PENGARUH PENGELOLAAN FAKTOR INTERNAL USAHATANI TERHADAP PRODUKTIVITAS LADA DI PROVINSI LAMPUNG / The Effect of Internal Farming Management Factors on The Pepper Productivity in Lampung Province

Robet Asnawi, . Zahara, Ratna Wylis Arief

Abstract


Area and pepper production in Lampung were decreased from time to time and potential to become extinct if it isn’t immediate treatment seriously. The study were to analyze the effect of internal factors of farming management on pepper productivity in Lampung Province which is expected to provide benefits for preparing pepper development policy in the future. The study was conducted in North Lampung, East Lampung, and Way Kanan regency, from January to December 2014. The study used survey methods and interview with structured questionaire with sample of 180 people which are stratified by: a) farmers who have planted pepper but he is not planting pepper anymore; b) farmers growing pepper with conventional  technology introduction; and c) farmers who plant pepper with recommendations technology package of  IAARD. The results showed that technically of internal pepper farm management factors that affect on pepper production in Lampung is acreage, NPK Phonska, SP36 fertilization, and application of pepper monoculture cropping. Efforts to increase pepper production in Lampung could be achieved through the addition of pepper acreage supported with intensive handling pepper plants through cultivation technology properly such as NPK Phonska fertilization, SP36 fertilization, and the application of pepper monoculture cropping. The development of a relatively good price of pepper last two years should be a momentum for the revival pepper in Lampung. Support technological innovation needs to be improved through the assistance and support on the implementation of SOP accompanied by an increase farmers' access to production inputs especially fertilizer.

Keywords: pepper, technical factor, socioeconomic factor, productivity


Abstrak

Luas area dan produksi lada di Provinsi Lampung terus berkurang dari tahun ke tahun dan terancam punah jika tidak segera dilakukan penanganan secara serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan faktor internal usahatani terhadap produktivitas lada di Provinsi Lampung yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam penyusunan kebijakan pengembangan lada ke depan . Penelitian dilakukan di Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, dan Way Kanan, mulai bulan Maret sampai Desember 2014. Kajian ini menggunakan metode survei dan wawancara dengan bantuan kuisioner terstruktur dengan jumlah petani sampel 180 orang yang distratifikasi berdasarkan: a) petani yang pernah menanam lada tetapi saat ini tidak lagi menanam lada; b). petani yang menanam lada dengan introduksi t eknologi minimal (konvensional dan seadanya); dan c) petani lada yang menanam lada dengan rekomendasi paket teknologi Badan Litbang Pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan faktor internal usahatani lada yang mempengaruhi produksi lada di Lampung adalah luas areal, pemupukan NPK Phonska, pemupukan SP36, dan penerapan pola tanam lada monokultur. Upaya peningkatan produksi lada di Lampung dapat ditempuh melalui penambahan luas areal lada yang didukung dengan penanganan intensif melalui penerapan teknologi budidaya dengan benar seperti pemupukan NPK Phonska, SP36, dan penerapan pola tanam lada monokultur. Perkembangan harga lada yang relatif baik pada dua tahun terakhir dapat dijadikan momentum untuk kebangkitan kembali perladaan di Lampung. Dukungan inovasi teknologi perlu ditingkatkan melalui pendampingan dan pengawalan penerapan SOP disertai peningkatan akses petani terhadap input produksi terutama ketersediaan pupuk.

Kata kunci: lada, faktor teknis, sosial-ekonomi, produktivitas

 


Keywords


pepper;technical factor;socioeconomic factor,;productivity

Full Text:

PDF

References


Asnawi, R. (2013). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah inbrida dan hibrida di Provinsi Lampung. Jurnal Sepa 10(1), 11–18.

Daras, U. dan D. Pranowo. (2009). Kondisi kritis lada putih bangka belitung dan alternatif pemulihannya. Jurnal Litbang Pertanian, 28(1), 1–6.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2015). Statistik Perkebunan Indonesia 2013-2015 Lada. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Donabella, A.A. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi reporting delay : studi empiris pada perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Universitas Diponegoro Semarang.

Gordo, Sheila M.C., Pinheiro, Daniel G., Moreira, Edith C.O., Rodrigues, Simone M., Poltronieri, Marli C., Lemos, Oriel F De., Tojal, Israel., and R.T.J. Ramos (2012). High-throughput sequencing of black pepper root transcriptome. Plant Biology, 12, 168.

Laba, I.W., dan I. M. Trisawa. (2006). Pengelolaan ekosistem untuk pengendalian hama lada. Perspektif, 5(2), 86–97.

Listyati, D. (2009). Peluang dan kendala pengembangan agribisnis lada di Kepulauan Bangka-Belitung. Inovasi Mendukung Gerakan Kebangkitan Lada Putih (Gerbang Latih), 31–35.

Madan MS, V Srinivasan, C. K.Thankamani. and S. Hamza. (2007). Economic analysis of low input technology for increased black pepper (Piper nigrum) production. Indian Journal of Agricultural Sciences, 77(7), 445–447.

Manohara, D., S.S.Tjitrosoma, S. Hadi, G. Soepardi, S. Solahudin, dan M. Machmud. (1989). Daya tahan hidup Phytopthora palmivora (Butler) pada beberapa tingkat kelengasan tanah. Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri, XV(2), 62–68.

Manohara, D., H. Nuriani dan K. Mulya. (1994). The influence of exudate and extract of Liliaceae roots on the zoospore germination of Phytopthora capsici. Journal of Spice and Medicinal Crops, 2(2), 6–10.

Manohara D., D.Wahyuno, dan R. Noveriza. (1990). Penyakit busuk pangkal batang tanaman lada dan strategi pengendaliannya. Prosiding Tanaman Rempah Dan Obat, 41–51.

Muchlas dan Deslina. (1993). Prospek pemasaran lada hitam di Lampung. Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri, XIX(1–2), 6–13.

Murni, A. M. dan R. Zaubin. (1997). Pengaruh dosis dan komposisi hara NPKMg terhadap prosuksi lada di Lampung Utara. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, II(6), 266–272.

Muzdalifah. (2014). Pengaruh irigasi terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru. E-J. Agrotekbis, 2(1), 76–84.

Paul, D. & Y. R. Sarma. (2006). Antagonistic effects of metabolites of Pseudomonas fluorescens strains on the different growth phases of Phytophthora capsici, foot rot pathogen of black pepper (Piper nigrum L.). Archives of Phytopathology and Plant Protection, 39(2), 113–118. http://doi.org/10.1080/03235400500301182

Rismayani, R. dan I.W. Laba. (2015). Hama utama pada pembibitan lada dan pengendaliannya. Prosiding Seminar Perbenihan Tanaman Rempah Dan Obat, 223–232.

Rukmana, D. (2010). Teknik perbanyakan setek lada melalui kebun induk mini. Buletin Teknik Pertanian, 15(2), 63–65.

Saefudin. (2014). Tantangan dan kesiapan teknologi penyediaan bahan tanam mendukung peningkatan produktivitas nasional tanaman lada (Piper nigrum L .). Perspektif, 13(2), 111–125.

Sahara D dan Idris. (2007). Kajian struktur biaya dan alokasi curahan tenaga kerja pada sistem usahatani padi sawah (Studi kasus di Kabupaten Konawe). Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 10(2), 136–147.

Sahara D dan Sahardi. (2005). Efisiensi faktor produksi lada pada pola usahatani integrasi dan pola tradisional di Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 8(2), 242–249.

Saptana, A. Daryanto., H. K. Daryanto, dan Kuntjoro. (2010). Analisis efisiensi teknis produksi usahatani cabai merah besar dan perilaku petani dalam menghadapi risiko. Jurnal Agro Ekonomi, 28(2), 153–188.

Sen, LK., M. Shitan and H. Hussain. (2003). Time series modelling and forecasting of Sarawak black pepper prices. In Time Series Modelling and Forecasting of Sarawak Black Pepper Prices (pp. 39–55). Jurnal Akademik Universiti Teknologi Mara Sarawak.

Simanungkalit, R.D.M., D.A. Suriadikarta, R. Saraswati, D. Setyorini, dan W. Hartatik. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati (pp. 1–14). Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Soetopo, D. (2012). Pengendalian hama penggerek batang lada menghadapi isu pembatasan residu pestisida. Pengembangan Inovasi Pertanian, 5(1), 32–43.

Sudana, W. dan K. Subagyono. (2012). Kajian faktor-faktor penentu adopsi inovasi pengelolaan tanaman terpadu padi melalui sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 15(2), 94–106.

Sumantri, B., B.S. Priyono, dan M. Isronita. (2004). Analisis kelayakan finansial usahatani lada (Piper nigrum, L) di Desa Kunduran Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 6(1), 32–42.

Suprapto, Hayani, Suroso, T. Soemantri. (1992). Serangan penggerek batang (Lophobarus piperis Marsh) pada beberapa varietas lada. Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri, XVIII(1–2), 28–32.

Tjahjana, B.E., U. Daras. dan N. Heryana. (2012). Formula pupuk berimbang tanaman lada di Lampung. Buletin RISTRI, 3(3), 239–244.

Wahid, P., P. Yufdy, dan R. Zaubin. (1989). Tanaman lada. Perkembangan Penelitian Agronomi Tanaman Rempah Dan Obat, V(1), 88–99.

Wahyuno, D, D. Manohara, S.D. Ningsih, dan R. T. Setijono. (2010). Pengembangan varietas unggul lada tahan penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Phytophthora capsici. Jurnal Litbang Pertanian, 29(3), 86–95.

Wahyuno, D. (2009). Pengendalian terpadu busuk pangkal batang lada. Perspektif, 8(1), 17–29.

Wikadi, E. . dan I. M. Trisawa. (2009). Prospek pengendalian hayati hama-hama lada. Inovasi Mendukung Gerakan Kebangkitan Lada Putih (Gerbang Latih), 139–146.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v23n1.2017.1-10

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Tanaman Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111 Indonesia
Phone: +62251-8313083
Fax: +62251-8336194
Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats