TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN DESA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: STUDI KASUS DI DESA MARGAMUKTI - PANGALENGAN BANDUNG

Asep Saeful Rohman, Sukaesih Sukaesih

Abstract


Perpustakaan memiliki peran, fungsi, dan tujuan yang strategis. Selain turut mencerdaskan bangsa serta menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca, perpustakaan juga diharapkan mampu berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran aktif perpustakaan desa dan transformasinya dalam pemberdayaan masyarakat agar dapat berkontribusi dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat. Penelitian dilakukan pada bulan Mei - September 2017 dengan menggunakan metode studi kasus dan pendekatan kualitatif pada perpustakaan desa Pabukon Saba Desa di Desa Margamukti, Pangalengan-Bandung. Data diperoleh melalui pengamatan, analisis dokumen, dan wawancara mendalam terhadap responden, yaitu pengurus perpustakaan desa, kepala desa, dan kelompok tani. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perpustakaan dikem-bangkan dengan berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta potensi lokal, sebagai tempat untuk memperoleh informasi dan beragam pengetahuan bagi masyarakat. Berbagai program pelibatan masyarakat dalam belajar dan berkegiatan di bidang pertanian, perkebunan, dan ekonomi kreatif dikembangkan secara inovatif oleh pengelola perpustakaan. Untuk menjangkau masyarakat yang ada di pelosok, disediakan layanan mobil perpustakaan keliling. Kemitraan dilakukan dengan berbagai stakeholder, baik yang ada di desa maupun di luar desa, untuk bersama-sama melakukan program pemberdayaan masyarakat. Selain mendapat anggaran dari dana desa, perpustakaan juga memperoleh dana dari kegiatan usaha pertanian dan perkebunan. Masyarakat desa memperoleh dampak positif yang nyata dari perpustakaan berupa peningkatan kesejahteraan, keterampilan, dan pengetahuan. Perpustakaan Pabukon Saba Desa berhasil melakukan transformasi dan berperan aktif dalam pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat dengan konsep ekonomi hijau berbasis literasi.

Keywords


Perpustakaan desa; peran perpustakaan; pemberdayaan masyarakat; pelibatan masyarakat; transformasi perpustakaan

Full Text:

PDF

References


Creswell, J.W. 2010. Research Design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogjakarta: PT Pustaka Pelajar.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. 2016. Permendesa No. 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Desa PDTT.

Kompas. 2017. “Nawa Cita”, 9 Agenda Prioritas Jokowi-JK. http://nasional.kompas.com/read/2014/05/21/0754454/.Nawa.Cita.9.Agenda.Prioritas.Jokowi-JK [30 September 2017].

Kuwado, F.J. 2017. Jokowi janji dana desa dipakai untuk perpustakaan. http://nasional.kompas.com/read/2017/09/14/16072971/jokowi-janji-dana-desa-dipakai-untuk-perpustakaan [30 September 2017].

Perpustakaan Nasional RI. 2011. Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional RI. 2014. Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 2014 tentang pelaksanaan UU Perpustakaan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional RI. 2017. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Retno, S.S., Y. Rohmiyati, dan J. Husna. 2015. Pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan: Studi kasus di Rumah Pintar “Sasana Ngudi Kawruh” Kelurahan Bandarharjo-Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan 4(2): 157-166.

Sutarno NS. 2008. Membina Perpustakaan Desa. Jakarta: Sagung Seto.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpp.v26n2.2017.p47-54

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments




Copyright (c) 2018 Jurnal Perpustakaan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.