Inovasi Teknologi Tanaman Krisan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha (Technology Innovation of Chrysanthemum Needed by Stakeholders)

Nur Qomariyah Hayati, nFN Nurmalinda, Budi Marwoto

Abstract


Inovasi merupakan komponen utama dalam peningkatan daya saing. Informasi inovasi teknologi yang sesuai kebutuhan pengguna sangat diperlukan dalam penentuan prioritas program penelitian. Tujuan penelitian adalah memperoleh informasi jenis inovasi teknologi yang dibutuhkan pelaku usaha untuk mengembangkan budidaya tanaman krisan. Penelitian dilakukan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali pada bulan Januari-Desember 2014. Pemilihan lokasi dan responden dilakukan secara purposive, yaitu dengan menentukan sebanyak 45 petani yang berasal dari 10 kelompok tani yang menanam krisan di masing-masing wilayah. Untuk mengetahui tingkat kepentingan kebutuhan inovasi teknologi dalam pengembangan agribisnis krisan berkelanjutan digunakan skala Likert lima tingkat, yaitu sangat penting, penting, cukup penting, tidak penting, dan sangat tidak penting. Penilaian kepentingan dilakukan berdasarkan perkiraan besarnya tingkat kepentingan suatu inovasi teknologi dalam pengembangan sistem agribisnis krisan. Penilaian pelaku usaha terhadap nilai kepentingan relatif jenis inovasi dari masing-masing subsistem agribisnis merupakan dasar pertimbangan untuk menentukan tingkat prioritas dalam program penelitian ke depan dengan kategori utama, prioritas, maupun potensial.

Keywords

Identifikasi; Inovasi teknologi; Krisan; Pelaku usaha

Abstract

Innovation is a key component in increasing competitiveness. Informations of technology innovation is necessary in determining the priority of research programs that meet the needs of users. The purpose of this study was to obtain information on the type of technological innovation required by business actors to develop chrysanthemum cultivation. The study was conducted in West Java, Central Java, and Bali in January-December 2014. The selection of location and respondents was done purposively by determining as many as 45 farmers from 10 farmer groups planting chrysanthemums in each region. To know the importance level of technological innovation in the development of sustainable chrysanthemum agribusiness was used five-level Likert scale, that is very important, important, important enough, unimportant, and very unimportant. Assessment of interest is based on the approximate level of importance of a technological innovation in the development of chrysanthemum agribusiness system. The appraisal of business actors on the relative importance of different types of innovation from each agribusiness subsystem is the basis of consideration to determine the priority level in future research programs with major category, priority category, and potential category categories.


Keywords


Identification; Technology innovation; Chrysanthemum; Stakeholders

Full Text:

PDF

References


Adiyoga, W & Nurmalinda 2013, ‘Kepentingan relatif produk dan preferensi kios/toko terhadap anthurium, lily, dan anggrek dendrobium’, J. Hort., vol. 23, no. 3 hlm. 82–87.

Anantanyu, S 2011, ‘Kelembagaan petani: Peran dan strategi pengembangan kapasitasnya”, J. Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UNS, vol. 7, no. 2, hlm. 102–109, ISSN: 1829-9946.

Astuti, T 2013, ‘Optimasi penggunaan masukan pada produksi bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.) di Kabupaten Semarang’, Skripsi Fakultas Pertanian, Unversitas Sebelas Maret, pp. 98.

Basis Data Ekspor Impor Komoditas Pertanian 2018, .

Bety, Y, Suhardi & Yufdy, MP 2015, Peran inovasi VUB krisan dalam perkembangan perbenihan krisan di Bandungan’, Inovasi Hortikultura Pengungkit Peningkatan Pendapatan Rakyat, IAARD Press.

Budiarto, K & Marwoto, B 2009, ‘Mother plant productivity and cutting quality of chrysanthemum varieties grown under plastic house and open conditions’, Indonesian J. of Agri Culture, vol. 2, no. 2, pp. 115–120.

Budiarto, K & Sulyo, Y 2008, Penyiapan sarana dan prasarana produksi, Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur, pp. 15–16.

Budiarto, K, Sulyo, Y, Maaswinkel, R & Wahyuningsih, S 2006, Budidaya krisan bunga potong, Puslitbang Hortikultura.

Dianti, E, Lutfi, M & Yulianingsih, R 2014, ‘Perancanagan dan implementasi standard operating procedure (sop) pascapanen pada budidaya tanaman krisan (Dendranthema grandiflora) di Perkebunan Nongkojajar-Pasuruan’, J. Keteknikan Tropis dan Biosistim, vol. 3, no. 1, pp. 44–52.

Dimyati, A 2017, Pembinaan petani dan kelembagaan petani, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Tlekung, Jawa Timur.

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman 2008, Survei pasar krisan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Handajaningsih, M & Wibisono, T 2009, ‘Pertumbuhan dan pembungaan krisan dengan pemberian abu janjang kelapa sawit sebagai sumber kalium’, J. Akta Agrosia, vol. 12, no. 1, pp. 8–14.

Hanudin, Marwoto, B & Djatnika 2015, ‘Penyakit karat pada krisan dan pengendalian ramah lingkungan dalam era masyarakat ekonomi Asean 2015’, J. Pengembangan Inovasi Pertanian, vol. 8, no. 1, pp. 11–20.

Istianingrum, P & Al, E 2013, ‘Pengaruh generasi benih terhadap pertumbuhan dan pembungaan krisan (Chrysanthemum) varietas Rhino’, J. Produksi Tanaman Pangan, vol. 1, no. 3.

Komar, D, Nurmalinda, Hayati, NQ & Suhardi 2008, ‘Agribisnis krisan di Jawa Tengah’, Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, vol. 30, no. 2, hlm. 303–11.

Krisantini 2006, Produksi krisan pot budidaya bunga dan tanaman hias, Departemen Agroekonomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, pp. 16

Levens, M 2010, Marketing: Defined, explained, applied, Pearson Edducation, Inc, New Jersey.

Masyhudi, M & Suhardi 2009, ‘Adaptasi agronomi dan kelayakan finansial usahatani krisan di daerah Yogyakarta’, J. Hort., vol. 19, no. 2, pp. 228–236.

Mufarrikha, L, Herlina, N & Widaryanto, E 2014, ‘Respon dua kultivar tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium) pada berbagai lama penambahan cahaya buatan’, J. Produksi Tanaman, vol. 2, no. 1, pp. 10–16.

Nurmalinda & Hayati, N 2014, ‘Preferensi konsumen terhadap krisan bunga potong dan pot’, J. Hort., vol. 24, no. 4, pp. 366–375.

Nurmalinda, Kartikaningrum, S, Hayati, N & Widyastoety, D 2011, ‘Preferensi konsumen anggrek Phalaenopsis, Vanda, dan Dendrobium’, J.Hort., vol. 21, no. 4, pp. 372–384.

Nurmalinda & Yani, A 2009, ‘Preferensi konsumen hotel terhadap bunga potong gerbera’, J. Hort., vol. 19, no. 2, pp. 450–458.

Pakpahan, A 1989, ‘Kerangka analitik untuk penelitian rekayasa sosial: perspektif ekonomi institusi’, in Prosiding Patanas: Evolusi Kelembagaan Pedesaan di Tengah Perkembangan Teknologi Pertanian, Pusat Penelitian Agroekonomi, Bogor.

Pratomo, A & Andri, K 2013, ‘Aspek sosial ekonomi dan potensi agribisnis bunga krisan di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur’, J. Hort. Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 70–76.

Pusdatin 2015, Outlook komoditi krisan, Kementerian Pertanian, Jakarta, pp. 14–15.

Puslitbang Hortikultura 2006, Budidaya krisan bunga potong, Puslitbang Hortikultura, Jakarta.

Ridwan, H, Hilman, Y, Sayekti, A & Suhardi 2012, ‘Sifat inovasi dan peluang adopsi teknologi pengelolaan terpadu krisan dalam pengembangan agribisnis krisan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta’, J.Hort., vol. 212, no. 1, pp. 86–94.

Ridwan, H, Ruswandi, A, Winarno, Muharam, A & Hardiyanto 2008, ‘Sifat inovasi dan aplikasi teknologi pengelolaan terpadu kebun jeruk sehat dalam pengembangan agribisnis jeruk sehat dalam pengembangan agribisnis jeruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat’, J. Hort., vol. 18, no. 4, pp. 47–90.

Rochmatino, Budisantoso, I & Dwiati, M 2010, ‘Peran paklobutrazol dalam mengendalikan tinggi tanaman dan kualitas bunga krisan pot’, J. Biosfera, vol. 27, no. 2, hlm. 82–87.

Rukmana, R & Mulyana, AE 1997, Krisan(seri bunga potong), Kanisius, Yogyakarta, 108 pp.

Sudarjo, M 2009, ‘Teknologi krisan siap pakai’, Sinar Tani.

Sugiyono 2010, Metode penelitian kuatitatif kualitatif dan R&D, CV Alfabeta, Bandung.

Sunarmani, Nurmalinda & Amiarsi, D 2011, ‘Preferensi konsumen bunga potong alpinia’, J. Hort., vol. 21, no. 1, pp. 60–67.

Torar, DJ 2010, ‘Adopsi teknologi dan analisis finansial pada pengolahan minuman ringan dan sirup air kelapa di Kabupaten Minahasa’, Buletin Palma, no. 38, pp. 17–23.

Walz & Horn 1997, ‘The influence of light quality on gas exchange of Dendranthema’, Acta Hort, vol. 418, pp. 53–57.

Yandra, Marimin, I, Jamaran, Eriyatno & Tamura, H 2007, ‘An integration of multi-objective genetic algorithm and fuzzy logic for optimization of agroindustrial supply chain design’, in Proceeding of The 51 International Society for the System Science Conference, pp. 1–15.

Rachmad Pambudy dan Frans BM Dabukke, 2010, ‘Tantangan dan agenda masa depan pembangunan sistem dan usaha agribisnis Indonesia’, Refleksi Agribisnis.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v28n1.2018.p147-162

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2018 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats