FORMULASI PEMBENAH TANAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL PADI DI LAHAN SAWAH KABUPATEN SIJUNJUNG SUMATERA BARAT

Ismon Lenin

Abstract


ABSTRACT

 

Ameliorants formulation to increase rice yield in wetlands in Sijunjung District West Sumatera. The average yield of lowland rice in West Sumatra is still low due to low land fertility in the area of rice production centers. Low soil quality is characterized by low nutrient content, low organic matter, and high soil acidity. Improvement of soil quality can be done by managing soil enhancer such as providing organic materials, liming, zeolite applications, and balanced fertilization concepts. The study was conducted from June to October 2015 in Sei Langsek Village, Sijunjung District, West Sumatera. The experiments were arranged in a Two-Factor Randomized Block Design with 4 replications. As the first factor are three formulations of soil ameliorants, namely: 1) F1 (25% cow manure, 50% harzburgite, 25% zeolite, 0% dolomite); 2) F2 (50% cow manure, 25% harzburgite, 15% zeolite, 10% dolomite); 3) F3 (75% cow manure, 15% harzburgite, 5% zeolite, 5% dolomite); F4 (100% cow manure). As the second factor is the dosage of soil ameliorant, namely: 2.5; 5.0; 7.5; and 10 t/ha. Without soil ameliorant was used as a control, so the combination of treatment amounted to 17 treatments. The results showed that the highest yield (6,160 kg GKG/ha) was obtained at F3 treatment with a dose of 5 t/ha followed by F2 treatment with a dose of 2.5 t/ha (5,740 kg GKG/ha). Based on the regression analysis, a more efficient soil ameliorant formulation for low productivity paddy fields in Sijunjung district was F2 with a maximum dose of 4,391 kg/ha.

Keywords: low land fertility, soil enhancer, productivity, West Sumatera

 

ABSTRAK

 

Hasil padi sawah di Sumatera Barat rata-rata masih rendah karena sebagian besar daerah sentra produksi padi sawah tingkat kesuburan lahannya tergolong rendah. Kualitas tanah yang rendah dicirikan oleh permasalahan kandungan hara, bahan organik, dan kemasaman tanah yang tinggi. Perbaikan kualitas tanah dapat dilakukan dengan pengelolaan bahan pembenah tanah seperti pemberian bahan organik, pengapuran, aplikasi zeolit, dan konsep pemupukan berimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beberapa formulasi dan takaran bahan pembenah tanah terhadap hasil padi sawah di Kabupaten Sijunjung. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni – Oktober 2015 di Desa Sei Langsek Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Dua Faktor dengan 4 kali ulangan. Faktor pertama adalah tiga formulasi bahan pembenah tanah, yaitu: 1) F1 (25% pupuk kandang sapi, 50% harzburgit, 25% zeolit, 0% dolomit); 2) F2 (50% pupuk kandang sapi, 25% harzburgit, 15% zeolit, 10% dolomit); 3) F3 (75% pupuk kandang sapi, 15% harzburgit, 5% zeolit, 5% dolomit); F4 (100% pupuk kandang sapi). Faktor kedua adalah takaran bahan pembenah tanah, yaitu: 2,5; 5,0; 7,5; dan 10 t/ha. Tanpa bahan pembenah tanah dijadikan sebagai kontrol, sehingga kombinasi perlakuan berjumlah 17 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tertinggi (6.160 kg GKG/ha) didapat pada perlakuan F3 dengan takaran 5 t/ha dikuti oleh perlakuan F2 dengan takaran 2,5 t/ha (5.740 kg GKG/ha). Berdasarkan uji korelasi, formulasi pembenah tanah yang lebih efisien untuk lahan sawah berproduktivitas rendah di Kabupaten Sijunjung adalah F2 dengan takaran maksimum pemberian 4.391 kg/ha.

Kata kunci: kesuburan rendah, pembenah tanah, produktivitas, Sumatera Barat


Keywords


kesuburan rendah, pembenah tanah, padi sawah, produktivitas

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Adiningsih, J,A, 1994, Pengaruh beberapa faktor terhadap penyediaan kalium tanah sawah daerah Sukabumi dan Bogor. Desertasi Gelar Dalam Ilmu-Ilmu Petanian, Fakultas Pasca sarjana IPB Bogor.

Adiningsih, J,A, 2005a, Peran Pupuk Organik dalam Menunjang Peningkatan Produktivitas Lahan Pertanian, Makalah disampaikan pada acara Temu Teknologi Pemupukan Berimbang, Hotel Inna Muara Padang, 14 Desember 2005,

Adiningsih, J,A, 2005b Upaya Meningkatkan Produktivitas Padi Melalui Pemupukan Berimbang, Makalah disampaikan pada acara Temu Teknologi Pemupukan Berimbang, Hotel Inna Muara Padang, 14 Desember 2005,

BPN dan Kementan, 2011, Singkronisasi Luas Baku Lahan Sawah Terdegradasi Kesuburan, Program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Kementerian Pertanian, Jakarta,

BPS Kabupaten Dharmasraya, 2013, Kabupaten Dharmasraya Dalam Angka, Pulau Punjung

BPS Kabupaten Pesisir Selatan, 2013, Pesisir Selatan Dalam Angka, Painan

BPS Kabupaten Solok, 2013, Kabupaten Dalam Angka, Pulau Punjung

BPS Kabupaten Sijunjung, 2013, Kabupaten Sijunjung Dalam Angka, Muaro

BPS Sumatera Barat, 2013, Sumatera Barat Dalam Angka, Biro Pusat Statistik, Padang,

Dariah, A,, N,L, Nurida, dan Sutono, 2007, Formulasi Bahan Pembenah Tanah Untuk Rehabilitasi Lahan Terdegradasi, Disampaikan pada Seminar Sumberdaya Lahan dan Lingkungan, Bogor, 7-8 November 2007,

Dariah, A,, N,L, Nurida, dan Jubaedah, 2012, Pemanfaatan Pembenah Tanah untuk Pemulihan Tanah Terdegradasi yang Didominasi Fraksi Pasir dan Liat, Proseding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Badan Penelian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta,

Dipertahorti Sumbar 2008, Program Peningkatan Produktivitas Tanaman Pangan dan Hortikultura di Sumatera Barat, Makalah disajikan dalam Lokakarya Pengelolaan Sawah Bukaan Baru Areal Irigasi Batang Hari, Dharmasraya 4-5 Desember 2008,

Distanhorti Sumbar, 2011, Peningkatan Produksi Beras Nasional Sumatera Barat, Makalah disampaikan pada Rapat Kerja P2BN Tingkat Propinsi Sumatera Barat, Padang, 4 Mei 2011.

Gunarto, L,, P, Lestari, H, Supadmo, dan A, R, Marzuki, 2002, Dekomposisi Jerami Padi, Inokiulasi Azospirillum dan Pengaruhnya terhadap Efisiensi Penggunaan Pupuk N pada Padi Sawah, Penelitian Pertanian Vol, 21 No, 2, Hal 1 – 9, Puslitbangtan, Bogor,

Hakim, N, 2012, Pemanfaatan Titonia (Tithonia Difersifolia) dan Bahan Alam Lainnya untuk Perbaikan Kesuburan Tanah dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Proseding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Badan Penelian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta,

Hartatik, W,, dan Septiyana, 2012, Ameliorasi dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Kedelai di Lahan Sub Optimal, Proseding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Badan Penelian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta,

Husaini, 2007, Karakteristik dan deposit pembenah tanah zeolit di Indonesia, Disampaikan pada Semiloka Pembenah Tanah Menghemat Pupuk Mendukung Produksi Beras, Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air, Departemen Pertanian bekerjasama dengan KonsorsiumPembenah Tanah Indonesia, Jakarta 5 April 2007,

Ismon L,, Syafei, dan Erdiman, 2000, Pengaruh pemberian harzburgit terhadap pertumbuhan dan hasil padi sawah pada dua lokasi sentra produksi di Sumatera Barat, Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Pengkajian, Padang 21-23 November 2000, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sukarami,

Ismon, L, 2006, Pengaruh Harzburgit (Batuan Ultabasis) dan Kiserit terhadap Ketersediaan Mg dan P serta Pertumbuhan Jagung pada Typic Kandiudults, Jurnal Tanah Tropika, Vo, 11 (2), Universitas Lampung, Bandar Lampung,

Ismon, L,, dan M,P, Yufdy, 2011, Aplikasi Jerami Padi dan Pupuk Kalium pada Pertanaman Padi Sawah di Tanah Dystropept Bukaan Baru, Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Volume 14, Nomor 3, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Bogor,

Las, I dan A, Mulyani, 2009, Sumber Lahan Potensial Tersedia Untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi, Proseding Semi Loka Ketersediaan Lahan Untuk Ketahanan Pangan dan Bionergi Mendatang, IPB, Bogor,

Makaramim, A,K,, I,N, Widiarta, Henrasih, S,, dan S, Abdulrachman, 2003, Panduan Teknis Pengelolalaan Hara dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Padi Secara Terpadu, Departemen Pertanian, Jakarta,

Mulyani, A,, D, Setyorini, S, Rochayati, dan I, Las, 2014, Karakteristik dan Sebaran Lahan Sawah Terdegradasi di 8 Provinsi Sentra Produksi Padi, http://www,balittanah,deptan,go,id/dukumentasi/anny_mulyani,pdf,

Mulyani, A,, D, Setyorini, S, Rochayati, dan I, Las, 2012, Karakteristik dan Sebaran Lahan Sawah Terdegradasi di 8 Provinsi Sentra Produksi Padi, Proseding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta,

Nuzuir, 1999, Diversifikasi bahan galian batuan ultramafik (harzburgit, dunit, serpentenit) Pasaman untuk perbaikan lahan sawah di Kabupaten Agam, Penelitian penjajakan penggunakan harzburgit untuk tanaman padi sawah, Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Sumatera Barat, 8 halaman,

Pusat Penelitian Tanah, 1983, Term of reference type A, Publikasi P3MT, Pusat Penelitian Tanah, Bogor,

Rachman, A,, A, Dariah, dan D, Santoso, 2006, Pupuk Hijau, Hlm, 41-58, Dalam Pupuk Organik dan Pupuk Hayati, Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian,

Ritung, S, 2012, Karakteristik dan Sebaran lahan sawah Di Indonesia, Proseding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta,

Sastiono, A dan Suwardi, 1999, Pemanfaatan zeolit alam untuk meningkatkan kesuburan tanah, Disampaikan pada Seminar Pembuatan dan Pemanfaatan Zeolit Agro untuk Meningkatkan Produksi Industri Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan, Departemen Pertamabangan dan Energi, Direktorat Pertambangan Umum, Bandung, 23 Agustus 1999,

Setyorini ,D,, D,A, Suriadikarta, dan Nurjaya, 2007, Rekomendasi pemupukan padi sawah bukaan baru, Halaman 53-76 dalam Tanah Sawah Bukaan, Penyunting F, Agus, Wahyunto, dan D, Santoso, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor,

Sulaeman, Suparto, dan Eviati, 2005, Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk, Balai Penelitian Tanah, Bogor, 136 Halaman,

Suriadikarta, D,A,, T, Prihatini, D, Setyorini, dan W, Hartatik, 2005, Teknologi Pengelolaan Bahan Organik Tanah, Hlm, 169-222, Dalam Teknologi Pengelolaan lahan Kering, Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Badan Litbang Pertanian, Jakarta,

Sutono dan F, Agus, 1999, Pengaruh pembenah tanah terhadap hasil kedelai di Cibugel, Sumedang, Hlm, 379-386 Dalam Prosiding Seminar Sumberdaya Lahan, Cisarua-Bogor, 9-11 Februari 1999,

Sutuno dan Admihardja, A, 1997, Pemanfaatan soil conditioner dalam upaya rehabilitasi lahan terdegradasi, Hlm, 107-122, Dalam Prosididng Pertemuan Pembahasan dan Komunikasi Hasil Penelitian tanah dan Agroklimat, Makalah Review, Cisarua, Bogor 4-6 Maret 1997, Pusat Penelitian tanah dan Agroklimat,

Suwardi, 2007, Pemanfaatan zeolit untuk perbaikan sifat-sifat tanah dan peningkatan produksi pertanian, Disampaikan pada Semiloka Pembenah Tanah Menghemat Pupuk Mendukung Produksi Beras, Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air, Departemen Pertanian bekerjasama dengan KonsorsiumPembenah Tanah Indonesia, Jakarta 5 April 2007,

Suyamto dan Z, Zaini, 2010, Kapasitas Produksi Bahan Pangan pada Lahan Sawah irigasi dan tadah Hujan, Dalam Analisis Sumberdaya Lahan Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Penyunting Sumarno dan N, Suharta, Badan Penelitian dan Pengembangan, Jakarta,

Syafei, Ismon, L dan Erdiman, 2000, Kajian Penggunaan Ca, Mg dan Status Hara Padi Sawah, Laporan akhir penelitian, Kerjasama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Propinsi Sumatera Barat dengan BPTP Sukarami, BPTP Sukarami, 15 halaman,

Veheye, W,H, 2007, Integrating land degradation issues into a national soils policy, COUNTUR, Newsletter of The Asia Soil Conservation Network, ASOCON, Vol, XIX, No, 1,

Wiharjaka, A,, K, Idris, A, Rachim, dan S, Partoharjono, 2002, Pengelolaan Jerami dan Pupuk Kalium pad Tanaman Padi di Lahan Sawah Tadah Hujan Kahat K, Penelitian Pertanian Volume 21, No, 1 : Hal 1-63, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v21n2.2018.p113-126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP)


Jalan Tentara Pelajar No. 10 Bogor, Indonesia
Telepon : (0251) 8351277
Fax       :  (0251) 8350928
E-mail    : jpptp06@yahoo.com
Website  : http://www.bbp2tp.litbang.pertanian.go.id