Kombinasi Biopestisida Formulasi Bacillus subtilis BNt8 dan Pestisida Nabati untuk Pengendalian Penyakit Hawar Daun Bipolaris maydis pada Jagung

Nurasiah Djaenuddin, Suriani Suriani, Andi Haris Talanca

Abstract


Maydis leaf blight disease caused by Bipolaris maydis can attack corn plants in the vegetative and generative phase and can reduce yield up to 70%. Biological control of plant diseases with the use of biopesticides alone or in combination with other botanical materials can be efficient because it is easy to obtain, cheaper price, also environmentally friendly. The objective of the study was to obtain a combination of B. subtilis formulation with a botanical pesticide which has the potential to control the growth and development of maydis leaf blight. In addition to this, we also observed the effect of the application of the combination of botanical pesticides and B. subtilis formulation on plant growth. The study was conducted on February till June 2016 at the Plant Pathology Laboratory of ICERI with a complete randomized design and the Bajeng Experimental Farm using a randomized block design. In vitro testing, the treatment with vegetable pesticide of clove leaf extract gave better results in suppressing B. maydis. Similarly, in field testing, the application of B. subtilis formulation combined with clove leaf extract also gave a better effect in suppressing the development of maydis leaf blight disease and increasing yield. Applications of B. subtilis formulation can suppress maydis leaf blight disease by up to 13% and potentially increase yield by 26%.

Keywords


Formulation; B. subtilis; Bipolaris maydis; corn

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Abidin, Z., L.Q. Aini, dan A.L. Abadi. 2015. Pengaruh bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. terhadap pertumbuhan jamur patogen Sclerotium rolfsii Sacc. penyebab penyakit rebah semai pada tanaman kedelai. J. HPT: 3(1): 1-10.

Arrahman, A., Suriani, dan A. Muis. 2015. Pengaruh faktor fisik tanaman terhadap intensitas serangan Bipolaris maydis terhadap 10 varietas jagung. Prosiding Semnas dan Kongres PFI: 139-145.

Djaenuddin, N., N. Nonci, dan A. Muis. 2015. Viabilitas dan uji formulasi Bacillus subtilis TM4 sebagai biopestisida pengendalian penyakit hawar pelepah dan upih daun dan hawar daun pada jagung. Belum dipublikasikan.

Eliza, A. Munif, I. Djatnika, dan Widodo. 2007. Karakter fisiologis dan peranan antibiosis perakaran graminae terhadap fusarium dan pemacu pertumbuhan tanaman pisang. J. Hort 17(2): 150-160.

Hanudin, W. Nuryani, E. Silvia, I. Djatnika, dan B. Marwoto. 2010. Formulasi biopestisida berbahan aktif Bacillus subtilis, Pseudomonas fluorescens, dan Corynebacterium sp. nonpatogenik untuk mengendalikan penyakit karat pada krisan. J. Hort: 20(3): 247-261.

Hanudin, W. Nuryani, E.S. Yusuf, dan B. Marwoto. 2011. Biopestisida organik berbahan aktif Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens untuk mengendalikan penyakit layu fusarium pada anyelir. J. Hort: 21(2): 152-163.

IRRI. 2013. Statistical Tool for Agricultural Research, Plant Breeding Genetics And Biotechnology, Biometrics and Breeding Informatics.

Iskarlia, G.R., L. Rahmawati, U. Chasanah. 2014. Fungisida nabati dari tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus) untuk menghambat pertumbuhan jamur pada batang karet (Hevea brasillensis Mueli, Arg). J. Sains dan Terapan Politeknik Hasnur: 3(1): 1-7.

Jatnika, W., A.L. Abadi, dan L.Q. Aini. 2013. Pengaruh aplikasi Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. terhadap perkembangan penyakit bulai yang disebabkan oleh jamur patogen Peronosclerospora maydis pada tanaman jagung. J. HPT 1(4): 19-29.

Koul, P., S. Walia, dan G.S. Dhawalia. 2008. Essential oil as green pesticides potential and constrains. Current Science. India.

Latifahani, N., A. Cholil, dan S. Djauhari. 2014. Ketahanan beberapa varietas jagung (Zea mays L.) terhadap serangan penyakit hawar daun (Exserohilum turcicum Pass. Leonard et Sugss.). J. HPT: 2(1): 52-60.

Hussain, H., F. Raziq, I. Khan, B. Shah, M. Altaf, Attaullah, W. Ullah, A. Naeem, M. Adnan, K. Junaid, S.R.A. Shah, and M. Iqbal. 2016. Effect of Bipolaris maydis (Y. Nisik & C. Miyake) shoemaker at various growth stages of different maize cultivars. J of Entomol and Zool Studies 4(2): 439-444.

Maharina, K.E., L.Q. Aini, dan T. Wardiyati. 2014. Aplikasi agens hayati dan bahan nabati sebagai pengendalian layu bakteri (Ralstonia solanacearum) pada budidaya tanaman tomat. J. Produksi Tan: 1(6): 506-513.

Mubeen, S., M. Rafique, M.F.H. Munis, and H.J. Chaudhary. 2015. Study of southern corn leaf blight (SCLB) on maize genotypes and its effect on yield. J. of the Saudi Society of Agricultural Sciences 14(2): 101-109.

Muis, A., N. Djaenuddin, dan N. Nonci. 2015a. Uji virulensi beberapa isolat bakteri antagonis putative Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn sebagai agens pengendali hayati penyakit tanaman jagung. Buletin Penelitian Tanaman Serealia: 1(1): 8-15

Muis, A., N. Djaenuddin, dan N. Nonci. 2015b. Evaluasi lima jenis inner carrier dan formulasi Bacillus subtilis untuk pengendalian hawar pelepah jagung. J. HPT Tropika: 15(2): 164-169.

Muslim, A. 2014. Efektivitas Penicillium sp. asal lahan rawa lebak dalam mengendalikan penyakit rebah kecambah tanaman terung. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal. Palembang: 26-27 September 2014.

Palupi, T., S. Ilyas, M. Machmud, dan E. Widajati. 2013. Coating benih dengan agen hayati untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi. J. Agron. Indones: 41(3): 175-180.

Prayogo, Y. 2011. Kombinasi pestisida nabati dan cendawan entomopatogen Lecanicillium lecanii untuk meningkatkan efikasi pengendalian telur kepik coklat Riptortus linearis pada kedelai. Semnas Pesnab IV. Hal 127-144.

Prihatiningsih, N., T. Arwiyanto, B. Hadisutrisno, dan J. Widada. 2015. Mekanisme antibiosis Bacillus subtilis B315 untuk pengendalian penyakit layu bakteri kentang. J. HPT Tropika: 15(1): 64-71.

Rustam, Giyanto, S. Wiyono, D.A. Santosa, dan S. Susanto. 2011. Seleksi dan identifikasi bakteri antagonis sebagai agens pengendali hayati penyakit hawar pelepah padi. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 30(3): 164-171.

Sadoma M.T., A.B.B. El-Sayed, and S.M. El-Moghazy. 2011. Biological control of downy mildew disease of maize caused by Peronosclerospora sorghi using certain biocontrol agents alone or in combination. J. Agric. Res. 37(1): 1-11.

Sarmoto dan E. Sulistyorini. 2015. Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.). http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id. [24 Agustus 2015].

Sekarsari, R.A., J. Prasetyo, dan T. Maryono. 2013. Pengaruh beberapa fungisida nabati terhadap keterjadian penyakit bulai pada jagung manis (Zea mays Saccharata). J Agrotek Tropika 1(1): 98-101.

Setiawati, W., R. Murtiningsih, N. Gunaeni, dan T. Rubiati. 2008. Tumbuhan bahan pestisida nabati dan cara pembuatannya untuk pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Prima Tani: Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung Barat: 105-107.

Shofiyani, A., N. Bambang, dan D.H. Oetami. 2009. Penggunaan fungisida nabati cengkeh ramah lingkungan untuk menekan serangan jamur Fusarium oxisphorum penyebab penyakit layu pada bibit tanaman pisang (Musa paradisiaca L) hasil kultur in vitro. Seminar Nasional Lingkungan Hidup. Prog Studi Teknik Kimia. Univ Muhammadiyah Purwokerto.

Singh, R dan R.P. Srivastava. 2012. Southern Corn Leaf Blight- an important disease of maize: an extension fact sheet. Indian Research Journal of Extension Education Special Issue 1: 334-337.

Soesanto, L. 2008. Pengantar pengendalian hayati penyakit tanaman, suplemen ke gulma dan nematode. Rajawali Pers. 573 hal.

Sumayani, R. Kusdarwati, Y. Cahyoko. 2008. Daya antibakteri perasan rimpang lengkuas (Alpinia galanga) dengan konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan Aeromonas hydrophila secara in vitro. J. Berkala Ilmiah Perikanan 3(1): 83-87.

Suriani dan A. Muis. 2016. Prospek Bacillus subtilis sebagai agen pengendali hayati patogen tular tanah pada tanaman jagung. J. Litbang Pertanian 35(1): 37-45.

Tombe, M. 2008. Pemanfaatan pestisida nabati dan agensia hayati untuk pengendalian penyakit busuk jamur akar putih pada jambu mete. Buletin Littro. XIX(1): 68-77.

Wartono, Giyanto, dan K.H. Mutaqin. 2015. Efektivitas formulasi spora Bacillus subtilis B12 sebagai agen pengendali hayati penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 34(1): 21-28.

Zainudin, A.L. Abadi, L.Q. Aini. 2014. Pengaruh pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens) terhadap penyakit bulai pada tanaman jagung (Zea mays L.). J. HPT 2(1): 11-18.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v2n1.2018.p43-49

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Terakreditasi No.646/AU3/P2MI-LIPI/2015 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan telah terindeksasi oleh:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats