Seleksi dan Adaptasi Empat Calon Varietas Unggul Buncis Tegak untuk Dataran Medium (Selection and Adaptation of Four Variety Candidates Superior Bush Bean Varieties for Medium Land)

Diny Djuariah, Rini Rosliani, Helmi Kurniawan, Liferdi Lukman

Abstract


Buncis merupakan salah satu sayuran yang mempunyai peranan penting sebagai sumber gizi masyarakat dan sebagai sumber ekonomi. Rerata hasil buncis masih rendah (< 15 t/ha). Salah satu cara untuk meningkatkan produksi buncis baik kuantitas maupun kualitas, yaitu melalui penggunaan benih bermutu tinggi. Benih bermutu tinggi dapat berupa varietas unggul baru buncis tegak, yang sampai saat ini belum ada varietas yang didaftar. Skrining kultivar-kultivar buncis tegak telah dilakukan dan menghasilkan empat kultivar yang menunjukkan hasil yang baik. Hasil dari uji pendahuluan dan uji lanjutan menunjukkan ternyata buncis tegak cocok untuk dikembangkan di dataran medium dan dataran rendah sampai 200 m dpl. Oleh karena itu, sebagai syarat untuk pendaftaran varietas telah dilakukan uji keunggulan di tiga lokasi dataran medium dan dua musim tanam. Penelitian ini bertujuan mendapatkan varietas unggul buncis tegak untuk dataran medium, kualitas baik (seragam, renyah, dan polong hijau terang) dan produksi tinggi (> 20 t/ha). Rancangan percobaan yang digunakan ialah acak kelompok dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas lima nomor yang diuji, yaitu Le - 02, Le - 44, Balitsa 1, Balitsa 2, dan Balitsa 3 serta BC 02 sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balitsa 1, Balitsa 2, dan Balitsa 3 merupakan varietas unggul buncis tegak untuk dataran medium yang disukai konsumen dan produksi lebih besar, masing-masing 16,25 t/ha, 19,50 t/ha, dan 19,71 t/ha. Dari hasil kegiatan uji keunggulan ini didapat tiga calon varietas unggul buncis tegak berkualitas baik dan produksi tinggi dan beralasan untuk didaftarkan.

Keywords

Varietas unggul; Buncis tegak; Seleksi dan adaptasi; Dataran medium

Abstract

Bush bean is one of vegetable crops as a sources of nutrient and valuable economically. Average yield is still low (<15 t/ha). Application of new superior varieties may be improve yield and quality of bush bean. From cultivar selection activities, it has been gained four new superior cultivars. Results from preliminary and further studies it was revealed that the new superior cultivars are suitable and adapted, and can be developed for both medium and low altitudes up to 200 m asl. Those new superior varieties were tested for multi-locations test at three different medium land for two planting seasons (rainy). The goal of these experiments is to find out the new superior varieties of bush beans for medium land which give high yield and quality (>15 t/ha). A randomized block design with four replications will be arranged in the field. Treatments comprised of four candidate of superior cultivars of bush beans, viz. Le-02, Le-44, Balitsa 1, Balitsa 2, and Balitsa 3 and BC 02 (control cultivars). The result showed that Balitsa 1, Balitsa 2 and Balitsa 3 the superior cultivars that are suitable for medium land and the yield > each production is 16,25 t/ha, 19,50 t/ha, and 19,71 t/ha. If can be concluded superior test, all list three candidat strains with high yield and qualities are suitable and reasonable to be released.


Keywords


Variety superior; Bush bean; Selection and adaptation; Medium land

Full Text:

PDF

References


Anggoro, HP & Djuariah, D 2000, ‘Buncis rambat Horti 2 dan Horti 3 tahan penyakit karat daun dengan hasil dan kualitas hasil tinggi’, J. Hort., vol. 10, no. 1, hlm. 82-7.

Augustin Elians, DD, Coyne & Scuster, ML 1972, ‘Inheritence of resistence in P. vulgaris tu Uromyses phaseoli typical, Brazilian rust race b 11 and on plant habit’, J. Amer. Soc. Hort. Sci. vol. 96, no. 4, pp. 526-9.

BPS 1999, Konsumsi kalori dan protein Indonesia dan propinsi, BPS, Indonesia.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Hortikultura 2014, Luas panen, rata-rata hasil dan produksi hortikultura, Jakarta.

Djuariah, D 1996a, Uji daya hasil dan kualitas hasil buncis merambat (Phaseolus vulgaris L.) galur harapan, 242-250.1996, ‘Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Komoditas Sayuran,’ Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 1996, hlm. 733.

Djuariah, D 1996b, ‘Uji multilokasi varietas buncis rambat (selama 5 tahun) di berbagai daerah di Indonesia, 266-271.1996,’ Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Komoditas Sayuran. Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 1996, hlm. 733.

Djuariah, D 1998a, ‘Pewarisan resistensi tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) terhadap penyakit antraknos, J. Hort., vol. III, no. 4.

Djuariah, D 1998b, Observasi perkembangan berat polong galur harapan buncis rambat di Lembang, Balitsa Lembang, hlm. 10.

Djuariah, D 2005, ‘Viabilitas dan vigor benih buncis (Phaseolus vulgaris L.) kultivar Taipeh no. 2 pada berbagai jenis kemasan dengan kondisi dua lingkungan penyimpanan. Menuju Produk Hortikultura Indonesia berkualitas, ‘Prosiding Perhimpunan Hortikultura Indonesia’, Direktorat Jendral Bina Produksi Hortikultura, IPB 2005.

Djuariah, D 2008, ‘Penampilan lima kultivar kacang buncis tegak di dataran rendah’, Jurnal Agrivigor, vol. 8, no. 1, hlm. 64-73.

Djuariah, D 2009, ‘Pengaruh waktu panen polong terhadap kualitas benih dua kultivar kacang buncis rambat (Phaseolus vulgaris L.)’, Prosiding Seminar Nasional Pekan Kentang, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, 2009, hlm. 542-56.

Dursun, A 2007, ‘Variability, heritability, and correlation studies in bean (Phaseolus vulgaris L.), genotypes’, Word Journal of Agricultural Sciences, vol. 3, no. 1. pp, 12-6.

Hafni, Z, Ine Kardiana & Soleh 1980, ‘Buncis harapan, kultivar nomor 2471 berproduksi tinggi dan tidak merambat’, Bul. Penel. Hort., vol. VIII, no. 9, hlm. 31-5.

Kardiana, I 1979, Percobaan daya hasil varietas buncis di beberapa tempat, Laporan Hasil Penelitian Hortikultura, Laboratorium LPH Lembang, vol. 3, hlm. 128-35.

Panidia, T 1995, ‘Tinjauan tentang prospek industri benih sayuran dan bunga di Indonesia’, Keluarga benih, vol. 6, no. 1, hlm. 40-5.

Pinilih, J 2005, Pewarisan sifat warna bunga ukuran polong dan bobot polong pada persilangan buncis (Phaseolus vulgaris L.) kultivar Richgreen dengan Flo’, Agrosains, vol. 18, no. 1, hlm. 11-22.

Putrasamedja, 1992, ‘Adaptasi berbagai macam kacang tipe tegak (Phaseolus vulgaris) dataran rendah’, Bul. Penel. Hort., vol. XXII, no. 2, hlm. 5-9.

Subhan 1989, ‘Pengaruh jarak tanam dan pemupukan fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil kacang jogo, Lembang, Bul.Penel. Hort, vol. 18, no. 2, pp. 51-6.

Sofiari, E & Permadi, AH 1992, ‘Pola pewarisan sifat tahan penyakit karat pada silangan buncis’, Bul. Penel. Hort., vol. 21 (A), hlm. 62-73.

Suhardi 1980, ‘Taksiran kerugian hasil buncis oleh penyakit-penyakit daun’, Bul. Penel. Hort., vol. VIII, no. 6, hlm. 16-7.

Sidik M, 1995, ‘Permasalahan pengawasan mutu benih Hortikultura’, Keluarga Benih, vol. 6, no. 1, hlm. 46-8.

Sumpena, U & Hilman, Y 2000, ‘Pengaruh kultivar dan dosis pupuk fosfat terhadap kualitas dan kuantitas benih buncis tegak’, J. Hort., vol. 10, no. 1, hlm. 18-23.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v26n1.2016.p49-58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2016 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats