Analisis Volatilitas Harga Cabai Keriting di Indonesia dengan Pendekatan ARCH GARCH

Rizka Amalia Nugrahapsari, Idha Widi Arsanti

Abstract


English
Chili includes a strategic commodity in Indonesia because of its high price volatility that makes it a major determinant of national inflation dynamics. The government always tries to improve its capability in implementing the chili price stabilization policy. The objective of the study is to assess the volatility of curly chili price volatility in Indonesia by using the ARCH GARCH approach with daily price data of January 2011 to December 2015. The results showed that the right model to calculate chili price volatility is ARCH (1). The price volatility was low and price movement was only influenced by the volatility in the previous day, not by the price variant, so the chili price volatility in the future will be smaller. Low volatility indicates that demand and supply characteristics were predictable. Price changes gradually and predictable. Farmers’ protection policy through import restrictions improves stability of domestic supply. The policy reduces the risk of drastic decline in prices due to imported chili, so the price volatility of chili in the period 2011–2015 was lower than the previous period. However, the seasonal price variation remains. Therefore, the policy should be supported with all season chili availability assurance.


Indonesian
Cabai termasuk komoditas strategis di Indonesia karena harganya volatil sehingga menjadi salah satu penentu utama dinamika inflasi nasional. Untuk itu, pemerintah senantiasa berusaha meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan kebijakan stabilisasi harga cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji volatilitas harga cabai keriting di Indonesia dengan pendekatan ARCH GARCH dan data harga harian cabai keriting periode Januari 2011 hingga Desember 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang tepat untuk menghitung volatilitas harga cabai keriting adalah ARCH(1). Hasil pendugaan model menunjukkan volatilitas harga cabai keriting rendah dan pergerakan harga hanya dipengaruhi oleh volatilitas pada satu hari sebelumnya, tidak dipengaruhi varian harga, sehingga diperkirakan volatilitas harga cabai keriting di masa datang akan semakin kecil. Volatilitas yang rendah menunjukkan karakteristik waktu permintaan dan penawaran cabai keriting dapat diprediksi. Perubahan harga terjadi bertahap dan dapat diperkirakan. Kebijakan perlindungan petani melalui pembatasan impor cabai menyebabkan penyediaan cabai di dalam negeri menjadi lebih stabil. Kebijakan ini mengurangi risiko penurunan harga secara drastis akibat masuknya cabai impor, sehingga volatilitas harga cabai pada periode 2011–2015 lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Namun, masih terdapat variasi harga musiman. Oleh karena itu, kebijakan ini perlu diperkuat dengan upaya jaminan sediaan cabai sepanjang musim.

Keywords


ARCH GARCH; chili; volatility; price; cabai; harga; volatilitas

Full Text:

PDF

References


Anwarudinsyah MJ, Sayekti AL, K AM, Hilman Y. 2015. Dinamika produksi dan volatilitas harga cabai: antisipasi strategi dan kebijakan pengembangan. Pengemb Inov Pertan. 8(1):33-42.

Devi IB, Srikala M, Ananda T. 2015. Price volatility in major chilli markets of India. Indian J Econ Dev. 3(3):194-198.

Diebold F. 2004. The nobel memorial prize for Robert F. Engle. Scand J Econ. 106:165-185.

Engle R. 2001. The use of ARCH/GARCH models in applied econometrics. J Econ Perspect. 15:157-168.

Engle R. 2004. Risk and volatility: econometrics models and financial practice. Am Econ Rev 94(3):405-420

Furlong F, Ingenito R. 1996. Commodity price and inflation. FRBSF Econ Rev. 2:27-47.

Gilbert CL, Morgan CW. 2010. Food price volatility. Phil Trans R Soc [Internet]. [cited 2017 Oct 22]; 365:3023-3034. Available from: http://rstb. royalsocietypublishing.org/content/royptb/365/1554/3023.full.pdf doi:10.1098/rstb.2010.0139.

Huffaker R, Canavari M, Muñoz-Carpena R. 2016. Distinguishing between endogenous and exogenous price volatility in food security assessment: an empirical nonlinear dynamics approach. Agric Syst [Internet]. [cited 2017 Oct 22]; 160:98-109. Available from: https://ac.els-cdn.com/S0308521X16305893/1-s2.0-S0308521X 16305893-main.pdf?_tid=b8f6b5b2-b79c-11e7-92 59-00000aacb360&acdnat=1508727124_19405d6 ac374e2f594f8705ba90378b1 doi:10.1016/j.agsy. 2016.09.019.

Joëts M, Mignon V, Razafindrabe T. 2017. Does the volatility of commodity prices reflect macro-economic uncertainty? Energy Econ [Internet]. [cited 2017 Oct 22]; 68:313-326. Available from: https://ac.els-cdn.com/S01409883 17303201/1-s2.0-S0140988317303201-main.pdf? _tid=3b40b63a-b79d-11e7-8189-00000aab0f26&a cdnat=1508727341_cc20ad3daaf296bd2a7d200bad535517 doi:10.1016/j.eneco.2017.09.017.

Nauly D. 2016. Fluktuasi dan disparitas harga cabai di Indonesia. J Agrosains Teknol. 1:56-69.

[Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Pertanian. 2016. Outlook komoditas pertanian sub sektor hortikultura: cabai merah. Jakarta (ID): Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Sativa M, Harianto, Suryana A. 2017. Impact of red chilli reference price policy in Indonesia. Int J Agric Syst. 5:120-139.

Setiawan AF, Hadianto A. 2014. Fluktuasi harga komoditas pangan dan dampaknya terhadap inflasi di Provinsi Banten. J Ekon Pertan Sumberd Lingkung. 2:81-97.

Sumaryanto. 2009. Analisis volatilitas harga eceran beberapa komoditas pangan utama dengan model ARCH GARCH. J Agro Ekon. 27:135-163.

Surya TA. 2015. Pengendalian inflasi komoditas pangan menjelang bulan Ramadhan. Info Singk Ekon Kebijak Publik. 7:13-16.

Tim Pengendali Inflasi dan Pokjanas Tim Pengendali Inflasi Daerah. 2017. Panen dorong inflasi 2017. Release Note. Jakarta (ID): Tim Pengendali Inflasi dan Pokjanas Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Zuhara U, Akbar M, Haryono. 2012. Penggunaan metode VaR (Value at Risk) dalam analisis risiko investasi saham dengan pendekatan Generalized Pareto Distribution (GPD). J Sains Seni ITS. 1:56-61.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v36n1.2018.25-37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo