Kelayakan Finansial Pengembangan Usaha Tani dalam Suatu Wilayah Lingkar Tambang Emas di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara

R. Marsuki Iswandi, La Baco, Lukman Yunus, La Ode Alwi

Abstract


English
Gold mining have positive contribution to the regional economic growth, but cause negative impacts to farmers in the mining ring area. The purpose of this study is to evaluate financial feasibility of farming and to identify the best farming practices within a gold mining ring area in Bombana District of Southeast Sulawesi Province. Data were collected through personal interviews with farmers and focused group discussion using the word cafe format. The respondents consist of purposively selected 90 farmers and 37 resource persons representing stakeholders. Financial feasibility was analyzed using the B/C ratio and the farming best practices were selected using the Multi Criteria Decision Making (MCDM) analysis through the Preference Ranking Organization for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). The study shows that there are three types of land in the mining ring area, namely, land that is not mined, land that has not been mined, and land that has been mined. All crops cultivated by farmers are financially feasible. The PROMETHEE analysis shows that the non-mined land should be developed for plantation crops, the land that has not been mined is best for food crop farmings; and the mined land is best utilized for forestry crops.


Indonesian
Pertambangan emas dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, namun juga berdampak negatif terhadap petani di wilayah lingkar tambang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha tani dan mengidentifikasi usaha tani apakah yang sebaiknya dilakukan di wilayah lingkar tambang emas. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Lingkar Tambang Emas Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan petani wakil usaha tani setiap tanaman dan focused group discussion dengan format word cafe. Responden terdiri dari 90 orang masyarakat petani yang dipilih secara sengaja dan 37 orang narasumber wakil pemangku kepentingan. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan metode rasio penerimaan terhadap biaya, sedangkan pemilihan alternatif usaha tani dilakukan dengan analisis Multi Criteria Decision Making (MCDM) melalui Preference Ranking Organization for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam wilayah lingkar tambang terdapat tiga jenis lahan, yakni lahan yang tidak ditambang, lahan yang belum ditambang, dan lahan yang sudah ditambang. Semua jenis tanaman yang diusahakan petani layak diusahakan secara finansial. Hasil analisis PROMETHEE mendapatkan bahwa lahan yang tidak ditambang sebaiknya dikembangkan usaha tani tanaman perkebunan; lahan yang belum ditambang pilihan utamanya untuk usaha tani tanaman pangan; dan lahan yang sudah ditambang sebaiknya dimanfaatkan untuk usaha tani tanaman kehutanan.


Keywords


farming; land utilization; mining impact; dampak pertambangan; pemanfaatan lahan; usaha tani

Full Text:

PDF

References


[BPS Sultra] Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara. 2016. Produk domestik regional bruto menurut lapangan usaha Provinsi Sulawesi Tenggara 2012-2016. Kendari (ID): Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara.

Alwi LO, Dharmawan AH, Fauzi A, Hutagaol PM. 2016. Mineral fund and regional sustainable development (case study of Bombana Regency, Southeast Sulawesi Province). Austr J Basic Appl Sci. 10(6):127-134.

Anwar A. 2005. Ketimpangan pembangunan wilayah dan perdesaan: tinjauan kritis. Bogor (ID): P4W Press.

Brans JP, Mareschal B. 1999. How to decide with PROMETHEE [Internet]. [cited 2014 Aug 10]. Available from: http//ssmg.ulb.ac.be

[Dinas ESDM Sultra] Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tenggara. 2016. Laporan LAKIP Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tenggara. Kendari (ID): Dinas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tenggara.

Franks MD, David B, Claire MC, Muligan AR. 2011. Sustainable development principles for the disposal of mining and mineral processing wastes. Resour Policy. 36:114–122.

Iswandi RM, Alwi LO. 2014. Kebijakan dan strategi pembangunan pertambangan di sekitar kawasan pertambangan emas menuju pembangunan wilayah tangguh dan berkelanjutan (Kasus: pem-bangunan pertanian sekitar kawasan pertambang-an emas di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara). Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Asosiasi Perencana Indonesia (ASPI); 2014 Okt 17; Pekanbaru, Indonesia.

Iswandi RM, Alwi LO, Ido I. 2014. Sustainable mineral mining environmental management model. Paper presented at Celebes International Conference on Earth Science (CICES); 2014 Nov 10-11; Kendari, Indonesia.

Iswandi RM, Alwi LO. 2015. Natural hazard control in sustainable mining development. Recent Adv Environ Life Sci. 111-118

[MMSD] Mining Mineral and Sustainable Development. 2002. Breaking new ground: the report of the mining, minerals and sustainable development project. London (UK): Earthscan Publications Ltd.

Moradi G, Osanloo M. 2015. Prioritizing sustainable development criteria a ffcting open pit mine design: a mathematical model. Procedia. 15:813–820.

Muligan D, Lawrence K, Allan J, Benbow R. 2006. Rehabiltasi tambang: praktek unggulan program pembangunan berkelanjutan untuk industri pertambangan. Indra R, Harjanto T, Baiquri H, penerjemah. Canberra (AU): Commonwealth of Australia.

Haridjaja O, Haryanti WD, Oktaviani R. 2011. Perencanaan pengelolaan sumberdaya lahan yang terkena dampak penggunaan lahan untuk penambangan kapur. J Ilmu Pertan Indones. 1(16):35-42.

Rianse UA, Kuasa WA, Gusmiarty W. 2012. Dampak pertambangan emas Kabupaten Bombana terhadap sosial budaya dan ekonomi masyarakat. Laporan Penelitian RUSNAS. Kendari (ID): Lembaga Penelitian Universitas Haluoleo.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v35n1.2017.67-75

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo