KANDUNGAN ASAM LAURAT PADA BERBAGAI VARIETAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU VCO

HENGKY NOVARIANTO, MEITY TULALO

Abstract


ABSTRAK
Peluang pengembangan agribisnis kelapa dengan produk bernilai
ekonomi tinggi sangat besar, antara lain Virgin Coconut Oil (VCO). Mutu
produk dari VCO di antaranya ditentukan dari kandungan asam lemak
rantai medium, MCFA (C 6 -C 12 ) dan asam laurat (C12:0). Penelitian
analisis keragaman asam lemak pada koleksi plasma nutfah kelapa telah
dilakukan pada 35 varietas kelapa yang ditanam di Kebun Percobaan
Mapanget, Balitka tahun 2005. Teknologi proses VCO sebagai sampel
menggunakan proses pemanasan bertahap, dan sebagian sampel meng-
gunakan cara fermentasi. Sampel VCO dari 35 varietas kelapa ini dikirim
ke Laboratorium Terpadu IPB Bogor untuk dianalisis kadar asam
lemaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman
kandungan asam lemak, khususnya asam laurat pada berbagai varietas
kelapa yang cocok untuk bahan baku VCO. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa keragaman kandungan MCFA dan kadar asam laurat dipengaruhi
oleh varietas kelapa, tinggi tempat tumbuh, teknologi proses VCO dan
tempat analisis laboratorium. Hasil analisis asam lemak dari VCO pada 35
aksesi kelapa koleksi Balitka Manado diperoleh bahwa total kandungan
MCFA pada kelapa Dalam lebih tinggi dari kelapa Genjah. Total
kandungan MCFA kelapa Dalam antara 47,35% sampai 57,89%,
sedangkan pada kelapa Genjah antara 45,45% sampai 55,68%. Dari 35
aksesi kelapa ini diperoleh bahwa total MCFA di atas 56% ditemukan
pada 10 aksesi kelapa Dalam, yaitu Dalam Kinabuhutan, Dalam Tontalete,
Dalam Kalasey, Dalam Wusa, Dalam Pungkol, Dalam Mapanget 55 dan
Dalam Mapanget 99 asal Sulawesi Utara, lalu Dalam Lubuk Pakam asal
Sumatera Utara, Dalam Banyuwangi asal Jawa Timur, dan Dalam Palu
asal Sulawesi Tengah. Kandungan asam laurat (C12:0) pada VCO dari
kelapa Dalam lebih tinggi sekitar 2%-3% dibandingkan dengan kelapa
Genjah. Kadar asam laurat pada 35 aksesi kelapa beragam antara terendah
36,04% pada kelapa Genjah Hijau Nias asal Sumut, sampai tertinggi
44,19% pada kelapa Dalam Kinabuhutan asal Sulut. Aksesi kelapa yang
mengandung kadar asam laurat di atas 43% adalah kelapa Dalam
Kinabuhutan, Dalam Tontalete, Dalam Lubuk Pakam, Dalam Wusa dan
Dalam Mapanget 55. Kelapa yang sama varietasnya dan ditanam pada dua
lokasi yang berbeda tinggi tempatnya diperoleh kadar asam laurat pada
kopra di dataran rendah (80 m dpl.) ternyata lebih tinggi antara 1,78%
sampai 3,94% dibandingkan yang berasal dari dataran tinggi (450 m dpl.).
Teknologi fermentasi menghasilkan kandungan asam laurat rata-rata lebih
tinggi antara 2,03% sampai 3,48% pada empat varietas kelapa Dalam dari
lima varietas yang diuji.
Kata kunci : Kelapa, Cocos nucifera, varietas, pasca panen, asam lemak,
asam laurat, minyak kelapa, Sulawesi Utara
ABSTRACT
Lauric acid profile of various coconut varieties as raw
material for VCO
Coconut agribusiness development has large opportunity to produce
high value coconut product, such as Virgin Coconut Oil (VCO). The
quality of VCO is determined by the content of medium chain fatty acid,
MCFA (C 6 -C 12 ) and lauric acid (C12:0). Analysis of fatty acid variation
from coconut germplasm collection was done on 35 coconut varieties
planted at Mapanget Experimental Garden, ICOPRI in 2005. The
prossesing technology of VCO used step heating, and some samples also
used fermentation. The VCO samples of 35 coconut varieties was sent to
Integrated Laboratory of IPB Bogor to find out the content of fatty acids.
The purpose of the study was to know the variability of fatty acid contents,
especially for lauric acid content in various coconut varieties as raw
materials for VCO. The research result showed that the content of MCFA
and lauric acid was influenced by coconut varieties, altitude of coconut
palm growth, processing technology of VCO and defferent laboratories for
analysis the fatty acids. The result of fatty acids analysis of VCO from 35
coconut accessions of ICOPRI germplasm collection found that total of
MCFA content on tall coconut is higher than dwarf coconut. Total of
MCFA content on tall coconut ranges 47.35%-57.89%, whereas on dwarf
coconut it ranges of 45.45%-55.68%. From 35 coconut accessions, there
were 10 accessions that showed total MCFA higher than 56% namely:
Kinabuhutan Tall, Tontalete Tall, Kalasey Tall, Wusa Tall, Pungkol Tall,
Mapanget 55 Tall and Mapanget 99 Tall from North Sulawesi, and then
Lubuk Pakam Tall from North Sumatera, Banyuwangi Tall from East Java,
and Palu Tall from Central Sulawesi. Lauric acid content of VCO of tall
coconut was higher 2%-3% compared to dwarf coconut. Lauric acid
content of 35 coconut accessions varied from the lowest 36.04% on Nias
Green Dwarf from North Sumatera, up to the highest 44.19% on
Kinabuhutan Tall from North Sulawesi. Coconut accessions that have
lauric acid content higher than 43% were Kinabuhutan Tall, Totalete tall,
Lubuk Pakam Tall, Wusa Tall and Mapanget 55 Tall. The same varieties
of tall and hybrid coconut planting on two different altitudes showed the
lauric acid content of copra on lowland plain (80 m above sea level) was
higher between 1.78% to 3.94% compared to the same varieties on upland
plain (450 m above sea level). The fermentation processing technology of
VCO has resulted average of lauric acid content are higher between 2.03%
to 3.48% on four varieties of coconut tall, from the five varieties. In the
future it is necessary to develope the protocol of VCO which is matched
with Indonesian National Standardization of VCO.
Key words: Coconut, Cocos nucifera, variety, pest harvest, fatty acid,
lauric acid, coconut oil, North Sulawes

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v13n1.2007.28-33

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Tanaman Industri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats