Pengetahuan Petani dan Keefektifan Penggunaan Insektisida oleh Petani dalam Pengendalian Ulat Spodoptera exigua Hubn. pada Tanaman Bawang Merah di Brebes dan Cirebon

rofik Sinung Basuki

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan dan keefektifan penggunaan insektisida
oleh petani dalam pengendalian ulat Spodoptera exigua Hubn. pada tanaman bawang merah. Penelitian dilakukan
pada bulan November 2005 menggunakan metode survei, di Kecamatan Losari dan Pabedilan, Kabupaten Cirebon
serta di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Data dikumpulkan melalui teknik diskusi kelompok dan wawancara
individual menggunakan kuesioner. Total jumlah responden yang diwawancara adalah 100 orang. Data yang terkumpul
dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama utama bagi petani
di Brebes dan Cirebon adalah S. exigua, S. mauritia, dan Liriomyza sp.. Untuk mengendalikan serangan hama S.
exigua, petani di Brebes dan Cirebon mempunyai keterbatasan pengetahuan dan sumber informasi dalam memilih
jenis insektisida yang efektif. Petani di Brebes dan Cirebon melakukan penyemprotan insektisida secara rutin, dengan
konsentrasi formulasi 150-200% lebih tinggi dari rekomendasi dan interval penyemprotan pendek 1-2 hari sekali. Ada
indikasi kuat bahwa penggunaan insektisida yang intensif oleh petani dipicu oleh kurang efektifnya jenis insektisida
yang digunakan petani. Hama S. exigua di Brebes diduga telah resisten terhadap 3 dari 7 jenis insektisida (48%)
yang digunakan petani, sedangkan di Cirebon telah resisten terhadap 5 dari 8 jenis insektisida (63%) yang digunakan
petani. Sebagian besar petani menggunakan insektisida campuran untuk mengendalikan hama S.exigua. Di Brebes,
dari 17 petani yang menggunakan campuran 2 jenis insektisida, 8 petani (47%) menggunakan campuran yang bersifat
sinergistik dan 2 petani (12%) menggunakan campuran yang bersifat antagonistik, sedangkan sisanya belum diketahui.
Di Cirebon, dari 18 petani yang menggunakan campuran 2 jenis insektisida, 6 petani (33%) menggunakan campuran
yang bersifat sinergistik, 5 petani (28%) menggunakan campuran yang bersifat antagonistik, dan sisanya tidak diketahui.
Pengendalian hama S.exigua menggunakan insektisida yang dilakukan oleh 54% petani di Brebes dan 74% petani di
Cirebon masih belum efektif, dengan kerusakan tanaman oleh hama >10%. Komponen teknologi pengendalian yang
dibutuhkan dan sesuai dengan kondisi petani adalah teknik memilih jenis insektisida yang efektif dan pencampuran
insektisida yang bersifat sinergistik.

ABSTRACT. Basuki, R.S. 2009. Farmers’ Knowledge and the Effectiveness of Insecticide-use Practiced by
Farmers to Control Spodoptera exigua on Shallots in Brebes and Cirebon. The objective of the research was to
understand farmer’s knowledge and effectiveness of insecticides application done by farmers to control Spodoptera
exigua on shallots in Brebes and Cirebon. Research was conducted in November 2005 through a survey in Losari and
Pabedilan Subdistricts in Cirebon District, and Wanasari Subdistrict in Brebes District. Data were collected through a
group discussion and individual interview using a questionnaire. Total respondents interviewed was 100 farmers. Data
was analyzed using descriptive statistics. The results showed that the main pest for farmers in Brebes and Cirebon
were S. exigua, S. mauritia, and Liriomyza sp.. Farmers in Brebes and Cirebon had a lack of knowledge and source of
information in selecting effective insecticides to control S. exigua. Farmers in Brebes and Cirebon sprayed insecticides in
a routine basis, using a high concentration of formulation, 150-200% of the recommended rate, with interval of spraying
every day or 2 days, in order to control the existing damages by S. exigua not becoming more severe. There was a strong
indication that intensive application of insecticides done by farmers was triggered by ineffective insecticides selected
and used by farmers. Spodoptera exigua in Brebes was resistant to 3 from 7 types of insecticides (48%) used by farmers,
whereas in Cirebon was resistant to 5 from 8 types of insecticides (63%) used by farmers. Most farmers applied a mixed
insecticides to control S.exigua. In Brebes, from 17 farmers who used a mixture of 2 insecticides, 8 farmers (47%)
used a mixture with a sinergistics effect, 2 farmers (12%) used a mixture with an antagonistics effect, and the rest was
unknown. In Cirebon, from 18 farmers who used a mixture of 2 insecticides, 6 farmers (33%) used a mixture with a
sinergistics effect, 5 farmers (28%) used a mixture with an antagonistics effect, and the rest was unknown. Application
of insecticides to control S. exigua done by 54% farmers in Brebes and 74% farmers in Cirebon were not effective.
The plant damages by the pest still >10%. The technological components required by farmers and suitable for farmers
condition were techniques for selecting effective insecticides and mixing insecticides with sinergistics effect.


Keywords


Allium ascalonicum; Spodoptera mauritia; Spodoptera exigua; Pest control; Insecticides; Effectiveness; Sinergistics; Antagonistics

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v19n4.2009.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2013 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats