TOLERANSI 60 AKSESI KAPAS TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE VEGETATIF

EMY SULISTYOWATI, SIWI SUMARTINI, ABDURRAKHMAN ABDURRAKHMAN

Abstract


ABSTRAK

Ekstensifikasi pengembangan kapas ke luar Jawa berpeluangmenghadapi masalah salinitas, dan untuk memulai program pemuliaanvarietas kapas tahan salinitas diperlukan informasi ketahanan terhadapsalinitas dari koleksi plasma nutfah kapas. Enam puluh aksesi kapas telahdiuji ketahanannya pada tingkat salinitas 10 g/l NaCl dalam rancanganacak lengkap yang diulang tiga kali. Penelitian dilaksanakan diLaboratorium Pemuliaan pada Balai Penelitian Tanaman Tembakau danSerat pada bulan Agustus – Oktober 2007. Pengamatan meliputi jumlah,panjang, dan berat akar, serta panjang dan berat tunas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa parameter-parameter akar dan tunas yang diamatisampai dengan umur 28 HST belum konsisten untuk dijadikan dasar untukmelakukan skrining aksesi-aksesi untuk ketahanan terhadap cekamansalinitas. Terdapat tiga aksesi yang termasuk kategori peka terhadapsalinitas untuk semua parameter yang diamati, yaitu aksesi-aksesi NF-SC1, NF-SL 2, dan Tamcot SP-37. Selain itu juga terdapat 5 aksesi yangsecara stabil menunjukkan toleransi terhadap cekaman salinitas yaituaksesi-aksesi KPX 22, NH 38, Ngwe Chi 1, Dora 11, DP-NF-3, BRI 1,dan DPX 7062-5228.

Kata kunci : Gossypium hirsutum, aksesi, toleransi, salinitas, vegetatifTolerance of 60 Cotton Accessions to Salinity Stress atVegetative Stage

ABSTRACT

Extension of cotton development program outside Java potentiallyfaces salinity problem, and therefore, in order to start the cotton breedingprogram for saline resistant varieties, it is required accurate information onresistance level of cotton accessions in the germplasm collection. Sixtycotton accessions have been tested for their tolerance in 10 g/l NaCl incomplete randomized design with three replications. The experiment washeld at the Breeding Laboratory of the Indonesian Tobacco and FiberCrops Research Institute from August to October 2007. Observations weremade on the number, length, and weight of root, as well as length andweight of shoot. Experimental result showed that root and shootparameters observed up to 28 DAP were not consistent for screeningcotton accession tolerant to salinity. There are three intolerant accessions,namely NF-SC 1, NF-SL 2, and Tamcot SP-37. In addition, there are fiveaccessions tolerant to salinity namely KPX 22, NH 38, Ngwe Chi 1, Dora11, DP-NF-3, BRI 1, and DPX 7062-5228.

Key words: Gossypium hirsutum, accessions, tolerance, salinity, vegetative


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v16n1.2010.20%20-%2026

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111 Indonesia
Phone: +62251-8313083
Fax: +62251-8336194
Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats