Cultural Practices Differences and its Impact on the Efficiency of Wetland Soybean (the Case of Japanan Village, East Java)

Bambang Irawan, Frederic Lancon, Tahlim Sudaryanto

Abstract


Indonesian

Analisis tentang perilaku produksi sering diasumsikan bahwa teknik budidaya yang dilakukan petani relatif homogen. Namun demikian, banyak indikasi empirik menunjukkan bahwa petani melakukan teknik budidaya yang bervariasi walaupun mereka menerima rekomendasi yang sama. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa variasi teknik budidaya tersebut dan sampai sejauh mana dampaknya terhadap produksi dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 peubah teknik budidaya yang dianalisis, 10 peubah diantaranya secara signifikan bisa membedakan satu kelompok petani dari kelompok lainnya. Produktivitas hasil kedelai bukan hanya ditentukan oleh jumlah input tetapi juga metoda teknik budidaya dan waktu pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya diperoleh petunjuk bahwa, kelompok petani yang memakai jumlah masukan lebih tinggi temyata memperoleh pendapatan bersih lebih rendah karena biaya yang dikeluarkan lebih tinggi.

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v11n2.1992.58-78

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo