Uji Mutu dan Keefektifan Metarhizium anisopliae Isolat Kalimantan Tengah Terhadap Oryctes rhinoceros (Coleoptera: Scarabaeidae) [Quality Test and Effectiveness of Metarhizium anisopliae Isolates From Central Kalimantan Against Oryctes rhinocerus]

Siswanto nls, I M Trisawa

Abstract


Oryctes rhinoceros (Coleoptera: Scarabaeidae) is  an importan pest on coconut trees. Control of O. rhinoceros can be done in various ways, such as by physical, mechanical, biological, and chemical. The fungus Metarhizium anisopliae is a biological agent that can suppress the development of the O. rhinoceros . Effectiveness of M. anisopliae fungus is largely determined by the quality/grade conidia of the fungus consist of its density, viability and patogenicity against the target pest. For that, studies have been conducted to determine the quality and effectiveness biological control of M. anisopliae isolates Kalteng (Central Kalimantan) against O. rhinoceros. Tests conducted in the Entomology Laboratory of Research Institute for Spices and Medicinal Crops  (Balittro), and around the home screen in Balittro, Bogor.  The fungus M. anisopliae isolates originating from Central Kalimantan (Kalteng), while the larvae of O. rhinoceros from Yogyakarta. The results showed that the fungus conidia M. anisopliae isolates Kalteng has a density of over 108, while the viability above 90%. Pathogenicity to larvae of O. Rhinoceros > 50%. This character indicates a good quality of these fungi as biological control agent. The fungus of M. anisopliae isolates Kalteng at concentrations of 106 and 108 can killed up to 90% third instar O. rhinoceros larvae  in field conditions. So both these concentrations can be used in the control of O. rhinoceros in the field. 


ABSTRAK 

Hama Oryctes rhinoceros (Coleoptera: Scarabaeidae) merupakan hama penting tanaman kelapa . Pengendalian O. rhinoceros dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu secara fisik, mekanik, hayati, dan kimiawi.  Cendawan  Metarhizium anisopliae merupakan agens hayati yang dapat menekan perkembangan hama  O. rhinoceros. Efektivitas cendawan M. anisopliae sangat ditentukan oleh kualitas/mutu konidia cendawan tersebut yang meliputi kerapatan, viabilitas  dan patogenitasnya terhadap hama sasaran. Untuk itu telah dilakukan penelitian untuk mengetahui mutu dan keefektifan agens pengendali hayati  M. anisopliae isolat Kalimantan Tengah terhadap O. rhinoceros. Pengujian dilakukan di Laboratorium Hama Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) dan di sekitar rumah kasa di Balittro, Bogor.  Isolat cendawan M. anisopliae yang digunakan berasal dari  Kalteng, sedangkan larva O. rhinoceros berasal dari Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cendawan M. anisopliae isolat Kalteng memiliki kerapatan konidia di atas 108, sedangkan viabilitasnya di atas 90%.  Patogenisitas terhadap larva O. rhinoceros > 50%.  Karakter ini menunjukkan mutu yang baik dari cendawan tersebut sebagai agens pengendali hayati. Cendawan M. anisopliae isolat Kalteng pada konsentrasi 106 dan 108 dapat mematikan 90%  larva O. rhinoceros instar 3 pada kondisi lapangan. Sehingga kedua konsentrasi tersebut dapat digunakan dalam mengendalikan O. rhinoceros di lapangan.


Keywords


viabilitas; patogenitas; kerapatan konidia; M. anisopliae; kelapa

Full Text:

PDF

References


Bidochka, M.J., A.M. Kamp, and J.N.A. Decroos. 2000. Insect pathogenic fungi: from genes to populations. Fungal Pathol 42:171-193.

Bintang, A.S., A. Wibowo, dan Tri Harjaka. 2015. Keragaman gentik Metharizium anisopliae dan virulensi pada larva kumbang badak (Oryctes rhinoceros). Perlindungan Tanaman Indonesia 19(1): 12-18.

Erawati, D.N. dan I. Wardati, 2016. Teknologi Pengendalian Hayati Methahizium anisopliae dan Beauveria bassiana terhadap Hama Kumbang Kelepa Sawit (Oryctes rhinoceros). Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2016.

Hasnah, Sussana, dan S. Husin. 2012. Keefektifan cendawan Beauveria bassiana Vuill. terhadap mortalitas kepik hijau Nezara viridula L. pada stadia nimfa dan imago. J. Floratek 7:13-24.

Hosang, M.L.A., A.A. Lolong, M. Darwis, dan D. Sitepu. 1989. Pengendalian hayati Oryctes rhinoceros L. dengan Baculovirus oryctes dan Metarhizium anisopliae. Balai Penelitian Kelapa. Manado.

Indriyanti,D.R., P. Widiyaningrum, H.M. Slamet and Y.A. Maretta. 2017. Effectiveness of Metarhizium anisopliae and Entomopathogenic Nematodes to Control Oryctes rhinoceros Larvae in the Rainy Season. Pakistan Journal of Biological Sciences, 20 (7): 320-327.

Khairunnisa, A. Martina, dan Titrawani. 2014. Uji efektivitas jamur Metarhizium anisopliae Cps.T.A isolat lokal terhadap hama rayap Coptotermes curvignathus). JOM FMIPA 1(2):430-438.

Klinik Sawit. 2012. Hama Kelapa Sawit. http://www.kliniksawit.com. Diakses 20 Januari 2017.

Manurung, E.M., M.C. Tobing, L. Lubis, dan H. Priwiratama. 2012. Efikasi beberapa formulasi Metarhizium anisopliae terhadap larva Oryctes rhinoceros L. (Coleoptera: Scarabaeidae) di insektarium. Jurnal Online Agroekoteknologi 1(1):47-63.

Marheni, Hasanudin, Pinde, dan W. Suziani. 2013. Uji patogenesis jamur Metarhizium anisopliae dan jamur Cordyceps militaris terhadap larva penggerek pucuk kelapa sawit (Oryctes rhinoceros) (Coleoptera: Scarabaeidae) di Laboratorium. Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian USU.

Mawikere, J., J.C. Alouw, dan M.L.A. Hosang. 2006. Serangan Oryctes rhinoceros pada pertanaman kelapa di Jawa Timur. Buletin Palma.30:31-39.

Mulyono. 2008. Kajian patogenitas cendawan Metarhizium anisopliae terhadap hama Oryctes rhinoceros L. Tanaman kelapa pada berbagai teknik aplikasi. Tesis Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 86 hal.

Myles, T.G. 2002. Isolation of Metarhizium anisopliae (Deuteromycotina: Hyphomecetes) from Reticulitermes flavipes (Isoptera: Rhinotermitidae) with convenient methods for its culture and collection of conidia. Sociobiology 40:257-264

Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 2008. Teknologi pengendalian hama dan penyakit pada kelapa sawit: Siap pakai dan ramah lingkungan. http://www.pustaka.litbang.pertanian.go.id/publikasi/wr271058.pdf November 2015

Prayogo, Y., W. Tengkano, dan Marwoto. 2005. Prospek cendawan entomopatogen Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan ulat grayak Spodoptera litura pada kedelai. J. Litbang Pertanian 24:19-26.

Salim dan M.L.A. Hosang. 2013. Serangan Oryctes rhinoceros pada kelapa kopyor di beberapa sentra produksi dan potensi Metarhizium anisopliae sebagai musuh alami. Buletin Palma 14(1): 47-53.

Sambiran, W.J. dan M.L.A. Hosang. 2007. Patogenisitas Metarhizium anisopliae dari beberapa media air kelapa terhadap Oryctes rhinoceros L. Buletin Palma No.32: 1-11.

Sihombing, R.H., S. Oemry., dan L. Lubis. 2014. Uji efektivitas beberapa entomopatogen pada larva Oryctes rhinoceros L. (Coleoptera: Scarabaeidae) di laboratorium. Jurnal Online Akroekoteknologi 2(4):1300-1309.

Surtikanti dan M. Yasin. 2009. Keefektifan entomopatogenik Beauveria bassiana Vuill. dari berbagai media tumbuh terhadap Spodoptera litura F. (Lepidoptera: Noctuidae) di laboratorium. Balai Penelitian Tanaman Serelia. Prosiding Seminar Nasional Serelia.

Susanti, U., D. Salbiah, JH. Loah. 2013. Uji beberapa konsentrasi Metarhizium anisopliae (Metsch) Sorokin untuk mengendalikan hama kepik hijau (Nezara viridula L.) pada kacang panjang (Vigna sinensis). Jurnal Universitas Riau.

Tanada, Y. dan H.K. Kaya. 2013. Insect Pathology. San Diego Academic Press. Inc. Harcourt Brace Jovanovich, Publisher. New York.

Tobing, S.S.L., Marhaeni, dan Hasanudin. 2015. Uji efektivitas Metarhizium anisopliae Metch. dan Beauveria bassiana Bds. terhadap ulat grayak (Spodoptera litura F) pada tanaman kedelai (Glicyne max L.) di rumah kassa. Jurnal Agroekoteknologi 4(1):1659-1665.

Quitugua, R. 2010. Rhino beetles take aim at new palm species, an interview with Eradication Project Logistics Manager for the Department of Agriculture. Kuam News Network. Guam.

Widiyanti, N.L.P.M. dan Mulyadiharja. 2004. Uji toksisitas jamur Metarhizium anisopliae terhadap nyamuk Aedes aegypti. Media Litbang Kesehatan 14(3):25-30.

Witjaksono, Arman Wijonarko, Tri Harjaka, Irma Harahap, dan Wahyu Budi Sampurno. 2018. Tekanan Metharhizium anisopliae dan feromon terhadap populasi dan tingkat kerusakan oleh Oryctes rhinoceros. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia 19(2): 73-79.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bp.v19n2.2018.79-88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Buletin Palma

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

P-ISSN: 1979 - 679X
E-ISSN: 2528 - 7141

Arkreditasi No 21/E/KPT/2018, tanggal 9 Juli 2018

Kantor Editorial :

Balai Penelitian Tanaman Palma

Jln. Raya Mapanget PO Box 1004

Telp. 0431-812430, Fax. 0431-812017

Email: balitka05@yahoo.com, buletinpalma@gmail.com

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- StatCounter - Free Web Tracker and Counter

View My Stats