PERBAIKAN VARIETAS UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN MUTU SERAT KAPAS

EMY SULISTYOWATI, SIWI SUMARTINI, ABDURRAKHMAN ABDURRAKHMAN, SRI RUSTINI

Abstract


ABSTRAK

Persilangan kapas yang dilakukan pada tahun 1999 denganmelibatkan 11 varietas kapas sebagai tetua betina dan lima varietas kapassebagai tetua jantan telah menghasilkan 22 set persilangan kapas. Adapuntujuan persilangan tersebut adalah untuk meningkatkan produktivitas danmutu serat varietas kapas nasional Indonesia. Program perbaikan varietasini menggunakan pendekatan seleksi pedigree pada F3, dan dilanjutkandengan seleksi galur pada generasi F5 dan selanjutnya. Pada kegiatanseleksi galur tahun 2004-2005 di Kebun Percobaan Asembagus, dari 22genotipe generasi F4 yang diseleksi dengan kriteria seleksi produktivitas >3 ton kapas berbiji/ha telah dihasilkan 23 galur harapan. Pada generasi F6dilakukan uji daya hasil dari 23 galur tersebut. Dari pengujian daya hasilgalur-galur tersebut pada tahun 2006, telah dihasilkan enam galur harapanyang memiliki tingkat produktivitas secara statistika tidak berbeda denganatau lebih tinggi dari Kanesia 8 dengan panjang serat > 1,16 inch, kekuatanserat > 30,77 g/tex, dan kehalusan serat antara 3,5 – 4,5 mic, yaitu99004/5, 99005/9, 99013/5, 99023/5, 99023/7, dan 99023/8. Galur-galurtersebut selanjutnya akan diuji secara multilokasi untuk menilai stabilitasekspresi genetiknya di beberapa wilayah pengembangan kapas.

Kata kunci : Gossypium hirsutum, kapas, produktivitas, mutu serat

ABSTRACT

Varietal Improvement for Increase of Productivity andQuality of Cotton Fiber Cotton breeding conducted since 1999 involving 11 varieties asfemale parent, and five varieties as male parents has resulted in 22crossing sets. The aim was to improve productivity level as well as fiberquality of national cotton varieties of Indonesia. The breeding approachwas accomplished by pedigree selection on F3 generation, which was thencontinued with line selection from F5 generation. From the line selectionactivity carried out at Asembagus Experimental Station during 2004-2005,out of 22 genotypes selected at the F4 generation based on productivitylevel of > 3 ton seed cotton/ha as selection criteria, 23 promising lines hadbeen selected which were then tested in a yield potential test. From theyield potential test conducted in 2006, six promising lines had beenselected whose productivity levels were statistically not different from orhigher than Kanesia 8 with fiber length of >1.16 inch, fiber strength>30.77 g/tex, and fiber fineness 3.5-4.5 mic. Those promising lines wouldthen be tested in multilocation trials to evaluate the stability of theirgenetic expression in several cotton development areas.

Key words : Gossypium hirsutum, cotton, productivity, fiber properties


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v15n2.2009.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111 Indonesia
Phone: +62251-8313083
Fax: +62251-8336194
Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats