INDUKSI TUNAS TABAT BARITO (Ficus deltoidea JACK) SECARA IN VITRO MENGGUNAKAN BENZIL ADENIN (BA) DAN NAPHTHALENE ACETIC ACID (NAA)

NATALINI NOVA KRISTINA

Abstract


ABSTRAK
Tabat barito (Ficus deltoidea Jack), merupakan salah satu tanaman
obat yang dikategorikan langka dan digunakan sebagai bahan afrodisiak
wanita. Perbanyakan tanaman secara in vitro dilakukan untuk mendapatkan
bahan tanaman dalam jumlah banyak. Penelitian bertujuan untuk
mendapatkan media terbaik tabat barito dan telah dilakukan di laboratorium
kultur jaringan Plasma Nutfah dan Pemuliaan Balittro, pada bulan
Januari sampai dengan Desember 2007. Penelitian ini dilakukan dalam tiga
tahap, yaitu : 1) respon tunas pada media perbanyakan, menguji media
multiplikasi tunas dengan media sitokinin tunggal yaitu : MS + Benzil
Adenin (BA) 0,5; 1,0; 1,5 dan 2,0 mg/l; tahap 2) respon tunas pada media
kombinasi sitokinin dan auksin, yaitu : MS + BA 0,5 mg/l + NAA 0,1
mg/l; MS + BA 0,5 mg/l + NAA 0,5 mg/l; MS + BA 1,0 mg/l + NAA 0,1
mg/l dan MS + BA 1,0 mg/l + NAA 0,5 mg/l. Tahap 3) Daya multiplikasi
dan penampilan tunas setelah subkultur pada media yang sama. Masingmasing
percobaan disusun dengan rancangan acak lengkap, dan terdiri atas
5 ulangan. Parameter pengamatan meliputi jumlah tunas, tinggi tunas dan
jumlah ruas serta penampilan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pada tahap pertama, penggunaan media MS + BA 0,5 menghasilkan
jumlah tunas yang paling banyak dibandingkan yang lain, tetapi tidak
berbeda nyata pada jumlah ruas dan tinggi eksplan. Sementara pada tahap
dua, jumlah tunas terbaik didapat pada media dengan auksin rendah baik
pada kombinasi sitokinin rendah dan tinggi. Sementara untuk jumlah ruas
media terbaik adalah media dengan konsentrasi BA tinggi yang
dikombinasi dengan NAA. Untuk tinggi tunas, media terbaik adalah MS +
BA 1,0 mg/l + NAA 0,5 mg/l, tapi ditemukan eksplan yang menguning.
Pada tahap ketiga, dari hasil subkultur kembali terlihat bahwa tunas yang
bersumber dari pucuk pertumbuhannya baik sementara tunas yang berasal
dari ruas ke-2 dan 3 sebagian menguning.
Kata kunci : Ficus deltoidea Jack, tunas, induksi, in vitro, BA, NAA

ABSTRACT
In vitro shoot induction of Mistleteo fig (Ficus deltoidea
Jack) in Murashige & Skoog (MS) media with addition of
BA and NAA
Mistleteo fig (Ficus deltoidea) is one of endangered medicinal
plants and used for female aphrodisiac. In vitro multiplication of the plant
was done to find a number of shoots. This experiment was conducted in
tissue culture laboratory of Germplasm and Breeding of IMACRI from
January to December 2007, and aimed to find best media for shoot
multiplication. This experiment was carried out in three steps: step 1)
shoot respon in multiplication media using single cytokinin : MS + BA
(0.5; 1.0; 1.5 and 2 mg/l); step 2) shoot respon in multiplication media of
combined cytokinin and auxin : MS + BA 0.5 mg/l + NAA 0.1mg/l; MS
+ BA 0.5 mg/l + NAA 0.5 mg/l; MS + BA 1.0 mg/l + NAA 0.1 mg/l and
MS + BA 1.0 + NAA 0.5 mg/l; and step 3) viability and visualization of
the shoots after subcultured in the same media. The experiment was
arranged using completely randomized design with 5 replicates. The
parameters observed were of shoots and nodes, shoot height and
performance. The results in the first step showed that MS + BA 0.5 mg/l
media resulted in the highest number of shoots, but they were not
significantly different in the number of nodes and shoots height. In the
second step, highest number of shoots was found using low concentration
of auxin combined with low and high concentration of cytokinin. Best
medium for number of nodes was MS with high concentration of BA
combined with NAA. For shoot height, the best medium was MS + BA
0.1 mg/l + NAA 0.5 mg/l, but the shoots turned yellow. In the third step,
after subcultured, the shoots originated from plant tips performed well,
however, those taken from second and third inter nodes partially turned
yellow.
Key words : Ficus deltoidea Jack, shoot, induction, in vitro, BA, NAA


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v15n1.2009.33-39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats