Kajian Jumlah Populasi dan Varietas Terhadap Produksi dan Keuntungan Usahatani Bawang Merah di Sumatra Utara (Assessment of Population and Varieties Toward Production and Revenue of Shallot Farming in North Sumatra)

Sortha Simatupang

Abstract


Produktivitas bawang merah di Sumatra Utara saat ini lebih rendah dibandingkan dengan produktivitas nasional. Terkait hal tersebut, perlu peningkatan produksi melalui perbaikan teknik budidaya bawang merah. Perbaikan teknik budidaya diawali dengan melakukan pemillihan varietas yang adaptif pada tingkat populasi tinggi di antaranya, yaitu Maja, Bima Brebes dan Mentes. Penelitian ini bertujuan mengetahui teknologi peningkatan produksi dan keuntungan usaha tani bawang merah di Sumatra Utara. Lokasi kegiatan dilaksanakan pada lahan petani dengan ketinggian tempat 1.340 mdpl, yang terletak di Desa Pancur Batu, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara pada musim kemarau, bulan Mei hingga Juli 2017. Penelitian ini  merupakan super impose dari kegiatan pendampingan pengembangan kawasan Hortikultura di Sumatra Utara. Metode penelitian menggunakan rancangan petak terpisah. Petak utama adalah populasi dan anak petak, yaitu varietas. Perlakuan populasi, yaitu: (a) 175.000 (umum dipakai), (b) 233.333, (c) 311.111, dan (d) 466.667 rumpun/ha. Perlakuan varietas, yaitu varietas Maja, Bima Brebes, dan Mentes. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa perbedaan varietas tidak berpengaruh nyata terhadap produksi bawang merah. Nilai B/C tertinggi diperoleh dari perlakuan populasi 233.333 rumpun/ha, yaitu 2,08, sedangkan B/C populasi umum (175.000 rumpun/ha) adalah 1,46. Untuk mendapatkan keuntungan  paling tinggi secara ekonomi dan layak secara teknis pada budidaya bawang merah tujuan umbi konsumsi, direkomendasikan agar menanam dengan populasi 233.333 rumpun per ha  dengan pilihan varietas Maja, Bima Brebes atau Mentes.

Keywords

Bawang merah; Keuntungan; Populasi; Produksi; Varietas

Abstract 

The productivity of shallots in North Sumatra is currently lower than the national productivity. Related to this, it is necessary to increase production through improved shallots cultivation techniques. Improvement of cultivation techniques begins with the selection of adaptive varieties of shallots at high population level including Maja, Bima Brebes, and Mentes varieties. This study aims to determine the technology to increase production and profits of shallot farming in North Sumatra. The location of the activity was carried out on farmers’ land with a hight of 1,340 m.asl, located in Pancur Batu Village, Merek Subdistrict, Karo District, North Sumatra on dry season, may until july 2017. This research was a super impose of the activities of supporting the development of the horticultural area in North Sumatra. The research method used a split plot design. The main plot were population treatments and subplots, namely variety. Population treatments were : (a) 175,000 (commonly used), (b) 233,333, (c) 311,111, and (d) 466,667 clumps /ha; variety treatments were Maja, Bima Brebes, and Mentes. The results showed differences in varieties did not significantly affect to shallot production. The highest of B/C value was obtained by the treatment of the population of 233,333 clumps/ha was 2.08 while the B/C of the general population (175,000 clumps/ha) was 1.46. To get the highest profit economically and technically feasible in the consumption of shallot for tuber consumption, it is recommended that planting with a population of 233,333 clumps per ha with a choice among of Maja, Bima Brebes or Mentes varieties.



Keywords


Shallots; Profit; Population; Production; Varieties

Full Text:

HR-PDF

References


Ambarwati, E & Yudono, P 2003, ‘Keragaan stabilitas hasil bawang merah’, Ilmu Pertanian, vol. 10, no. 2, pp. 1–10.

Badan Pusat Statistik 2016, Provinsi Sumatera Utara dalam Angka, Badan Pusat Statistik Sumatra Utara 2016, Provinsi Sumatra Utara dalam Angka 2016, pp. 223–226.

Basuki, RS 2009, ‘Analisis tingkat preferensi petani terhadap karakteristik hasil dan kualitas bawang merah varietas lokal dan impor’, J. Hort., vol. 19, no. 2, pp. 237–248.

Basuki, T, Sunarto, DA & Nurindah 2009, ‘Analisis kelayakan usaha tani dan persepsi petani terhadap penggunaan varietas unggul kapas’, Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, vol. 1, no. 2, pp. 82 – 91.

Borojevic, S 1990, Principles and methods of plant breeding, Amsterdam-Netherland Science Publishers Bv.

Dawar, NM, Wazir, FK, Dawar, M-D & Dawar, SH 2007, ‘Effect of planting density on growth and yield of onion varieties under climatic condition of peshawar’, J. Agric, vol. 23, no. 4, pp. 911–917.

Decoteau, DR 2005, Principles of plant science. Environmental Factors and Technology in Growing Plants, Pearson Education Inc, New Jersey.

Hardiyanto, T & Pardani, C 2017, ‘Analisis keunggulan kompetitif beberapa tanaman pangan utama di kabupaten ciamis’, Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, vol. 3, no. 1, pp. 73–88.

Haryanti, KS, June, I, Koesmaryono, Y, Hidayat, R & Pramudia, A 2019, Penentuan waktu tanam dan kebutuhan air tanaman padi, jagung , kedelai, dan bawang merah di Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur’, Jurnal Tanah dan Iklim, vol. 43, no. 1 pp. 83–92.

Haryati, Y & Nurawan, A 2009, ‘Peluang pengembangan feromon seks dalam pengendalian hama ulat bawang (Spodoptera exigua) pada bawang merah’, Jurnal Litbang Pertanian, vol. 28, no. 2, pp. 72–77.

Horton, D 1982, Partial budget analysis for on-farm potato research, International Potato Center.

Firmansyah, I, Liferdi, NK & Yufdy, MP 2015, ‘Pertumbuhan dan hasil bawang merah dengan aplikasi pupuk organik dan pupuk hayati pada tanah alluvial’, J. Hort., vol. 25, no. 2, pp. 133–141.

Iriani, E 2013, ‘Prospek pengembangan inovasi teknologi bawang merah di lahan sub optimal (lahan pasir) dalam upaya peningkatan pendapatan petani’, Litbang Prov, Jateng, vol. 11, no. 2, pp. 231–243.

Jusuf, M, Rahayuningsih, SA, Wahyuni, TS & Ginting, E 2013, ‘Antin 1 : varietas unggul ubijalar mengandung antosianin yang cocok untuk bahan baku kripik’, Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, pp. 611–620.

Made, U 2010, ‘Respons berbagai populasi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) terhadap pemberian pupuk area’, J. Agroland, vol. 17, no. 2, pp. 138–143.

Marliah, A, Hidayat, T & Husna, N 2012, ‘Pengaruh varietas dan jarak tanam terhadap pertumbuhan kedelai [Glycine max (L.) Merrill]’, Jurnal Agrista, vol. 16, pp. 22–28.

Moekasan, T, Basuki, R & Prabaningrum, L 2012, ‘Penerapan ambang pengendalian organisme pengganggu tumbuhan pada budidaya bawang merah dalam upaya mengurangi penggunaan pestisida’, J. Hort., vol. 22, no. 1, pp. 47–56.

Napitupulu, D dan & Winarto, L 2010, ‘Pengaruh pemberian pupuk N dan K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah’, J. Hort., vol. 20, no. 1, pp. 27–35.

Nugrahini, T 2013, ‘Respon tanaman bawang merah (Allium ascolonicum L.) varietas Tuk Tuk terhadap pengaturan jarak tanam dan konsentrasi pupuk organik cair nasa’, Ziraa’ah, vol. 36, no. 1, pp. 60–65.

Putra, AAG 2010, ‘Pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.) di lahan kering beriklim basah’, Ganec Swara, vol. 4, no. 1, pp. 22–29.

Putrasamedja, S & Suwandi 1996, Varietas bawang merah di Indonesia, Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Bandung.

Ruskandar, A, Wahyuni, S, Nugraha, US & Widyantoro 2008, ‘Preferensi petani terhadap beberapa varietas unggul padi (studi kasus di Kecamatan Kedung tuban, Kabupaten Blora)’, in Seminar Nasional Padi, pp. 385–1393.

Russo, VM 2008, ‘Plant density and nitrogen fertilizer rate on yield and nutrient content of onion developed from greenhouse-grown transplants’, HortScience, vol. 43, no. 6, pp. 1759–1764.

Shahabuddin & Mahfudz 2010, ‘Pengaruh aplikasi berbagai jenis insektisida terhadap ulat bawang (Spodoptera exigua Hubn.) dan produksi bawang merah varietas bima dan tinombo’, J. Agroland, vol. 17, no. 2, pp. 115–122.

Simatupang, S, Sipahutar, T & Sutanto, AN 2017, ‘Kajian usahatani bawang merah dengan paket teknologi good agriculture practices’, Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, vol. 20, no. 1, pp. 13–24.

Soplanit, A, Saraswati, P, Ginting, E, Yusuf, M & Mahalaya, S 2013, ‘Uji adaptasi dan preferensi ubijalar untuk bahan pangan dan pakan babi di lembah balliem kabupaten jayawijaya’, Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, pp. 621–628.

Stallen, MPK & Hilman, Y 1991, ‘Effect of plant density and bulb size on yield and quality of shallot’, Hort., vol. 20, pp. 117–125.

Sumarni, N & Hidayat, A 2005, Panduan teknis budidaya bawang merah, Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Bandung.

Sutrisna, N, Iskandar, I & Suwulan, S 2003, ‘Kajian rakitan teknologi budidaya bawang daun (Allium fistulusum L.) pada lahan dataran tinggi di Bandung Jawa Barat’, Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, no. 6, vol. 1, pp. 64-72.

Widyantara, W & Yasa, WS 2013, ‘Iklim sangat berpengaruh terhadap risiko produksi usahatani bawang merah (Allium ascalonicum L.)’, E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, vol. 2, no. 1, pp. 32-37.

Wiguna, G, Hidayat, I & Azmi, C 2013, ‘Perbaikan teknologi produksi benih bawang merah melalui pengaturan pemupukan, densitas, dan varietas’, J. Hort., vol. 23, no. 2, pp. 137–142.

Zaini, Z 2009, ‘Memacu peningkatan produktivitas padi sawah melalui inovasi teknologi budi daya spesifik lokasi dalam era revolusi hijau lestari’, Pengembangan Inovasi Pertanian, vol. 1, no. 2, pp. 35–47.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v29n2.2019.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2019 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats