Dampak Alokasi Bantuan Modal dan Tenaga Kerja Keluarga terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Petani di Nusa Tenggara Timur

Ferdy Adif I. Fallo, Bonar Marulitua Sinaga, Sri Hartoyo, Pantjar Simatupang

Abstract


English
 East Nusa Tenggara is the province with the highest poverty prevalence in Indonesia. One of the government's efforts to overcome poverty in the area is the capital assistance program for farm households. This research aimed to analyze the impacts of capital support and household labor allocation on the welfare of farm households in East Nusa Tenggara. The survey for data collection was conducted from in South Central Timor and Kupang Regencies of East Nusa Tenggara Province February to July 2017 with samples of 118 farmer households. Data analysis was conducted by developing an econometric simulation model based on farm-household economic theory. The results showed that increasing capital aid allocation for livestock business decreased the welfare, but increasing investment for livestock business, allocation of capital support for nonfarm business, and allocation of family labor for nonfarm business in single case had an impact on improving the welfare of farmer's household. The best combination consisted of increasing investment for livestock business, allocation of capital support for nonfarm business, and family labor allocation for nonfarm business. Increasing the allocation of family labor for nonfarm business is an important policy because it singly or in combination had an impact on improving the welfare of farm households.

Indonesian
Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan prevalensi kemiskinan tertinggi di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan di daerah tersebut adalah program bantuan modal kepada rumah tangga petani. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dampak alokasi bantuan modal dan tenaga kerja rumah tangga terhadap kesejahteraan rumah tangga petani. Survei pengumpulan data dilaksanakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari hingga Juli 2017 dengan sampel sebanyak 118 rumah tangga petani. Analisis dilakukan dengan membangun model simulasi ekonometrik berbasis teori ekonomi rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan alokasi bantuan modal untuk usaha ternak menurunkan kesejahteraan, namun peningkatan investasi untuk usaha ternak, alokasi bantuan modal untuk usaha non pertanian, dan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha non pertanian secara tunggal berdampak meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani. Kombinasi terbaik ialah kombinasi peningkatan investasi untuk usaha ternak, alokasi bantuan modal untuk usaha nonpertanian, dan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha nonpertanian. Peningkatan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha nonpertanian merupakan kebijakan yang cukup penting karena secara tunggal maupun kombinasi berdampak meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani.

Keywords


bantuan modal; kesejahteraan; petani; rumah tangga; tenaga kerja; capital support; farmer; household; labor; welfare

Full Text:

PDF

References


Derosari BB. 2014. Pengaruh kredit dan bantuan modal pada perilaku ekonomi dan kesejahteraan rumahtangga tani di Provinsi Nusa Tenggara Timur [Disertasi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Dewi PM. 2012. Partisipasi tenaga kerja perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. J Ekon Kuantitatif Terap. 5(2):2301-8968.

Innocent EC, Onyedikachi AC. 2013. The impact of micro financing on poverty levels of rural women farm households in Abia state, Nigeria: implication for policy intervention. J Cent Eur Agric. 14(2):168-180.

Jegede CA, Kehinde J, Akinlabi BH. 2011. Impact of microfinance on poverty alleviation in Nigeria: an empirical investigation. Eur J Human Soc Sci. 2(1):97-111

Khan NA. 2014. The impact of micro finance on the household income and consumption level in Danyore, Gilgit-Baltistan Pakistan. Int J Acad Res Econ Manag Sci. 3(1):2226-3624.

Koutsoyiannis A. 1977. Theory of econometrics: an introductory exposition of econometric methods. London (GB): The Macmillan Press Ltd.

Nuryartono N. 2007. Credit rationing of farm households and agricultural production: empirical evidence in the rural areas of Central Sulawesi, Indonesia. J Manaj Agribis. 4(1):15-21.

Panda DK, Atibudhi H. 2010. Impact of group-based microfinance on rural household income: evidence from an Indian State. J Rur Coop. 38(2):173-186.

Paulus CA, dan Sobang YUL. 2017. Kontribusi usaha ternak ayam dan babi dalam peningkatan ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao. Seminar Nasional Laboratorium Riset Terpadu Undana Ke-2; 2017 Okt 20-21; Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. 7 hlm.

Pindyck RS, Rubinfeld DL. 1998. Econometric models and economic forecasts. 4th ed. Boston (US): McGraw-Hill Inc.

Sinaga BM, Hartoyo S, Derosari BB, Novindra, Hastuti, Fallo FAI, Ananda D. 2015. Dampak bantuan pe-nanggulangan/pengentasan kemiskinan terhadap produksi, pendapatan dan kesejahteraan rumah-tangga petani di Nusa Tenggara Timur. Laporan Hasil Penelitian. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Supriatna. 2003. Aksesibilitas petani kecil pada sumber kredit pertanian di tingkat desa: studi kasus petani padi di Nusa Tenggara Barat. Bogor (ID): Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

Yasmeen K, Sarwar S, Hussain T. 2011. Government policy regarding agricultural loans and its impact upon farmers’ standards of living in developing countries. J Publ Adm Gov. 1(1). 16 pp.

Zanzes GF, Suwendra IW, Susila GPAJ. 2015. Analisis efektivitas Program Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) serta dampaknya terhadap tingkat pendapatan (Studi kasus pada Gabungan Kelompok Tani Wahana Sari). e-J Bisma. 3. 10 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v36n2.2018.113-134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo