Multi-Kompetensi Perpustakaan dalam Mendukung Pembangunan Nasional

Endang Fatmawati

Abstract


Untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan dibutuhkan kesiapan semua bidang, termasuk perpustakaan beserta pustakawannya. Pustakawan yang memiliki multi-kompetensi menjadi syarat untuk dapat berperan dalam mendukung pembangunan nasional. Pustakawan dikatakan mempunyai multikompetensi jika memiliki kemampuan yang bervariasi, baik berupa pengetahuan, sikap, maupun keterampilan sehingga mampu menjalankan tugas kepustakawanan dan tugas lain dengan baik. Selain kompetensi profesional dan kompetensi sosial, multikompetensi yang harus dimiliki pustakawan dalam mendukung pembangunan nasional adalah kompetensi hard dan soft, teknologi informasi dan komunikasi, kecerdasan, literasi media, dan literasi informasi.


Keywords


Pustakawan; multi-kompetensi; pembangunan nasional; SDGs

Full Text:

PDF

References


Miller, J.W. and M.C. McKenna. (2016). World Literacy: How Countries Rank and Why It Matters. New Britain: Routledge.

Perpres No. 59/2017 dengan SDG’s “Tak Seorang Pun Tertinggal”. http://www.kompasiana.com/manuela/perpres-no-592017-dengan-sdgs-tak-seorang-pun-tertinggal_596f25bda5ae781ccf46fde2

Perpustakaan Nasional RI. (2007). Undang-undang RI Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional RI. (2012). Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 83 tahun 2012 tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,

Hiburan dan Perorangan Lainnya Bidang Perpustakaan Menjadi Standar Kompetesi Kerja Nasional Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional RI. (2015a). Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional RI. (2015b). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Spencer, N.L. and Spencer, M.S. (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance. New York: John Wiley & Son Inc.

Stoltz, P.G. (2000). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sumekar, S. dan Haryadi, U. (2016). Sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGs) Implementasi di Perpustakaan. http://ipi.perpusnas.go.id/sites/default/files/berkas/Sosialisasi-sustainable-developtment-goals-sdgsimplementasi-di-perpustakaan.pdf [diakses 17 September 2017].

https://kbbi.web.id/multi- [diakses 17 September 2017].




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpp.v27n1.2018.p1-6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Perpustakaan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Perpustakaan Pertanian (JPP) by http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpp is licenced under a http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 

Publisher:Indonesian Center for Agriculural Library and Technology Dissemination

Jalan Ir. H. Juanda No. 20 Bogor 16122

P-ISSN : 0854-1078

E-ISSN : 2541-0814

 

View My Stats