Keragaan dan Potensi Produksi Kelapa Dalam Babasal [Performance of Babasal Tall and It’s Potential Production]

Elsje Tineke Tenda

Abstract


ABSTRAK

Rendahnya produksi  merupakan masalah dalam perkelapaan di Indonesia, sehingga perlu dicari kelapa-kelapa unggul lokal yang sudah beradaptasi pada suatu daerah untuk digunakan sebagai sumber benih dalam pengembangan kelapa di daerah tersebut. Kabupaten Banggai, adalah salah satu daerah penghasil utama kelapa di Sulawesi Tengah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaaan dan potensi produksi kelapa Dalam Babasal, dan potensi produksi benih sebagai materi pengembangan kelapa di Indonesia. Penelitian  dilakukan sejak tahun 2014  sampai 2017 di desa Taima, kecamatan Boalemo, Kabupaten Banggai  Sulawesi Tengah dengan metode  observasi. Pengamatan dilakukan terhadap karakter morfologi meliputi karakter vegetatif, generatif, komponen buah, dan produksi. Selain itu dilakukan penilaian populasi blok pertanaman, seleksi dan evaluasi pohon induk sebagai sumber benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa Dalam Babasal memiliki potensi produksi tinggi 3,2 ton kopra/ha/tahun, kadar minyak kopra 61, 09%, kadar protein 8, 13% dan memiliki ciri spesifik, yaitu  jumlah buah  per tandan > 10 butir, kadar minyak dan protein daging buah tinggi. Hasil penilaian populasi/blok pertanaman diperoleh bahwa populasi kelapa Dalam Babasal memenuhi syarat sebagai Blok Penghasil Tinggi (BPT). Seleksi pohon induk kelapa pada BPT di desa Taima diperoleh sebanyak 1.000 pohon induk terpilih. Potensi benih dari pohon induk terpilih (PIT) tersebut sebanyak 106.000 butir benih/tahun dapat digunakan untuk pengembangan kelapa di lahan seluas 481 ha. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka populasi kelapa Dalam Babasal telah dilepas sebagai varietas kelapa unggul, dengan nama Kelapa Babasal.  Pohon-pohon induk terpilih dari populasi kelapa Dalam Babasal akan menjadi  materi pemuliaan untuk perakitan varietas unggul dan sebagai sumber benih untuk pengembangan kelapa di provinsi Sulawesi Tengah dan daerah-daerah yang memiliki iklim yang sama seperti di kabupaten Banggai.

ABSTRACT

Low of production is the problem in coconut plantation in Indonesia, therefore it needs to be found local superior coconut which already  adapted at certain area. Banggai  District, is one of the main coconut producing region in Central Sulawesi . The study was conducted from 2014 to 2017 in the Taima village, Boalemo sub district, Banggai district, by using observation method. Data were collected for morphological characters include vegetative characters, generative characters, fruit   components, and nutrient content.  In addition, an assessment of population/block planting, selection and evaluation of the mother plant a source of seed. The objectives of this research is to find out the performance and production potency of Babasal Tall coconut  as  development  seeds resources of coconut development.   The result of research indicated that Babasal Tall variety has a high production potential as much as 3,00 tons of copra/ha/year, copra oil content of 61,09 %, protein 8,13 % and has a specific characteristic that is number of fruits/bunch > 10 nuts,  high oil and protein content. The assessment results of Babasal coconut population obtained that qualify as High Yielding Block selection 1,000 selected mother palms. Potential seed of a number of the selected mother palm as much as 106,000 seeds/year that can be used for development in 481 ha/year. Based on the results that have been done, the Babasal Tall population has been released as the superior coconut varieties, with names Babasal Tall. Selected mother palms of Babasal coconut population will be a matterial for the breeding of superior varieties and as a source of seed for coconut development in the province of Central Sulawesi and the areas that have the climate like in Banggai district.


Keywords


Kelapa unggul; metode seleksi; pohon induk terpilih; karakter vegetatif; generatif; komponen buah; kadar nutrisi

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2016. Sulawesi Tengah Dalam Angka, Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah.

Aulia,I., A. Subagio., A. Prasetyo, 2014. Pengaruh pemberian galaktomanan dari daging kelapa lokal (Cocos nucifera L) terhadap kadar Glucagon Like Peptide-1 (GLP-1) pada tikus wistar jantan yang hiperkolesterolamia. E-Jurnal Pustaka Kesehatan 2(2) Hal. 239- 242

Heliyanto.B.,dan Elsje T.Tenda. 2010. Varietas kelapa Dalam unggul spesifik Gorontalo. Buletin Palma No.38 :73-85

Jacson.J.C.,A.Gordon.,G.Wissard,M.K.Cook and R.Rolle. 2014 Change in chemical composition of coconut water during maturity of the fruit. J.of the Science of Food and Agriculture. 84 (9) : 1049-1052

Kumaunang.J, B.Heliyanto, 2010. Seleksi tetua kelapa dalam komposit spesifik lahan kering iklim kering. Buletin Palma No.39 : 119-127

Perera S.A.C.N., H.D. Dissanayaka., H.M. Herath., M.G. Meegahakumbura. 2014. Quantitative characterization of nut yield and fruit components in indigenous coconut germplasm in Sri lanka. Int.Journal of Biodiversity Vol 2014 (2014). Article ID 74059.

Perera Pip, V. Hocher, L.K Weerakoon,D.M.D. Yakandawala, S.C Fernando And J.L. Verdeil. 2010. Early inflorescence and floral Development in Cocos nucifera L.(Arecaceae: Arecoideae). South African J Bot. 76 :482–492.

Samkaran, M., Danodaran.V., Singh, D.R.,Jai Samkr. I., and Jerrard. B.A. 2012. Characterization and diversity assesment in coconut collections of Pacific Island and Nicobar Island. African Journal of Biotechnology. 11(97) pp.16320 – 16329

Santos, G. A., P. A. Batugal, A. Othman, L. Baudouin and J. P. Labouisse. 1996. Manual on standardized research techniques in coconut breeding. IPGRI-COGENT.46p.

Solangi.A.H.,and M.Zafar Iqbal. 2011. Chemical composition of meat (kernel) and nut water of major component (Cocos nucifera.L) cultivars at coustal area of Pakistan. Pakistan J.Bot., 43(1) :357 -363,2011.

Subagyo, A. Potensi daging buah kelapa sebagai bahan baku pangan bernilai, 2011. PANGAN 20(1) hal. 15 - 21

Tenda E.T, Novarianto. H, Mahmud, Z,H. Luntungan, T.Rompas, dan J. Kumaunang. 2004. Empat varietas Kelapa Dalam Unggul untuk pengembangan kelapa di Indonesia. Makalah disampaikan pada sidang Pelepasan Varietas Direktorat Perbenihan Ditjenbun. Balitka.Manado.

Tenda ET, Kumaunang J, Tulalo M, Maskromo I. 2014. Keunggulan varietas kelapa Boul ST-1 dan Potensi Pengembangannya. Buletin Palma Vo.15(2):93-101. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bp.v18n2.2017.73-81

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Palma

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


            

P-ISSN: 1979 - 679X
E-ISSN: 2528 - 7141

Arkreditasi No 21/E/KPT/2018, tanggal 9 Juli 2018

Kantor Editorial :

Balai Penelitian Tanaman Palma

Jln. Raya Mapanget PO Box 1004

Telp. 0431-812430, Fax. 0431-812017

Email: balitka05@yahoo.com, buletinpalma@gmail.com