hendayana, R. 2016. Analisis Data Pengkajian. IAARD Press. Jakarta.

Karim A.A., A. Pei-Lang Tie, D.M.A. Manan, and I.S.M. Zaidu. 2008. Starch from the Sago (Metroxylon sagu) Palm Tree—Properties, Prospects, and Challenges as a New Industrial Source for Food and Other Uses. Comprehensive Reviews In Food Science And Food Safety. 7:215 – 228.

Kumoro A.C., G.C. Ngoh., M. Hasan., C. H. Ong., and E.C. Teoh. 2008. Conversion of fibrous sago (Metroxylon sago) waste into Fermentable Sugar via Acid and Enzymatic Hydrolisis. Asian Journal of Scientific Research. 1(4): 412 – 420.

Linggang, S., L. Y. Phang., M. H. Wasoh., and S. Abd-Aziz. 2012. Sago Pith Residue as an Alternative Cheap Substrate for Fermentable Sugars Production. Appl Biochem Biotechnol. 167:122–131.

Pontoh, J., dan Nicholas 1995. Glucose syrup production from Indonesian palm and cassava starch. Food Research International. 28(4): 379-385.

Rusdin., dan Agussalim, 2012. Analisis pendapatan usahatani padi varietas unggul baru di Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 15(3):241 - 249.

Sawit H. 2010. Kebijakan swasembada gula: apanya yang kurang?. Analisis Kebijakan Pertanian. 8(4): 285-302.

Sri Lestari, S.S., dan P. N. Susilawati. 2015. Uji organoleptik mi basah berbahan dasar tepung talas beneng (Xantoshoma undipes) untuk meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal Banten. Prosiding Seminar Nasional Biodiversifikasi Indonesia. 1(4): 941-946.

Susila, W. R., dan Sinaga B., M. 2005. Jurnal Litbang Pertanian. 24 (1):1 – 9.

Syakir, M. 2014. Peluang Pengembangan dan Status Teknologi Komoditas Sagu di Indonesia. Makalah disampaikan pada Focus Group Discussion (FGD) Sagu sebagai komoditas potensial, pilar kedaulatan pangan dan energi.Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor Badan Litbang Pertanian.

Tirta P. W.W.K., Novita I., dan Riyanti E. 2013. Potensi Tanaman Sagu {Metroxylon sp.) dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Indonesia. Jurnal Pangan. 22(1): 61 – 76.

Tyanjani E. F., dan Yunianta. 2015. Pembuatan Dekstrin dari Pati Sagu (Metroxylon sagus Rottb) dengan Enzim β – Amilase Terhadap Sifat Fisiko Kimia. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(3):1119-1127.

Widiarto, E., Andini dan A. Fidyasari. 2017. Produksi Glukosa Cair Dan Karakterisasi Tepung Jagung, Tepung Sagu dan Tepung Tapioka. Seminar Nasional dan Gelar Produk. Universitas Muhammadiyah Malang.

Winarno, F.G. 2002. Pangan Gizi, Teknologi, dan Konsumen. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bp.v19n2.2018.117-126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Buletin Palma

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

P-ISSN: 1979 - 679X
E-ISSN: 2528 - 7141

Arkreditasi No 21/E/KPT/2018, tanggal 9 Juli 2018

Kantor Editorial :

Balai Penelitian Tanaman Palma

Jln. Raya Mapanget PO Box 1004

Telp. 0431-812430, Fax. 0431-812017

Email: balitka05@yahoo.com, buletinpalma@gmail.com

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

View My Stats