KAJIAN PRODUKTIVITAS DAN RESPON PETANI TERHADAP PADI VARIETAS UNGGUL BARU DI KECAMATAN PARUNGKUDA DAN CICANTAYAN KABUPATEN SUKABUMI

Sunjaya Putra, Yati Haryati

Abstract


ABSTRACT

 

Assessment on the productivity and farmers’ responses towards new high yield varieties of rice in Sukabumi Regency, West Java Province. High yielding varieties (HYV) have contributed greatly to the national rice production, but is widely adaptable and not towards a specific area. This study aims to determine the productivity and responsiveness of farmers to new varieties of rice. The assessment was conducted in the rice field of Langensari Village, Parungkuda Subdistrict and Cijalingan Village, Cicantayan Subdistrict, Sukabumi Regency, West Java on Drought II (May-August) 2014, using a Randomized Block Design (RBD) with 6 treatments (varieties) and 4 replications. The varieties used are Inpari 22, Inpari 24, Inpari 25, Inpari 28, Inpari 30 and Ciherang. The parameters observed were: location characteristic was analyzed descriptively, rice yield (GKP) was analyzed by ANOVA (Analysis of variance) followed by Duncan Multiple Range Test at 5% level, farmer response to variety using likert scale, the farmer's response to the organoleptic test was analyzed using freidman test followed by Wilcoxon test and to see the cost, income and profit of farming was done input-output analysis of farming. The results showed that the productivity of new high yielding varieties in Parungkuda Subdistrict was the highest of Inpari 30 varieties (11,20 t/ha GKP) and Cicantayan Inpari 25 (11,15 t/ha GKP). Farmers' responses to rice crops seen from vegetative and generative appearances generally favor all new improved varieties. The response of farmers to the taste of rice in Parungkuda Subdistrict prefered Inpari 22 varieties of rice and the response of farmers to the taste of rice in Cicantayan Subdistrict prefers Inpari 28 and 30. Analysis of farming new varieties (VUB) based on the value of R/C ratio ranges from 4,21 to 6,59 (Inpari 25).

productivity, new high yield varieties, farmers' response

 

ABSTRAK

 

Varietas unggul telah memberikan kontribusi besar terhadap produksi padi nasional, namun beradaptasi luas dan belum ke arah spesifik wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas  dan respon petani terhadap padi Varietas Unggul Baru. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Langensari Kecamatan Parungkuda dan Desa Cijalingan Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Musim Kemarau II (Mei-Agustus) tahun 2014, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan (varietas) dan 4 ulangan.  Varietas yang digunakan yaitu Inpari 22, Inpari 24, Inpari 25, Inpari 28, Inpari 30 dan Ciherang. Parameter yang diamati meliputi : karakteristik lokasi dianalisis secara deskriptif, produksi padi t/ha (GKP) dianalisis dengan ANOVA (Analysis of varians) dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%, respon petani terhadap varietas menggunakan skala likert, respon petani terhadap uji organoleptik dianalisis menggunakan uji friedman dilanjutkan uji Wilcoxon dan untuk melihat biaya, penerimaan serta keuntungan usahatani dilakukan analisis input-output usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas padi varietas unggul baru di Kecamatan Parungkuda paling tinggi Varietas Inpari 30 (11,20 t/ha GKP) dan di Kecamatan Cicantayan Inpari 25 (11,15 t/ha GKP). Respon petani terhadap tanaman padi dilihat dari penampilan vegetatif dan generatif umumnya menyukai semua varietas unggul baru. Respon petani terhadap cita rasa nasi di Kecamatan Parungkuda lebih menyukai padi varietas Inpari 22 dan respon petani terhadap cita rasa nasi di Kec. Cicantayan lebih menyukai Inpari 28 dan 30. Analisa usahatani varietas unggul baru (VUB) berdasarkan nilai R/C ratio berkisar antara 4,21 hingga 6,59 (inpari 25).

produktivitas, varietas unggul baru, respon petani


Keywords


Produktivitas, varietas unggul baru,Productivity, new varieties

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Akmal, Gunasih, C., Samaullah, M.Y. 2014. Adaptasi dan stabilitas galur-galur aromatic padi sawah di Sumatera Utara.

Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, vol. 33, no. 1, hh. 9-16.

Aryawati, S.A.N., dan A.A.N.B. Kamandalu. 2011. Kajian beberapa varietas unggul Baru Inpari dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Subak Guama Tabanan Bali.

Buku I. Prosiding Seminar Nasional : Pemberdayaan Petani Melalui InovasiTeknologi Spesifik Lokasi. Kerjasama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang. Hal. 97-105.

Baihaki, A., 2003. “Undang-Undang No 29. Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman Merupakan Peluang Industri Perbenihan Swasta Meraih Keuntungan”. Makalah Seminar dan Workshop Sosialisasi dan Antisipasi Pelaksanaan Undang-undang Perlindungan Varietas Tanaman. Pusat Studi Pemuliaan Tanaman IPB Darmaga Bogor, 20 Mei 2003.

BPS Kabupaten Sukabumi. 2014. Kabupaten Sulabumi Dalam Angka 2014. BPS Kabupaten Sukabumi

BPS, 2015. Produksi Tanaman Padi Dan Palawija Jawa Barat Tahun 2010-2014. BPS Provinsi Jawa Barat.

Balitpa, 2000. ”Program Pemuliaan Pola Tanaman Padi”. Balai Penelitian Padi. Sukamandi

Danial D, Nurbani. 2015. Kajian galur harapan padi gogo di Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat, Biodiversitas Indonesia, vol.1, no. 4, hh. 910 - 913.

Daradjat, A. 2001. “Program Pemuliaan Partisipatif (shuttle breeding dan Uji Multilokasi)”. Makalah Lokakarya dan Penyelarasan Perakitan Varietas Unggul Komoditas Hortikultura melalui Penerapan Program Shuttle Breeding. Jakarta, 19-20 April 2001. Puslitbanghor. Jakarta.

Daradjat AA, Setyono A, Makarim AK, Hasanuddin A. 2008. Padi-Inovasi Teknologi Produksi. Buku 2. LIPI Press. Jakarta.

Harsanti L, Hambali, Mugiono. 2003. Analisis daya adaptasi 10 galur mutan padi sawah di 20 lokasi uji daya hasil pada dua musim. Zuriat, vol. 144, no. 1, hh. 1-7.

Haryadi. 2008. Teknologi Pengolahan Beras. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Irianto, G., E. Surmaini, E. Pasandaran. 2004. “Dinamika Iklim dan Sumberdaya Air untuk Budidaya Padi: Perkembangan, Arah, dan Strategi ke Depan. Ekonomi Padi dan Beras Indonesia”. Eds. Kasryno et. al.. Badan Litbang Pertanian. 255-276.

Kasno A, Trustinah, Purnomo J, Swasono B. 2007. Interaksi genotipe dengan lingkungan dan implikasinya dalam pemilihan galur harapan kacang tanah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, vol. 26, no. 3, hh. 167-173.

Las, I., B. Suprihatno, A. A. Daradjat, Suwarno, B. Abdullah, Satoto. 2004. “Inovasi Teknologi Varietas Unggul Padi : Perkembangan, Arah, dan Strategi ke Depan. Ekonomi Padi dan Beras Indonesia”. Eds. Kasryno et. al.. Badan Litbang Pertanian. 375-396

Larasati. 2012. Karakterisasi Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Nasi dari Beberapa Varietas Beras. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Lasmini, F., Nurmalina, R., dan Rifin, A. 2016. Efisiensi Teknis Usaha Tani Padi Petani Peserta dan Petani Non Peserta Program SL-PTT di Kabupaten Sukabumi, Jurnal Manajemen dan Agribisnis, vol. 13, no. 1.

Makarim AK, Suhartatik E, Fagi AM. 2008. Analisis sistem dan simulasi untuk peningkatan produksi padi melalui penggunaan teknologi spesifik lokasi. Padi: Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi, Subang.

Pramono, J., M. Norma, dan Abadi. 2011. Peningkatan produktivitas padi sawah melalui introduksi varietas unggul baru dan perbaikan manajemen usahatani di Kabupaten Kendal.

Prosiding Seminar Nasional: Pemberdayaan Petani Melalui Inovasi Teknologi Spesifik Lokasi. Buku I. Kerjasama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang. hal. 106-113.

Saraswati M, Oktafian AN, Kurniawan A, Ruswandi D. Interaksi genotype x lingkungan, stabilitas, dan adaptasi jagung hibrida harapan Unpad di 10 lokasi di Pulau Jawa. Zuriat, vol. 17, no. 1, hh. 72-85.

Satoto, Rumanti IA, Diredja M, Suprihatno B. 2007. Yield stability of ten hybrid rice combinations derived from introduced cms and local restorer lines. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, vol. 26, no. 3, hh. 145-149.

Sembiring, H., L. Wirajaswadi, 2001. “Penampilan Beberapa Varietas Unggul Baru Padi di Sentra Produksi Gogorancah.

Sembiring H. 2007. Kebijakan penelitian dan rangkuman hasil penelitian BB Padi dalam mendukung peningkatan produksi beras nasional. Apresiasi Hasil Penelitian Padi. Balai Besar Penelitian Padi, Sukamandi, Subang.

Suparihatno, Daradjat AA. 2009. Kemajuan dan ketersediaan varietas unggul padi. Buku 1. Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan. Balai Penelitian Tanaman Padi. Sukamandi.

Trustinah, Iswanto R. 2013. Pengaruh interaksi genotipe dan lingkungan terhadap hasil. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, vol. 32, no.1, hh. 36-42.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v21n1.2018.p1-10

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP)


Jalan Tentara Pelajar No. 10 Bogor, Indonesia
Telepon : (0251) 8351277
Fax       :  (0251) 8350928
E-mail    : jpptp06@yahoo.com
Website  : http://www.bbp2tp.litbang.pertanian.go.id