Studi Adopsi Varietas Bawang Merah Bima Brebes dari Balitsa di Kabupaten Brebes (Adoption Study of Bima Brebes Shallot from IVEGRI in Brebes District)

Rofik Basuki Sinung, Nur Khaririyatun, Asma Sembiring, Idha Widi Arsanti

Abstract


Kontribusi Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) sebagai institusi pemerintah penghasil teknologi baru, termasuk varietas baru untuk meningkatkan pendapatan petani masih belum diperoleh informasi secara lengkap. Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat adopsi dan kontribusi varietas bawang merah Bima Brebes asal Balitsa dalam meningkatkan pendapatan petani adopter, serta mengetahui tingkat pengembalian investasi rate of investment (ROI ) biaya penelitian dan pengembangan teknologi bawang merah Bima Brebes pada bulan Juni–Desember 2014 di Desa Wanasari, Tanjung, Kemukten, dan Limbangan, Kabupaten Brebes. Lokasi-lokasi tersebut dipilih secara purposive karena dari observasi lapangan diketahui bahwa para petani di lokasi-lokasi tersebut diketahui telah mengadopsi teknologi dan varietas unggul dari Balitsa. Pengumpulan data dilakukan melalui Fokus Grup Diskusi (FGD) dan wawancara individual dengan kuesioner terstruktur. Pemilihan responden dilakukan secara purposive yang terdiri atas 16 petani penanam bawang merah varietas Bima Brebes (adopter) dan 21 petani penanam varietas Bima Curut (nonadopter). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, menggunakan gambar garis waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi benih bawang merah varietas Bima telah didiseminasikan di Brebes sejak tahun 1985 dan hingga saat ini diadopsi cukup luas di Kabupaten Brebes dengan sebaran adopsi kurang lebih 16.522 ha. Pada tahun 2013, adopsi varietas Bima Brebes di Kabupaten Brebes dapat meningkatkan pendapatan bersih total adopter sebesar 345,050 milyar rupiah dengan ROI biaya penelitian dan diseminasi sebesar 71.125%.

Keywords

Bawang merah; Varietas Bima Brebes; Tingkat adopsi; Profit; ROI

Abstract

Contribution of Indonesian Vegetable Research Institute (IVEGRI) as an institution who produces new technologies, including new varieties, on the improvement of farmers’ income has not been got completed information yet. The objectives of the research were to figure out the level of adoption and contribution of Bima Brebes shallot variety from IVEGRI in increasing adopter farmers’ profit, as well as to figure out the return on investment (ROI) of research and dissemination of Bima Brebes shallot. This expost evaluation research was conducted in June–December 2014 in Wanasari Village, Tanjung, Kemukten, and Limbangan, Brebes District. The location was chosen purposively because in the area there were a quite lot of farmers who adopted Bima Brebes shallot variety. Data were collected through Focus Group Discussion (FGD) and an individual interview used structured questionnaire. The respondents consisted of 16 Bima Brebes adopter shallot farmers and 21 nonadopters shallot farmers who planting Bima Curut variety. Data were analysed using descriptive statistic with time line picture. The result of study showed that the technology of Bima Brebes variety from IVEGRI has been disseminated since 1985 in Brebes District and currently, it has been adopting quiet large as well. The spreading adoption is about 16,522 ha. In 2013, the adoption of Bima Brebes in Brebes District could increase adopters’ profit as much as 345.050 billions rupiah with ROI of research and dissemination of the variety was 71,125%.


Keywords


Shallot; Bima Brebes variety; Rate of adoption; Profit; ROI

Full Text:

PDF

References


Adiyoga, W& Ameriana, M 1985, ‘Perbandingan keuntungan usahatani kentang berdasarkan musim tanam’, Bul. Penel.Hort., vol.12, no.3, hlm. 57-49.

Adiyoga, W & Soetiarso, TA 1999, ‘Strategi petani dalam pengelolaan risiko pada usahatani cabai’, J. Hort., vol. 8, no. 4, hlm. 1311-2991.

Adiyoga, W, Laksanawati, A, Soetiarso, TA & Hidayat, A 2001, ‘Persepsi petani terhadap status dan prospek penggunaan SeMNPV pada usahatani bawang merah’, J. Hort., vol. 11, no.1, hlm. 70-58.

Aldila, HF, Fariyanti, A & Tinaprilla, N 2015, ‘Analisis profitabilitas usahatani bawang merah berdasarkan musim di tiga kabupaten sentra produksi di Indonesia’, Jurnal SEPA., vol. 11, no. 2, hlm. 249-60.

Ameriana, M, Basuki, RS, Suryaningsih, E & Adiyoga, W 2000, ‘Kepedulian konsumen terhadap sayuran bebas residu pestisida (Kasus pada sayuran tomat dan kubis)’, J. Hort., vol. 9 , no. 4, hlm. 377-66.

Ameriana, M, Basuki, RS & Hilman, Y 1991, ‘Farmers’ knowledge and constraints within garlic production system, an exploratory Survey’, Bul. Penel. Hort., Edisi Khusus, vol. 20, no. 1, hlm. 29-14

Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes 2016, Luas panen, produksi, dan rata-rata produksi bawang merah di Kabupaten Brebes tahun 2012, diunggah 18 Juni 2016, .

Basuki, RS 1990,’ Identification of farmers’ problems as a basis for development of appropriate technology’, Bul. Penel. Hort., Edisi Khusus, vol. 18, no.2, hlm. 15-9.

Basuki, RS 2009, ‘Preferensi petani Brebes terhadap klon unggulan bawang merah hasil penelitian’, J. Hort., vol. 19, no. 3, hlm. 344-55.

Basuki, RS, Khaririyatun, N & Luthfy 2014, ‘Evaluasi dan preferensi petani Brebes terhadap atribut kualitas varietas unggul bawang merah hasil penelitian Balitsa’, J. Hort., vol. 24, no. 3, hlm. 276-82.

Bharoto & Ariani, KT 2010, ‘Analisa kelayakan usaha pengolahan ubi kayu menjadi selondok Desa Banjarharjo Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon’, Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, vol. 6, no. 1, hlm. 69-78.

Hair, JF, Lukas BA & Miller, KE 2012, Marketing research, McGraw-Hill, Australia Pty Limited, NSW.

Lalla, H, Saleh, MS Ali & Saadah 2012, ‘Adopsi petani padi sawah terhadap sistem tanam jajar legowo 2:1 di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar’, Jurnal Sains & Teknologi, vol. 12, no. 3, hlm. 255-64.

Maryani, DN, Suparta, N & Setiawan, IG AP 2014, ‘Adopsi inovasi PTT pada Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar’, Jurnal Manajemen Agribisnis, vol. 2, no. 2, hlm. 84-102.

Ningsih, K, Felani, H & Sakdiyah, H 2015, ‘Keragaan usahatani dan pemasaran buah naga organik’, Jurnal Agriekonomika., vol. 4, no. 2, hlm. 168-84.

Nurasa, T & Hidayat, D 2008, ‘Analisis usahatani dan keragaan marjin pemasaran jeruk di Kabupaten Karo’, Jurnal OJS Unud, hlm.1-22, diunduh 9 feb 2017, .

Nurmalinda, Koster, WG, Madjawisastra, R & Suherman, R 1991, ‘Analisa cost-benefit” bawang merah (Allium ascalonicum L.) musim hujan di Kabupaten Brebes’, Bul. Penel. Hort., Edisi Khusus, vol. 20, no. 1, hlm. 3-13.

Nurmalinda, Madjawisastra, R & Suwandi, 1992, ‘Analisa biaya dan pendapatan usahatani bawang merah di dataran medium Majalengka’, Bul. Penel. Hort., vol. 24, no. 2, hlm. 105-97

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian 2013, ‘Workshop hasil pengembangan metode konversi bawang merah’, Jakarta, Kementan, hlm. 70.

Purwoko, A & Sumantri, B 2007, ‘Faktor-faktor penentu tingkat adopsi teknologi pemeliharaan sapi di PT Agricinal Kab. Bengkulu Utara’, Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, Edisi khusus, no. 1, hlm. 85-78.

Sayaka, B & Hestina, J 2011, ‘Kendala adopsi benih kentang bersertifikat untuk usahatani kentang’, Jurnal Forum Penelelitian Agro Ekonomi, vol. 29, no. 1, hlm. 27-41.

Shiyani, RL, Joshi, PK, Asokan, M & Bantilan, MCS 2005, ‘Adoption of improved chickpea varieties: KRIBHCO experience in tribal region of Gujarat, India’, Agricultural Economies, vol. 27, no. 1 pp. 33-9.

Soetiarso, TA & Madjawisastra, R 1993, ‘Analisis biaya dan pendapatan usahatani bawang merah di Pacet, Bandung’, Bul. Penel. Hort., vol. 26, no. 1, hlm. 53-43

Sundari, MR 2011, ‘Analisis biaya dan pendapatan usahatani wortel di Kabupaten Karanganyar’, Jurnal SEPA., vol. 7, no. 2, hlm. 119-26.

Sularno 2012, ‘Kontribusi varietas unggul baru pada usahatani padi dalam rangka meningkatkan keuntungan petani’, SEPA vol. 9, no. hlm, 89-3.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v27n2.2017.p261-268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2017 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats