KETAHANAN 35 KLON KAKAO TERHADAP INFEKSI Phytophthora palmivora Butl. BERDASARKAN UJI DETACHED POD

RUBIYO RUBIYO, AGUS PURWANTARA, SUDARSONO SUDARSONO

Abstract


ABSTRAK

Pemuliaan untuk menghasilkan klon yang toleran terhadap penyakitbusuk buah kakao sudah lama dilakukan di Indonesia. Pengendalian yangefektif dan efisien terhadap penyakit ini adalah dengan menggunakanbahan tanaman yang tahan. Tetapi untuk mendapatkan atau merakit bahantanaman yang tahan memerlukan waktu yang lama, juga ketersediaanplasma nutfah yang memiliki keragaman genetik yang tinggi. Penelitian inibertujuan untuk mengevaluasi respon koleksi kakao terhadap infeksipenyakit busuk buah P. palmivora. Kegiatan yang telah dilakukan adalahpengujian ketahanan 35 klon kakao terhadap infeksi P. palmivoraberdasarkan uji detached pod, dan menentukan ada tidaknya hubunganantara tipe kakao dan bentuk buahnya dengan sifat ketahanan terhadapinfeksi P. palmivora, serta kerentanan klon kakao terhadap infeksiP. palmivora pada koleksi plasma nutfah kakao. Penelitian dilakukan diLaboratorium Penyakit Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Jemberpada Tahun 2008. Penelitian ini menggunakan buah kakao dari 35 klonbuah 4 bulan setelah antesis. Buah yang dipetik dari pohon diinokulasidengan miselia P. palmivora di laboratorium. Pengamatan dilakukan ter-hadap panjang dan lebar bercak yang diakibatkan oleh infeksi P. palmi-vora terhadap buah kakao yang diuji. Berdasarkan hasil penelitiandiketahui bahwa klon kakao yang tahan terhadap penyakit busuk buah(P. palmivora) adalah klon ICCRI 1, PA 300, ICCRI 3, UIT 1, NIC 4, DR38, ICS 13, Sca 6, TSH 858 dan ICS 60 merupakan 10 klon kakao yangmempunyai tingkat resistensi tinggi terhadap infeksi P. palmivora dari 35plasma nutfah klon kakao yang diuji. Klon kakao yang sangat rentanadalah RCC 73, KKM 22, NIC 7, DRC 16, RCC 71, BL 300, BL 301,KEE 2, TSH 908 dan DRC 15. Klon kakao yang dapat digunakan sebagaitetua untuk proses seleksi lebih lanjut adalah: ICCRI 1, PA 300, ICCRI 3,UIT 1, TSH 858, NIC 4, DR 38, ICS 13, dan Sca 6.Kata kunci : Theobroma cocoa, kakao, busuk buah, evaluasi, plasmanutfah, uji ketahanan

ABSTRACT

Resistance of 35 Cocoa Clones against Phytophthorapalmivora Butl. Infection Based on Detached PODAssays

Breeding to produce clones tolerant to black pod disease of cocoahas long been done in Indonesia. Effective and efficient control of thisdisease is by using resistant planting material. But to obtain or assembleresistant planting materials require long period of time, also theavailability of germplasm with high genetic diversity. This researchactivities were conducted to evaluate the response of cocoa collectionagainst infection of black pod disease caused by Phytophthora palmivora.The objectives of this experiment were (i) to evaluate the respone of 35cocoa clones against infection of P. palmivora using detached pod assay,(ii) to determine the most resistance cocoa clones, and (iii) the mostsusceptible cocoa clones among evaluated cocoa germplasm collectionagainst infection of P. palmivora. The research was conducted at theDisease Laboratory of Indonesian Center for Coffee and Cocoa ResearchInstitute in 2008. In the experiment, pods of 35 cocoa clones (at 4-5months after anthesis) were harvested and inoculated with mycelia of P.palmivora in the laboratory. Observations were conducted on length andwidth of necrosed symptoms because of P. palmivora infection on thesurface of the tested pods. The experiment showed that ICRI 1, PA 300,ICRI 3, UIT 1, NIC 4, DR 38, ICS 13, TSH 858, SCA 6, and ICS 60 werethe ten most resistant cocoa clones. On the other hand, cocoa clones ofRCC 73, KKM 22, NIC 7, DRC 16, RCC71, BL 300, BL 301, KEE 2,TSH 908, and DRC 15 were the ten most susceptible cocoa clones.Genotypes used as the parental clones for future selection process wereclones: ICCRI 1, ICCRI 3, ICS 13, TSH 858, UIT 1, PA 300, NIC 4, DR38, and Sca 6.

Key words: Theobroma cocoa, cocoa, black pods, germplasm evaluation,resistance tests


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v16n4.2010.172-178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats