ADAPTASI TANAMAN BAWANG MERAH DAN KACANG TANAH DI LAHAN KERING

nFN Syafruddin, Andi Irmadamayanti, nFN Saidah

Abstract


ABSTRACT

Adaptation of Onion and Peanut to Dry Land. Crop adaptation is one of the efforts to find out the suitability of dry land to obtain maximum yield and efficiency of farming. This research aimed to findout onion and peanut varieties suitable for dry land, with high production, which will in turn could increase farmers income. Onions and peanuts are important food crops for people's lives, because they are not only food sources, but they are the jobs of some farmers. The research was conducted for a year with two series namely: First, variety adaptation of onion consisting of three levels i.e., local palasa, local tinombo and bima varieties. Second, variety adaptation of peanut consisting of four levels i.e., tuban, bison, kelinci dan local varieties Each activity used a randomized block design with treatment repeated 3 times. The results show that: superior varieties of both onion and peanut significantly increase harvest yield in an adequate improved cultivation compared to the yield obtained using local varieties with traditional cultivation approach.Analysis of suitability of the farms show that all the varieties of the onions and peanuts are beneficial to be cropped. In a high rainfall periode (April – July 2016), onion of bima variety could not be harvested, due to highly intensive disease attack.

onion, peanuts, dry land, productivity, income


ABSTRAK

Adaptasi tanaman merupakan salah satu upaya untuk mengetahui kesesuaian terhadap lahan kering memperoleh hasil maksimal dan efisiensi usahatani. Bawang merah dan kacang tanah merupakan komoditas tanaman pangan penting bagi kehidupan masyarakat, karena tidak hanya sebagai sumber pangan, akan tetapi merupakan lapangan pekerjaan sebagian petani. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan varietas bawang merah dan kacang tanah yang sesuai dengan kondisi lahan kering yang dapat berproduksi tinggi dan meningkatkan pendapatan petani. Penelitian dilakasanakan selama satu tahun dengan dua kegiatan penelitian yang diksanakan secara bersamaaan yaitu: adaptasi varietas bawang merah terdiri atas 3 level (bawang merah lokal palasa, lokal tinombo dan varietas Bima) dan kacang tanah terdiri atas empat varietas antara lain Varietas Tuban, Varietas Bison, Varietas Kelinci dan Varietas Setempat/lokal. Masing masing kegiatan menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Introduksi Varietas unggul kacang tanah dan bawang merah secara nyata meningkatkan hasil panen dibandingkan dengan teknik budidaya ditingkat petani dan varietas eksisten. Analisis kelayakan usahatani, telihat bahwa semua varietas yang di uji baik bawang merah maupun kacang tanah layak untuk diusahakan. Bawang merah varietas Bima tidak dapat berproduksi pada kondisi curah hujan tinggi (periode April – Juli 2016) akibat adanya serangan penyakit sehingga tidak dapat dipanen.

bawang merah, kacang tanah, lahan kering, produktivitas, pendapatan


Keywords


onion, peanuts, dry land, productivity, income,bawang merah, kacang tanah, lahan kering, produktivitas, pendapatan

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Agus F dan Irawan, 2006. Agriculture Land Conversion as a Treat to Food Security and Enviromental Quality. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian 25 (3): 90-98.

Amien, L.I., 2004. Agroekologi dan Alternatif Pengembangan Pertanian di Sumatera. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian: 13. (1): 1 – 8.

Aisyah, D. Suyono., T. Kurniatin, S. Mariam, M. Damayani, T. Syammusa, A. Yuniarti, E. Trinurani dan Y. Machfud, 2008. Pupuk dan Pemupukan. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Unpad Press. 125 hal.

Bappeda Kab. Parigi Moutong, 2013. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Propinsi Sulawesi Tengah.

Bappenas, 2015. Draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Indonesi. Disampaikan pada Pra Musrembang Propinsi Sulawesi Tengah.

Djaenuddin, D., 1995. Evaluasi Lahan untuk Arahan Pengembangan Komoditas Alternatif Dalam Mendukung Kegiatan Agribisnis. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian:14. (3): 41-50.

Djaenuddin,D.,2008. Perkembangan Penelitian Sumberdaya Lahan dan Kontribusinya Untuk Mengatasi Kebutuhan Lahan Pertanian di Indonesia. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian: 27. (4): 137-145.

Gomez, A.K dan A.A. Gomez, 1995.Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian.Terjemahan Endang S dan Justika S. Baharsjah. UI Pres

Fahmuddin, A., Husnain dan Rahman Dewi Yustika, 2015. Improving Agriculture Resillience to Climat Change Through Soil Management. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian 34 (4): 147-158.

Harsono, A., Sudaryono dan B.S. Radjit. 2010. Analisis Produktivitas Ubikayu Dengan Kedelai dan Kacang Tanah di Lahan Kering. J. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan (29). 3: 186-192.

Hikmatullah and M, Al-Jabri, 2007.Soil Properties of the Alluvial Plain and its Potential Use for Agriculture in Donggala Region, Central Sulawesi. Indonesian Journal of Agricultural Science (8): 2: 67-74.

Hikmatullah dan E. Suryani, 2014.Potensi Sumberdaya Lahan Pulau Sulawesi Mendukung peningkatan produksi padi, jagung dan Kedelai. J. Sumberdaya Lahan. Karakterisristik dan Variasi Sumberdaya Pertanian hal 41-56.Edisi Khusus.

Indrianto K., 2004. Komponen Hasil dan Hasil Jagung yang Didefoliasi Dalam Sistem Tumpangsari dengan Kacang Tanah yang Berbeda Jarak Tanam Pada Musim Kemarau dan Musim Hujan. J. Agroland 11 (2): 142-148.

Ikhsan Nur M, 2006. Optimasi Pola Pemanfaatan Lahan Usahatani Berwawasan Lingkungan di Daerah Transmigrasi. J. Ilmu-Ilmu Pertanian Agroland 12 (4) : 384-390

Pujiharti Y., O. Haridjaya, Eriyantno dan I.W. Rusastra, 2008. Model Pengelolaan Lahan Kering Berkelanjutan Pada Sistem Agribisnis Jagung. J. Tanah Tropika (13). 1: 67-76

Soekartawi, 1995. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia. Jakarta.

Sudaryanto, T dan I. W. Rusastra, 2006. Kebijakan Strategi Usaha Pertanian Dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Pengentasan Kemiskinan. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian (25). 4 : 115-122.

Syafruddin, Agustinus. N. Kairupan, A. Negara dan J. Limbongan, 2004. Penataan Sistem Pertanian dan Penetapan Komoditas Unggulan Berdasarkan Zona Agroekolobi di Sulawesi Tengah. J. Penelitian dan Pengembangan Pertanian 23 (2): 61-67.

Syafruddin, Irwan Suluk Padang, Andi Irmadamayanti, Asni Ardjanhar dan Saidah, 2014. Pengkajian Perakitan Inovasi Teknologi Pada Lahan Kering Berlereng di Sulawesi Tengah. Laporan hasil Penelitian BPTP Sulawesi Tengah 2014.

Syafruddin, Irwan Suluk Padang dan Saidah, 2015.Perbaikan Pola Tanam Palawija Pada Lahan Kering di Kabupaten Banggai. J. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 18 (3): 263-272.

Pribadi, E.R., 2007. Kajian Kelayakan Usahatani Pola Tanam Sambiloto dengan Jagung. J. Litri (3). 3 : 98 – 105

Syamsul B., Hartono, Z.Sannang dan Heni P., 2003. Teknologi Peningkatan Intensitas Pertanaman Sawah Tadah Hujan di Sulawesi Tengah. J. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (6): 16-28




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v21n1.2018.p25-35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP)


Jalan Tentara Pelajar No. 10 Bogor, Indonesia
Telepon : (0251) 8351277
Fax       :  (0251) 8350928
E-mail    : jpptp06@yahoo.com
Website  : http://www.bbp2tp.litbang.pertanian.go.id