Analisis Struktur Hierarki Strategi Pengembangan Hortikultura di Lahan Rawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Hierarchy Structure Analysis of Horticulture Development Strategy in Swamp Land, Banyuasin Regency, South Sumatra)

Rizka Amalia Nugrahapsari, Sulusi Prabawati, Nur Qomariah Hayati, nFN Hardiyanto

Abstract


Pengembangan hortikultura di lahan rawa merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi pangan nasional, mengatasi masalah gizi, dan kesejahteraan petani. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka diperlukan strategi pengembangan hortikultura di lahan lawa. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap pengembangan buah/sayur dan merumuskan strategi pengembangan hortikultura di lahan rawa. Penelitian dilakukan di lokasi SERASI, yaitu di Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Sumatra Selatan. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara 81 orang responden dan Focus Group Discussion (FGD) dengan 18 orang stakeholder. Metode analisis yang digunakan adalah Strength, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas tujuan dalam pengembangan hortikultura di lahan rawa adalah peningkatan produksi dan keragaman produk yang dapat dicapai melalui strategi pemberdayaan petani dan penerapan teknologi ramah lingkungan dengan menjalin sinergi antaraktor yang paling berperan dalam mencapai tujuan tersebut. Langkah operasional untuk mencapai tujuan ini pada tahap awal pembangunan model adalah dengan memprioritaskan langkah operasional yang memiliki ranking tertinggi, yaitu: (1) penerapan teknologi inovasi hortikultura melalui demplot, (2) sinergi antara teknologi inovasi hortikultura dengan pengalaman petani, dan (3) mengkoordinir kelompok tani dalam penetapan pola tanam.

Keywords

AHP; Hortikultura; Rawa; Strategi; SWOT

Abstract

Horticulture development in swamps land is basically aimed at supporting programs to increase food production, fulfill nutritional needs and improve farmers’ welfare. The main objective of this study was to identify internal and external factors that influence the development of fruit/vegetables and formulate horticultural development strategies in swamp lands. The study was carried out in Muara Telang District, Banyuasin, South Sumatra. The data used are primary data obtained through interviews with 81 respondents and FGD with 18 stakeholders. A combined SWOT and AHP was used to analyze data. The results showed that the priority goals in the development of horticulture in swamps land are increased production and produce diversity that can be achieved through farmer empowerment strategies and the application of environmentally friendly technology. Therefore, it requires synergies between actors who have an important role in achieving these goals. The operational steps to achieve these goals in the early stages of model development are to prioritize activities that have the highest ranking, namely: (1) disseminating/applying horticultural innovation technologies through demonstration plots, (2) building synergies between horticultural innovation technology and farmer experience, and (3) coordinating farmer groups to determine cropping pattern. 


Keywords


AHP; Horticulture; Swamp; Strategy; SWOT

Full Text:

PDF

References


Anwar, KSH 2016, ‘Keseuaian lahan untuk tanaman hortikultura pada areal bekas hutan rawa gambut di Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh’, J. Floratek, vol. 11, no. 1, pp. 18–24.

Ar-Riza, IA 2008, ‘Pertanian lahan rawa pasang surut dan strategi pengembangannya dalam era otonomi daerah’, Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 2, no. 2, pp. 95–104.

Arianti, YS, Kusnandar, & Utami, BW 2015, ‘Strategi pengembangan agribisnis bayam Jepang organik di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang’, AGRISTA, vol. 3, no. 3, pp. 387–399.

Arsyad, D M & Saidi, BBE 2014, ‘Pengembangan inovasi pertanian di lahan rawa pasang surut mendukung kedaulatan pangan’, Pengembangan Inovasi Pertanian, vol. 7, no. 4, pp. 169–176.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin 2018, Banyuasin dalam angka, Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin, Banyuasin.

Budianto, H, Gitosaputro, S & Viantimala, B 2016, ‘Respon anggota kelompok tani terhadap program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) di Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat’, Jurnal Ilmu-ilmu Agribisnis, vol. 4, no. 2, pp. 209–217.

David, F 2010, Manajemen strategis konsep, Terjemahan, Wuriarti (ed.), Salemba Empat, Jakarta (ID).

Gorener, A, Toker, K & Korkmaz, U 2012, ‘Application of combined SWOT and AHP: A case study for a manufacturing firm’, in 8th International Strategic Management Conference, pp. 1525–1534.

Gurel, E & Tat, M 2017, ‘SWOT analysis: A theoritical review’, The Journal of International Social Research, vol. 10, no. 51, pp. 994–1006.

Haryono, Noor, M, Syahbuddin, H & Sarwani, M 2013, Lahan rawa penelitian dan pengembangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta.

Hermina & Prihatini, S 2016, ‘Gambaran konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia dalam konteks gizi seimbang: Analisis Lanjut Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014’, Buletin Penelitian Kesehatan, vol. 44, no. 3.

Junior, R S S, Hariyadi & Mulatsih, S 2017, ‘Strategi pengembangan usahatani kangkung organik di Kabupaten Bogor’, Jurnal Agribisnis Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 137–150.

Lailani, N 2011, ‘Respon petani terhadap program peningkatan infrastruktur pedesaan di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang’, Skripsi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Maftuáh, E, Annisa, W & Noor, M 2016, ‘Teknologi pengelolaan lahan rawa untuk tanaman pangan dan hortikultura dalam konteks adaptasi terhadap perubahan iklim’, Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 10, no. 2, pp. 103–114.

Marimin & Maghfiroh, N 2010, Aplikasi teknik pengambilan keputusan dalam manajemen rantai pasok, IPB Press, Bogor.

Naftaliasari, T, Abidin, Z & Kulsum, U 2015, ‘Analisis risiko usaha tani kedelai di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur’, JIA, vol. 3, no. 2, pp. 148–156.

Nazemi, D & Hairani, AN 2012, ‘Optimalisasi pemanfaatan lahan rawa pasang surut melalui pengelolaan lahan dan komoditas’, Agrovigor, vol. 5, no. 1, pp. 52–57.

Oreski, D 2012, ‘Strategy development by using SWOT-AHP’, TEM Journal, vol. 1, no. 4, pp. 283–291.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014, tentang Pedoman Gizi Seimbang, Diakses 9 Januari 2019.

Simatupang, R Smith & Rina, Y 2019, ‘Perspektif pengembangan tanaman hortikultura di lahan rawa lebak dangkal (Kasus di Kalimantan Selatan)’, Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 13, no. 1, pp. 1–15.

Suriadikarta, D & Sutriadi, MT 2007, ‘Jenis-jenis lahan berpotensi untuk pengembangan pertanian di lahan rawa’, Jurnal Litbang Pertanian, vol. 26, no. 3, pp. 115–122.

Suriadikarta, D 2011, Teknologi pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan, dalam Inounu, I, Damardjati, DS, Supriadi, Bahagiawati, Diwyanto, K, Sumarno & Rusastra (eds.), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta.

Susilawati, A& Nursyamsi, D 2014, ‘Sistem surjan: Kearifan lokal petani lahan pasang surut’, Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 8, no. 1, pp. 31–42.

Tham-Agyekum, E K, Appiah, P & Nimoh, F 2010, ‘Assessing farm record keeping behaviour among small-scale poultry farmers in the Ga East municipality’, Journal Agricultural Science, vol. 2, no. 4, pp. 52–62.

Umar, H 2008, Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis, PT Raja Grafindo Persada.

Wheelen, TL & Hunger, DJ 2010, Strategic MANAGEMENT AND BUSINESS POlicy (Twelfth Edition), Prentice Hall, New Jersey (US).

Wulandari, E, Meuwissen, M Karmana, MH, Oude Lansink, A 2017, ‘Performfance and access to finance in Indonesian horticulture’, British Food Journal, vol. 119, no. 3, pp. 625–638.

Zainab, Hadayani & Kalaba, Y 2018, ‘Strategi pengembangan usaha sayur organik pada hipetanik unggul sejati di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi’, J. Agroland, vol. 25, no. 2, pp. 173–186.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v30n2.2020.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2020 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats