SUSTAINABILITY OF TEMANGGUNG COFFEE FARMING SYSTEM IN THE PERSPECTIVE OF GEOGRAPHICAL INDICATIONS

I Ketut Ardana

Abstract


Geographical Indications (GIs) certificate is required to protect specific flavors of crops in the given region. The study aimed to analyze the sustainability of the coffee farming system basis of Sindoro-Sumbing Java Arabica Coffee and Temanggung Robusta Coffee from the perspective of GIs protection. The study used survey methods with data collection techniques: (1) literature studies, interviews, and discussions with stakeholders, and (2) observation of the application of coffee cultivation and processing. The analytical methods used were (1) analysis of technical and institutional performance, and economic benefits with cross-tabulation and descriptive interpretation, and (2) analysis of the sustainability of coffee farming system using a multidimensional scaling approach. The results showed that the management of coffee farming in the Temanggung Regency was quite sustainable from the perspective of GIs protection with an index value of 66.88. The six dimensions of sustainability, showing fairly sustainable performance with an index of 59.22-74.99. This indicated that a comprehensive improvement is required to sustain the GI protection in Temanggung Regency, i.e., ecology, economy, ethics, institutions, social, and technology. Sensitive lever factors to improve the performance of each dimension are (1) adaptation to climate influence, land conservation, and cropping patterns for ecological dimensions, (2) commodity alternatives and price stability for economic dimensions, (3) logo inclusion on packaging, environmental maintenance, and the authenticity of products for ethical dimensions, (4) optimizing the role of GIPC for institutional dimensions, (5) involvement of stakeholders in the social dimension, and (6) improvements in harvesting methods for technological dimensions.

Keywords:   Lever factors, arabica coffee, robusta coffee

 

Abstrak

Sertifikat Indikasi Geografis (GI) diperlukan untuk melindungi rasa tanaman tertentu di wilayah tertentu. Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2017 hingga Mei 2018, bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan usahatani kopi Arabika Java Sindoro-Sumbing dan Kopi Robusta Temanggung dalam perspektif perlindungan IG menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data: (1) studi pustaka, wawancara dan diskusi dengan pemangku kepentingan, dan (2) observasi penerapan budidaya dan pengolahan kopi. Metode analisis yang digunakan meliputi: (1) Analisis kinerja teknis,  kelembagaan, dan manfaat ekonomi dengan tabulasi silang dan interpretasi secara deskriptif, dan (2) Analisis keberlanjutan menggunakan pendekatan multidimensional scaling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usahatani kopi di Kabupaten Temanggung cukup berkelanjutan dari perspektif perlindungan IG dengan nilai indeks 66,88. Keenam dimensi keberlanjutan, menunjukkan kinerja cukup berkelanjutan dengan indeks 59,22-74,99 mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan keberlanjutan perlindungan IG kopi di Kabupaten Temanggung masih perlu perbaikan pada dimensi ekologi, ekonomi, etika, kelembagaan, sosial, dan teknologi. Faktor pengungkit yang sensitif untuk memperbaiki kinerja masing-masing dimensi adalah: (1) adaptasi terhadap pengaruh iklim, konservasi lahan, dan pola tanam untuk dimensi ekologi, (2) alternatif komoditas dan stabilitas harga untuk dimensi ekonomi, (3) pencantuman logo pada kemasan, mitigasi lingkungan, dan keaslian produk untuk dimensi etika, (4) mengoptimalkan peran MPIG untuk dimensi kelembagaan, (5) soliditas komunitas “Sahabat Kopi” dan keterlibatan stakeholder untuk dimensi sosial, serta (6) perbaikan cara panen untuk dimensi teknologi.

Kata kunci: faktor pengungkit, keberlanjutan, kopi arabika, kopi robusta, indikasi geografis.


Keywords


Lever factors;arabica coffee;robusta coffee

Full Text:

PDF

References


Ardana, I.K. (2017) Kinerja Kelembagaan Perlindungan Indikasi Geografis Kopi Kintamani. Agricore. [Online] 2 (1), 242–246. Available from: http://jurnal.unpad.ac.id/agricore/article/view/15073.

Bappeda Kabupaten Temanggung (2016) Sejarah Kopi Arabika di Kabupaten Temanggung di Kawasan Sindoro Sumbing. [Online] Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Temanggung. Available from: http://bappeda.temanggungkab.go.id/artikel/detail/sejarah-kopi-arabika-di-kabupaten-temanggung-di-kawasan-sindoro-sumbing.

BPTP Balitbangtan Jambi (2013) Mengenal Kopi Liberika Tungkal Komposit (LIBTUKOM). [Online] p.2. Available from: https://jambi.litbang.pertanian.go.id/ind/images/PDF/14leaflitukom.pdf.

Direktorat Jenderal Perkebunan (2016) 30 Produk Perkebunan Indikasi Geografis. [Online] Available from: http://ditjenbun.pertanian.go.id/berita-421-30-produk-perkebunan-indikasi-geografis.html.

DJKI (2018) Indikasi Geografis Terdaftar. [Online] Available from: http://www.dgip.go.id/images/ki-images/pdf-files/indikasi_geografis/IG Terdaftar + LOGO update JAn 2018.pdf.

Edwarsyah & Safrina, R. (2017) Indek dan Status Keberlanjutan Pulau Kecil Terluar: Studi Kasus Pesisir Pulo Raya Aceh Jaya. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis. [Online] 1 (1), 51–58. Available from: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalppt/article/viewFile/20153/13911.

Febriharjati, S. & Setyono, J.S. (2015) Keberlanjutan Penghidupan Petani Kopi Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Jurnal Teknik PWK. [Online] 4 (4), 605–621. Available from: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/9828.

Hardjomidjojo, H., Raharja, S., & Chosy'ah, M. (2016) Pengukuran Indeks Keberlanjutan Industri Gula. Manajemen IKM. [Online] 11 (1), 89–96. Available from: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalmpi/article/viewFile/12893/110110.

Haroeno, T.W. (2010) Pola Tlahab Menyelamatkan Lahan. [Online] Available from: file:///D:/Pola Tlahab Menyelamatkan Lahan.html.

Herviandi, A., Susilowati, E. & Njatrijani, R. (2017) Optimalisasi Perlindungan Hukum terhadap Pendaftaran Merek Dagang di Negara Lain (Kajian Perlindungan Hukum Merek Kopi Arabika Gayo). Diponegoro law journal. [Online] 6, 1–14. Available from: http://www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/dlr/.

Kavanagh, P. & Pitcher, T.J. (2004) Implementing Microsoft Excel Software For : A Technique For The Rapid Appraisal of Fisheries Status. Fisheries Centre Research Reports. [Online] 12 (2), 1–75. Available from: http://int.search.myway.com/search/GGmain.jhtml?n=78488c9b&p2=%5ECAN%5Exdm234%5ETTAB02%5Eid&ptb=42FA63C8-D85D-40B0-A34F-BD601EED8A91&qs=&si=hts_nc&ss=sub&st=hp&trs=wtt&tpr=sbt&enc=2&searchfor=ay6_K7lwSAUts-lWQR0ngGF0yWsKiyNe_Zk-_lnVup6U59uuwswEPf7jIJ-zlgRe0H6vWBq_nFAcUd8tJTKx-xJXUPeXJtVSJLA31jPm18E4YSZMNJRQMBwJyLugpXTssMHjmCTRaO4Q_Cxbd1I_k6gYZXooHOe257nXY2zfTc6wzeOfax1Gic8ArIW-M3xcYJbXoEefAMqAe9G6kipLjJaeT58Gh3xcxLJ4u18oKy7ewkgAtQyxEPpQNmkE6opd5JkyhvJWQfCy8IyP1IMrWuloRetiaPoxr3QPJ8XLRAnwrxu85IDIYwzqiFk4oByyPSNTd4AijSNw7ARW8AHOKQ&ts=1539831051432.

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Idonesia (2016) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. [Online] (252). Available from: http://peraturan.go.id/uu/nomor-20-tahun-2016.html.

Kristi, S., Tarigan, K. & Sebayang, T. (2014) Analisis Pendapatan Kopi Arabika. JJournal on Social Economic of Agriculture and Agribusiness. [Online] 3 (8). Available from: https://jurnal.usu.ac.id/index.php/ceress/article/view/9627.

Mayrowani, H. (2013) Kebijakan Penyediaan teknologi Pasca Panen Kopi dan Masalah Pengembangannya. Forum Penelitian Agro ekonomi. [Online] 13 (1), 31–50. Available from: doi:http://dx.doi.org/10.21082/fae.v31n1.2013.31-49.

Munasinghe, M. (1993) Environmental Economics and Sustainable Development. [Online] (3), The World Bank. Available from: http://documents.worldbank.org/curated/en/638101468740429035/pdf/multi-page.pdf.

Nababan, B.O. & Dewita, Y. (2008) Tinjauan Aspek Ekonomi Keberlanjutan Perikanan Tangkap Skala Kecll di Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Buletin Ekonomi Perikanan. [Online] 8 (2), 50–68. Available from: http://journal.ipb.ac.id/index.php/bulekokan/article/download/2701/1687.

Nurdiani, N. (2014) Teknik Sampling Snowball Dalam Penelitian Lapangan. ComTech. [Online] 5 (2), 1110–1118. Available from: http://research-dashboard.binus.ac.id/uploads/paper/document/publication/Proceeding/ComTech/Volume 5 No 2 Desember 2014/55_AR_Nina Nurdiani_OK_a2t.pdf.

Pemerintah Kabupaten Temanggung (2016a) Situs Resmi Kecamatan Kandangan Pemerintah Kabupaten Temanggung. [Online] Available from: http://kandangan.temanggungkab.go.id/web.

Pemerintah Kabupaten Temanggung (2016b) Situs Resmi Kecamatan Kledung Pemerintah Kabupaten Temanggung. [Online] Available from: http://kledung.temanggungkab.go.id/web.

Pitcher, T.J. & Preikshot, D. (2001) RAPFISH : a rapid appraisal technique to evaluate the sustainability status of ® sheries. Fisheries Research. [Online] 49, 255–270. Available from: http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.552.7110&rep=rep1&type=pdf.

Priantara, I.D.G.Y., Mulyani, S. & Satriawan, I.K. (2016) Analisis Nilai Tambah Pengolahan Kopi Arabika Kintamani Bangli. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 4 (25), 33–42.

Purnama, D. (2018) Indikasi Geografis Berikan Nilai Tambah Ekonomi. [Online] Gatra.com. Available from: https://www.gatra.com/rubrik/ekonomi/313749-indikasi-geografis-berikan-nilai-tambah-ekonomi.

Pusdatin (2018) Statistik Pertanian 2018. Susanti,A.A. & Waryanto,B. (eds.) [Online] Jakarta, Pusat Data dan Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Available from: http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/arsip-perstatistikan/160-statistik/statistik-pertanian/586-statistik-pertanian-2020#/1/zoomed.

Puspita, C., Rifin, A. & Daryanto, H.K. (2015) Revenue and Farming Management Analysis of Arabica and Robusta Coffee in Jember Rgency, East Java, Indonesia. International Journal of Sci entific and Research Publication. [Online] 5 (11), 139–143. Available from: http://www.ijsrp.org/research-paper-1115/ijsrp-p4722.pdf.

Rubiyo, Kartini, L. & Agung, I.M.S. (2005) Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Lama Fermentasi terhadap Mutu Fisik dan Citarasa Kopi Arabika Varietas S 795 di Bali. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 8 (2), 250–260.

Silitonga, S.M., Salmiah & Sihombing, L. (2012) Analisis Komparasi Tingkat Pendapatan Usahatani Kopi dengan Berbagai Pola Tanam (Monokultur dan Polikultur) di Kabupaten Dairi Kecamatan Sumbul Desa Tanjung Beringin. [Online] 1–15. Available from: https://jurnal.usu.ac.id/ceress/article/view/7822.

Sudjana (2016) Implikasi Perlindungan Indikasi Geografis Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 terhadap Pengembangan Ekonomi Lokal. VEJ. [Online] 4, 30–58. Available from: doi:10.25123/vej.2915.

Wijaya, M.I. (2017) Usahatani Kopi Robusta di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung (Studi Kasus Desa Gunungpayung dan Desa Sidoharjo). E-jurnal UNY. [Online] Universitas Negeri Yogyakarta. Available from: http://eprints.uny.ac.id/52942/3/E-Jurnal 13405241062.pdf.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v25n2.2019.69-80

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Tanaman Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu
Bogor 16111 Indonesia
Phone: +62251-8313083
Fax: +62251-8336194
Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats