Strategi Pengembangan Agribisnis Bawang Merah di Kabupaten Solok (Shallot Agribusiness Development Strategy in Solok Regency)

Adhitya Marendra Kiloes, nFN Hardiyanto, Anna Sulsityaningrum, Muhamad Jawal Anwarudin Syah

Abstract


Kabupaten Solok dicanangkan sebagai salah satu sentra produksi bawang merah untuk mengimbangi sentra produksi utama di Pulau Jawa yang produksinya selalu berfluktuasi. Beberapa kelebihan dan kekurangan dimiliki oleh Kabupaten Solok dalam mengembangkan potensinya sebagai sentra bawang merah nasional. Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Kabupaten Solok sebagai sentra bawang merah nasional. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus hingga Desember 2017 bertempat di Kabupaten Solok. Data primer berupa atribut-atribut faktor internal kekuatan dan kelemahan serta faktor-faktor eksternal peluang dan ancaman diidentifikasi melalui Focussed Group Discussion (FGD) yang dilakukan dengan peserta para pemangku kepentingan di Kabupaten Solok sekaligus untuk melakukan kuantifikasi dari atribut-atribut yang telah teridentifikasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT, yaitu menggunakan perhitungan IFE, EFE, matriks IE, matriks SPACE, dan matriks SWOT. Terdapat enam atribut kekuatan, delapan atribut kelemahan, enam atribut peluang, dan lima atribut ancaman. Perhitungan IFE dan EFE memperlihatkan bahwa faktor internal merupakan faktor yang paling dominan, dengan faktor kekuatan merupakan faktor yang paling dominan dibandingkan kelemahan. Posisi Kabupaten Solok dalam matriks IE dan matriks SPACE masing-masing berada dalam posisi jaga dan pertahankan serta mendukung strategi agresif. Strategi yang perlu diterapkan adalah strategi memaksimalkan kekuatan untuk menangkap peluang yang tersedia (S-O) di antaranya pengembangan teknologi PTT bawang merah spesifik lokasi, pengembangan teknologi pascapanen bawang merah, membuka pasar baru selain yang sudah ada, dan membina penangkar bawang merah. Beberapa dukungan teknologi dan inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian sebagai peluang yang tersedia juga perlu diterapkan untuk memaksimalkan kekuatan yang dimiliki Kabupaten Solok untuk berkembang sebagai sentra produksi bawang merah nasional.

Keywords

Kabupaten Solok; Bawang merah; Strategi; SWOT

Abstract

Solok Regency is planned as one of the production centers of shallot to complement the main production centers on Java Island which production always fluctuating. Some advantages and disadvantages are owned by Solok in developing its potential. This study aims to formulating strategy to develop Solok Regency as a national shallot production center. The research was conducted from August till December 2017 at Solok District. Primary data such as internal factor attributes like strengths and weaknesses as well as external factors like opportunity and threat are identified through Focus Group Discussion (FGD) which conducted with participants of stakeholders in Solok to quantify the attributes that have been identified. The analysis then conducted with the SWOT approaches using IFE, EFE, IE matrix, SPACE matrix, and SWOT matrix. There are six attributes of strength, eight attributes of weakness, six attributes of opportunity, and five attributes of threat. The calculation of IFE and EFE shows that internal factor is the most dominant factor, with strength is the most dominant internal factor. The position of Solok Regency in IE is in a position to guard and defend while in the SPACE matrix the position of Solok Regency is to support an aggressive strategy. The strategies that needs to be implemented is strategy to maximize the power to capture the available opportunities (S-O) such as the development of location-specific shallot integrated crop management technology, the development of shallot post-harvest technology, create new markets other than existing ones, and develop shalot breeder. Some IAARD’s technology and innovation support as available opportunities also need to be applied to maximize the power of Solok to grow as a national production center for shallot.


Keywords


Solok Regency; Shallot; Strategy; SWOT

Full Text:

PDF

References


Aldila, HF, Fariyanti, A & Tinaprilla, N 2015, ‘Analisis profitabilitas usahatani bawang merah berdasarkan musim di tiga kabupaten sentra produksi’, SEPA, vol. 11, no. 2, pp. 249–260.

Aldila, HF, Fariyanti, A & Tinaprilla, N 2017, ‘Daya saing bawang merah di wilayah sentra produksi di Indonesia’, Jurnal Manajemen dan Agribisnis, vol. 14, no. 1, pp. 43–53.

Badri, J 2015, ‘Analisis potensi dan pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Solok’, Jurnal Ipteks terapan, vol. 8, no. 4, pp. 222–234.

Basuki, AT 2012, ‘Pengembangan kawasan agropolitan’, Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, vol. 13, no. April, pp. 53–71.

Basuki, RS 2014, ‘Identifikasi permasalahan dan analisis usahatani bawang merah di dataran tinggi pada musim hujan di Kabupaten Majalengka’, J. Hort., vol. 24, no. 3, pp. 266–275.

Ermayani, D, Hubeis, AVS & Sarma, M 2010, ‘Analisis pengembangan kluster bisnis sepatu (studi kasus indsutri separi di Kecamatan Ciomas)’, Manajemen IKM, vol. 5, no. 1, pp. 53–64.

Gürel, E & Tat, M 2017, ‘Swot Analysis: a theoretical review’, The Journal of International Social Research, vol. 10, no. 51, pp. 6–11.

Gusti, A & Desnizar, I 2017, ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala neurotoksik akibat paparan pestisida pada petani sayuran di Kenagarian Alahan Panjang Kabupaten Solok’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 16, no. 1, pp. 17–21.

Hariyanto & Tukidi 2007, ‘Konsep pengembangan wilayah dan penataaan ruang Indonesia di era otonomi daerah’, Jurnal Geografi, vol. 4, no. 1, pp. 1–10.

Herdhiansyah, D, Sutiarso, L & Purwadi, D 2012, ‘Strategi pengembangan potensi wilayah agroindustri perkebunan unggulan’, Jurnal Teknik Industri, vol. 13, no. 2, pp. 201–209.

Irawan, B 2007, ‘Fluktuasi harga, transmisi harga dan marjin pemasaran sayuran dan buah’, Analisis Kebijakan Pertanian, vol. 5, no. 4, pp. 358–373.

Martadona, I, Purnamadewi, YL & Najib, M 2014, ‘Strategi pengembangan kawasan agropolitan berbasis tanaman pangan di Kota Padang’, Tata Loka, vol. 6, no. 4, pp. 234–244.

Novri, N, Reflinaldon & Amelia, K 2015, ‘Keragaman predator dan parasitoid pada pertanaman bawang merah: Studi kasus di Daerah Alahan Panjang, Sumatera Barat’, Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, vol. 1, no. 5, pp. 1005–1010.

Nurasa, T & Darwis, V 2007, ‘Analisis usahatani dan keragaan marjin pemasaran bawang merah di Kabupaten Brebes’, Akta Agrosia, vol. 10, no. 1, pp. 40–48.

Nurmayetti 2013, ‘Strategi petani sayur menghadapi kelangkaan pupuk di daerah sentra produksi sayur Alahan Panjang Sumatera Barat’, Agrin, vol. 17, no. 1, pp. 22–37.

Ommani, AR 2010, ‘Strengths, weaknesses, opportunities and threats (SWOT) analysis for farming system businesses management: Case of wheat farmers of Shadervan District, Shoushtar Township, Iran’, African Journal of Business Management, vol. 5, no. 22, pp. 9448–9454.

Pranata, A & Umam, AT 2015, ‘Pengaruh harga bawang merah terhadap produksi bawang merah di Jawa Tengah’, Jejak, vol. 8, no. 1, pp. 36–44.

Purba, R 2014, ‘produksi dan keuntungan usahatani empat varietas bawang merah di luar musim (off-season) di Kabupaten Serang, Banten’, Agriekonomika, vol. 3, no. 4, pp. 55–64.

Purba, R & Astuti, Y 2013, ‘Paket teknologi bawang mrah di luar musim tanam di Pandeglang Banten’, AGRITEH, vol. 15, no. 2, pp. 105–113.

Rasoki, T, Fariyanti, A & Rifin, A 2016, ‘Pembandingan efisiensi pemasaran bawang merah konsumsi dan benih di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah’, Jurnal Agro Ekonomi, vol. 34, no. 2, pp. 145–160.

Rosyadi, I & Purnomo, D 2014, ‘Profitabilitas dan efisiensi usahatani bawang merah’, Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 15, no. 2, pp. 117–127.

Rusli, I & Burhanuddin, B 2014, ‘Potensi pengembangan bawang merah di Sumatera Barat’, in Prosiding Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia Ke-33 ‘Optimalisasi Sumberdaya Lokal Melalui Diversifikasi Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015’ 2013, pp. 681–688.

Simatupang, S, Sipahutar, T & Sutanto, AN 2017, ‘Kajian usahatani bawang merah dengan paket teknologi good agriculture practices’, Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, vol. 20, no. 1, pp. 13–24.

Sudaryanto, T & Agustian, A 2002, ‘Peningkatan daya saing usahatani padi: aspek kelembagaan’, Analisis Kebijakan Pertanian, vol. 1, no. 3, pp. 255–274.

Thirdyawati, NS, Suharjono & Yulianti, T 2013, ‘Pengaruh Rotasi tanaman dan agen pengendali hayati terhadap nematoda parasit tanaman’, Biotropika, vol. 1, no. 5, pp. 211–215.

Utami, LBL 2001, ‘Pengaruh tindakan konservasi tanah terhadap aliran permukaan, erosi, kehilangan hara dan penghasilan pada usaha tani kentang dan kubis’, Manusia dan Lingkungan, vol. 13, no. 2, pp. 98–107.

Vebrita, S, Miftahudin & Sobir 2017, ‘Keragaman genetik bawang merah (Allium cepa L.) berdasarkan marka morfologi dan ISSR’, vol. 45, no. 2, pp. 175–181.

Wahyudin, M, Maksum, M & Yuliando, H 2015, ‘Dampak kebijakan pembatasan impor bawang merah terhadap usahatani bawang merah di Kabupaten Probolinggo’, Agritech, vol. 35, no. 3, pp. 347–352.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v28n2.2018.p269-280

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2018 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats