Daya Saing dan Potensi Pengembangan Ekspor Pati Sagu Indonesia

Andi Pangeran Rivai, Musran Munizu, nFN Mahyuddin

Abstract


English
Indonesa has comparative advantage on sago production because it has the largest sago planted area in the world and sago is an Indonesia origin crop. The challenge, then, is how to convert the comparative advantage into competitive advantage as reflected in exportation of the sago derived products. This study is, therefore, intended to analyze competitiveness export potential of the Indonesian sago starch (HS 110819). The analysis was conducted using the Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD) dan X-Model Potential Export Products methods. The export-import data by country was obtained from the UN Comtrade for the 2010-2019 period. RCA dan EPD analysis showed that Indonesia had a strong competitiveness in the sago starch export markets. Further analysis with the X-Model showed that the optimistic markets for the Indonesia sago export were the Philippines, China dan Sri Lanka, the potential markets were Japan, Malaysia, Australia, Amerika, Thailand dan Hongkong, and the less potential market was Singapore. It is recommended for the Indonesia Government to promote export-oriented sago starch industry development with China, Sri Lanka and the Philippines as the priority markets and Japan, Malaysia, Australia, Amerika, Thailand dan Hongkong as the export potential markets.

Indonesian
Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam menghasilkan sagu karena memiliki pertanaman sagu yang terluas di dunia dan sagu adalah tanaman asli Indonesia. Tantangan kemudian ialah bagaimana mengubah keunggulan komparatif tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang tercermin dari eksportasi produk turunan sagu seperti pati sagu. Sehubungan dengan itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis daya saing dan potensi ekspor pati sagu (HS 110819) Indonesia. Analisis dilakukan dengan metode Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD) dan X-Model Potential Export Products. Data ekspor-impor antarnegara diperoleh dari UN Comtrade untuk periode 2010–2019. Analisis RCA dan EPD menunjukkan bahwa pati sagu indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar ekspor. Analisis lanjutan dengan X-Model menyimpulkan bahwa pati sagu memiliki potensi pengembangan pasar ekspor optimis untuk tujuan ke Filipina, China, dan Sri Lanka, potensial untuk tujuan ke Jepang, Malaysia, Australia, Amerika, Thailand, dan Hongkong, dan kurang potensial untuk tujuan ke Singapura. Disarankan agar Pemerintah Indonesia mendorong pengembangan industri pati sagu untuk tujuan ekspor dengan negara China, Sri Lanka, dan Filipina sebagai prioritas tujuan utama dan negara Jepang, Malaysia, Australia, Amerika, Thailand, dan Hongkong sebagai kelompok tujuan ekspor potensial.

Keywords


competitiveness; export; RCA; sago starch; daya saing; ekspor; pati sagu;

Full Text:

PDF

References


Astuti WP. 2020. Manfaat ekspor dan impor di Indonesia. Jakarta (ID) : Alprin.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2017. Ekspor Indonesia ke 6 negara utama [Internet]. Badan Pusat Statistik. [diunduh 2020 Januari 12].Tersedia dari : www.bps.go.id

Basri F, Munandar H. 2010. Dasar-dasar ekonomi internasional: pengenalan dan aplikasi metode kuantitatif. Jakarta (ID): Kencana.

Bintoro MH, Purwanto MYJ, Amarillis S. 2010. Sagu di lahan gambut. Bogor (ID): IPB Press..

Bustami BR, Hidayat P. 2013. Analisis daya saing produk ekspor provinsi Sumatera Utara. J Ekon Keu.1(2):56-71.

[Ditjenbun] Direktorat Jenderal Perkebunan. 2020. Statistik perkebunan sagu Indonesia 2018-2020. Jakarta (ID): Direktorat Jenderal Perkebunan

Ginting AM. 2017. Analisis pengaruh ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bul Ilmiah Litbang Perdag: 11(1):1-20.

Hayati N, Purwanto R, Kadir AW. 2014. Preferensi masyarakat terhadap makanan berbahan baku sagu (Metroxylon Sagu Rottb) sebagai alternatif sumber karbohidrat di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara Sulawesi Selatan. J Penelit Sos Ekon Kehut, 11(1):82-90.

Jong, FS, Widjono, A. (2015). Sagu: potensi besar pertanian Indonesia. Bul Iptek Tan Pangan. 2(1):54-65.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2020. Pekan sagu Nusantara 2020. [Internet]. [Diunduh 2020 Februari 22] Tersedia dari : https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=4541

[Kemendag] Kementerian Perdagangan. 2013. Kajian potensi pengembangan ekspor ke pasar non tradisional. Jakarta (ID): Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri BP2KP.

Lubis AD. 2010. Analisis faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Bul Ilmiah Litbang Perdag. 4(1):1-13.

Mamat HS, Husen E. 2021. Socio-economic aspect and carrying capacity of agricultural land resources to support the development of strategic agricultural commodities. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, (648):1.

Paiti AS. 2016. Upaya Indonesia mengekspor sagu ke Malaysia. JOM FISIP UNRI. 4(2):1-13.

Parmadi P, Emilia E, Zulgani Z. 2018. Daya saing produk unggulan sektor pertanian Indonesia dalam hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi. J Paradig Ekon. 13(2):77-86.

Sabaruddin SS. 2016. Penguatan diplomasi ekonomi Indonesia mendesain clustering tujuan pasar ekspor Indonesia: pasar tradisional vs pasar non-tradisional. J Ilmiah Hub Int. 12(2):205-219.

Santoso AD. 2018. Potensi dan kendala pengembangan sagu sebagai bahan pakan, pangan, energi dan kelestarian lingkungan di indonesia. J Reka Lingkun. 10(2):51-57.

Sidiq MAN, Findi M, Firdaus M. 2019. The Analysis of new market potentials and determinants of Indonesian export commodities in the South Asian Region. Int J Sci Res in Sci, Engin and Technol. 6(5:254-263.

Sutawijaya A. 2010. Pengaruh ekspor dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 1980-2006. J Org dan Manaj. 6(1):14-27.

Timisela NR, Masyhuri M, Darwanto DH, Hartono S. 2014. Manajemen rantai pasok dan kinerja agroindustri pangan lokal sagu di Propinsi Maluku: suatu pendekatan model persamaan struktural. agritech: J Fak Teknol Pertan UGM. 34(2):184-193.

Trisia MA, Tachikawa M, Ehara M. 2021 The role of the sago supply chain for rural development in Indonesia. Rev in Agric Sci. 9:143-156.

Toselong MA. 2018. Pengembangan agribisnis sagu sebagai pangan lokal berkelanjutan. [Tesis]. [Makassar (ID)]: Universitas Hasanuddin.

[UN Comtrade] United Nations Comtrade. 2020. Statistics Database [Internet]. (cited 2020 Jan 13]. Available from : https://comtrade.un.org/data.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v39n2.2021.155-163

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo