Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Genjah Terhadap Berbagai Dosis Pupuk Organik / The Response of Dwarf Coconut Seedling Growth on the Different Dose of Organic Fertilizer

Alfred Pahala Manambangtua, SP, Linda Trivana, Yulianus Rompah Matana

Abstract


ABSTRAK


Salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan pupuk anorganik adalah penggunaan pupuk organik. Pupuk organik dalam bentuk yang telah dikomposkan berperan penting dalam perbaikan sifat kimia, fisika, dan biologi tanah serta sebagai sumber nutrisi tanaman. Pupuk organik yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari debu sabut kelapa dan pengomposan kotoran kambing. Debu sabut mengandung unsur hara seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe, Na, Mn, Cu, Zn, dan Al. Kotoran kambing mengandung unsur hara yang relatif tinggi karena kotoran kambing tercampur urine yang juga mengandung nutrisi. Debu sabut merupakan limbah dari penyeratan sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kelapa genjah terhadap pemupukan organik. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca, Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado dari bulan September-Maret 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan enam ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Perlakuan yang diuji adalah dosis pupuk organik perbibit, yang terdiri atas tanpa pemberian pupuk organik (kontrol), pupuk organik 250 g, pupuk organik 500 g, pupuk organik 750 g, pupuk organik 1.000 g. Pemberian pupuk organik memberi pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lingkar batang, dan kandungan unsur K dalam jaringan tanaman. Namun pemupukan pupuk organik tidak mempengaruhi untuk jumlah daun, berat kering akar, berat kering batang, kandungan unsur N dan P pada tanaman secara nyata. Penggunaan pupuk organik pada bibit kelapa dapat mengurangi biaya pemupukan menggunakan pupuk anorganik dan memperbaiki struktur tanah.

 

ABSTRACT


One of the way to reduce the negative impact of the use of inorganic fertilizer is the using of organic fertilizer. Organic fertilizer in compsted form of compos has an important role in the improvement of chemical, physical, and biological of the soil and as a source plants nutriens. The organic fertilizer used in this research comes from coconut coir dust and composting of goat manure. Dust husk contains nutrient elements such as N, P, K, Ca, Fe, Mg, Na, Mn, Cu, Zn and Al. Goat manure contains relatively high nutrients because the goat muck is mixed with urine which also contains nutrients. Coir dust is a waste of coconut fiber. This research aims to determine the response of seedling growth of coconut seedling to organic fertilization. The research was conducted at Greenhouse, Indonesian Palma Plant Research Institute, from September to March 2017. The research used Completely Randomized Design (RAL) with five treatments and six replications to obtain 30 experimental units. The treatment tested was the dosage of organic fertilizer seedlings, consisting of no organic fertilizer (control), 250 g organic fertilizer, 500 g organic fertilizer, organic fertilizer 750 g, organic fertilizer 1.000 g. Organic fertilizer gives a real effect on plant height, stem circumference, and the content of K elements in the plant tissue. However, organic fertilizer fertilization does not affect for the number of leaves, root dry weight, dry weight of stem, the content of N and P elements in plants significantly. The use of organic fertilizer on coconut seeds can reduce the cost of fertilization using inorganic fertilizers and improve soil structure.


Keywords


Pupuk Organik; bibit kelapa; dosis pemupukan; pertumbuhan vegetative; unsur hara makro; unsur hara mikro

Full Text:

PDF

References


Abdillah, A., Syamsiyah, J., Riyanto, D., dan Minardi, S. 2011. Pengaruh pupuk zeolit dan kalium terhadap ketersediaan dan serapan K di lahan berpasiir pantai Kulonprogo, Yogyakarta. Bonorowo Wetlands 1(1): 1-7.

Anonim,2006. Pedoman-Pengelolaan-LimbahIndustri-Kelapa-sawit, http: //www.scribd.com / doc / 154337975 / Deptan-2006-Pedoman-Pengelolaan-LimbahIndustri-Kelapa-Sawit.

Ardiansyah. 2017. Aplikasi Kombinasi Limbah Cair Industri Tempe dan Urea Pada Pertumbuhan dan Hasil Selada (Latuca Sativa).[Skripsi]. Fakultas Pertanian UMY. Yogyakarta

Astuti, Prami., Sampoerna., dan Ardian. 2015. Uji Beberapa Konsentrasi Pupuk Cair Azolla pinnata Pada Bibit Kelapa Sawit (Elais guineesis Jacq.) di Pembibitan Awal. JOM Faperta 2 (1).

Astutik., Fauzia Hulopi dan Ahmad Zubaidi. 2011. Penggunaan Beberapa Media dan Pemupukan Nitrogen Pada Pembibitan Kelapa Sawit. Buana Sains 11(2) : 109-118.

Djamaan. 2006. Pemberian nitrogen (urea) terhadap pertumbuhan dan hasil selada (Lactuca sativa I). Jurnal Penelitian Tanaman Sayuran 17(6): 126-139.

Erawan, D., Yani, W.O., dan Bahrun, A. 2013. Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) pada berbagai dosis pupuk urea. Jurnal Agroteknos 3(1): 19-25.

Ferry, Yulius., Juniaty Towaha. 2011. Pengaruh Komposisi Pupuk N, P dan K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Lada Pada Tanah Bekas Tambang Timah di Bangka. Buletin Ristri 2(3) : 305-310.

Firmansyah, I., Syakir, M., dan Lukman, L. 2017. Pengaruh kombinasi dosis pupuk N, P, dan K, terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.). Jurnal Hortikultura 27(1): 69-78.

Haris, Adri.S, Veronika Krestiani. 2009. Studi Pemupukan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharat Sturt) Varietas Super BEE. Sains dan Teknologi 2(1)

Herumia, M., Haryono, G., dan Susilowati, Y.E. 2017. Pengaruh macam mulsa dan dosis pupuk kandang ayam terhadap hasil

tanaman selada (Lactuca sativa, L.) Var. New Grand Rapid. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2(1): 1721.

Hidayat, A.T., Saleh, B., dan Hermansyah. 2017. Pengaruh pupuk organik limbah kelapa sawit dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada pembibitan utama. Akta Agrosia 20(1): 1-8

Kasno, A. L., Anggria. 2016. Peningkatan Pertumbuhan Kelapa Sawit di Pembibitan Dengan Pemupukan NPK. Jurnal Littri : 107114.

Kresnatita,S., Koesriharti., Santoso, M. 2013. Pengaruh rabuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Indonesian Green Technology Journal 2(1): 8-17.

Mahayu, W.M., Novarianto, H. 2015. Penampilan bibit kelapa F1 hasil silangan Genjah x Dalam Mapanget S4. Buletin Palma 16(2): 141-146

Maliangkay, R.B., Matana, Y.R. 2006. Debu sabut kelapa dan perannya dalam penyediaan unsur hara. Prosiding Konferensi Nasional Kelapa VI, Gorontalo, 16-18 Mei 2006.

Margolang, R.D., Jamilah., dan Sembiring, M. 2015. Karakteristik beberapa sifat fisik, kimia, dan biologi tanah pada sistem pertanian organik. Jurnal Agroekoteaknologi 3(2): 717-723.

Miftahorrachman. 2011. Koefisien lintas dan heritabilitaas karakter pertumbuhan bibit terhadap kecepatan pembukaan daun kelapa genjah salak dari taiga sistem penyerbukan buatan. Buletin Palma 12(1): 27-36

Muntashilah, U.M., Islami, T., Sebayang, T. 2015. Pengaruh dosis pupuk kandang sapid an pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans. Poir). Jurnal Produksi Tanamna 3(5): 391-396.

Nur, Muhammad.,. A. Lay, 2014. Limbah Kelapa Sebagai Pupuk Organik pada Bibit Kelapa (Cocos nucifera). Buletin Palma. 15(1) : 40 – 46.

Rachman, I.A., Djuniwati, S., dan Idris, K. 2008. Pengaruh bahan organik dan pupuk NPK terhadap serapan hara dan produksi jagung di Inceptisol Ternate. Jurnal Tanah dan Lingkungann 10(1): 7-13.

Rahmi, A., Biantary, M.P. 2014. Karakteristik sifat kimia tanah dan status kesuburan tanah lahan pekarangan dan lahan usaha tani beberapa kampong di Kabupaten Kutai Barat. ZIRAA’AH. 39 (1): 30-36.

Rahmah, Atikah., Munifatul Izzati., Sarjana Parman. 2014. Pengaruh Pupuk Organik Cair Dasar Limbah Sawi Putih (Brassica chinensi L.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Var. Sacchara). Buletin Anatomi dan Fisologi. Volume XXII. 1 : 65 – 71.

Rahmi, A., Biantary, M.P. 2014. Karakteristik sifat kimia tanah dan status kesuburan tanah lahan perkarangan dan lahan usaha tani beberapa kampong di Kabupaten Kutai Barat. ZIRAA’AH 39(1): 30-36

Rahhutami R. 2015. Optimasi berbagai taraf pemupukan terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit belum menghasilkan umur dua tahun. Tesis Pascasarjana Intitut Pertanian Bogor (IPB).

Rihana, Sartika., Y.B. Suwarsono Heddy, dan M. Dawam Maghfoer. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Pada Berbagai Dosis Pupuk Kotoran Kambing dan Konsentrasi Zata Pengatur Tumbuh Dekamon. Jurnal Produksi Tanaman 1(4) : 369-377.

Rosa, R. N., Sofyan Zaman. 2017. Pengelolaan Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit (Elais quineesis Jacq) Di Kebun Bangun Bandar, Sumatera Utara. Buletin Agrohorti 5 (3) : 325-333.

Segari, A., Rianto, H., Susilowati, Y.E. 2017. Pengaruh macam media dan dosis urin kelinci terhadap hasil tanaman seledri (Apium graveolens, L.). VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2(1): 1-4.

Seni, I. A.Y., I Wayan, D.A., dan Ni Wayan, S.S. 2013. Analisis Kualitas Larutan MOL (Mikoorganisme Lokal) Berbasis Daun Gamal (Gliricidia Sepium). Jurnal Agroekoteknologi 2(2).

Setyanti, Y.H., Anwar, S., Slamet, W. 2013. Karakteristik fotosintetik dan serapan fosfor hijauan Alfalfa (Medicago sativa) pada tinggi pemotongan dan pemupukan nitrogen yang berbeda. Animal Agriculture Journal 2(1): 86-96.

Sirait, J., N.D. Purwantari., K. Simanihuruk. 2015. Produksi dan Serapan Nitrogen Rumput pada Naungan dan Pemupukan yang Berbeda. Jurnal Ilmu Ternak Verteliner (JITV). 10 (3) : 175 – 181.

Suminar, Ratna., Suwanto., Heni Purnamawati. 2017. Penentuan Dosis Optimum Pemupukan N, P, dan K pada Sorgum (Sorghum bicolor [L.] Mooench). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). 22 (1) : 6-12.

Sutedjo, Mulyani. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.

Trivana, L., Pradhana, A.Y. 2017. Pemanfaatan sabut sebagai sumber kalium organik. Warta Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri 23(1): 1-4.

Trivana, L., Pradhana, A.Y., Manambangtua, A.P. 2017. Optimalisasi waktu pengomposan pupuk kandang dari kotoran kambing dan debu sabut kelapa dengan bioaktivator EM4. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan 9(1): 16-24.

Wijaya, Ray., M. Madjid., B. Damanik., dan Fauzi. 2017. Aplikasi Pupuk Cair Organik Cair dari Sabut Kelapa dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Ketersediaan dan Serapan Kalium serta Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Tanah Inceptisol Kwala Berkala. Jurnal Agroeknologi 5(2) : 249 – 255.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bp.v19n1.2018.47-56

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Buletin Palma

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Balai Penelitian Tanaman Palma

Jln. Raya Mapanget PO Box 1004

Telp. 0431-812430, Fax. 0431-812017

Email: balitka05@yahoo.com, buletinpalma@gmail.com

 

View My Stats

         

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.