Editorial Policies

Focus and Scope

Jurnal AgroBiogen memuat artikel primer dan tinjauan hasil penelitian bioteknologi dan sumber daya genetik tanaman, serangga dan mikroba pertanian.

Lingkup Jurnal AgroBiogen adalah:

  1. Lingkup bidang ilmu/keilmuan: Bioteknologi Tanaman, Pemuliaan Tanaman, Fisiologi Tanaman, Mikrobiologi, Hama dan Penyakit Tanaman.
  2. Lingkup tanaman komoditas utama: padi, jagung, kedelai, bawang merah, dan cabai.
  3. Lingkup tanaman komoditas sekunder: tanaman hortikultura lainnya, tanaman perkebunan, dan tanaman obat.

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Kesesuaian naskah untuk publikasi di Jurnal AgroBiogen dinilai oleh Mitra Bestari dan Dewan Redaksi. Semua proses peninjauan dilakukan tanpa nama penulis (blind review). Ketua Dewan Redaksi menangani semua korespondensi dengan Penulis dan membuat keputusan akhir apakah naskah dapat diterima, ditolak, atau dikembalikan kepada Penulis untuk direvisi.

Ketua Redaksi dan Anggota Dewan Redaksi akan mengevaluasi naskah yang diajukan pada langkah prakualifikasi untuk kesesuaian proses penelaahan lebih lanjut. Naskah akan dievaluasi oleh Mitra Bestari yang ditentukan oleh Ketua Redaksi dan Anggota Dewan Redaksi. Mitra Bestari bertugas menelaah naskah dan mengembalikannya dengan rekomendasi kepada Ketua Dewan Redaksi atau Anggota Redaksi dalam waktu 2 minggu. Jika Mitra Bestari merekomendasikan penolakan, Ketua Dewan Redaksi akan meminta Mitra Bestari tambahan atau Anggota Dewan Redaksi untuk menentukan penerimaan atau penolakan naskah.

Naskah yang perlu direvisi akan dikembalikan kepada Penulis dan Penulis harus kembali mengirimkan revisi naskah kepada Ketua Dewan Redaksi melalui open journal system (OJS) Jurnal AgroBiogen. Ketua Dewan Redaksi mengirim naskah yang telah direvisi oleh Penulis kepada Anggota Dewan Redaksi untuk memeriksa apakah naskah telah direvisi seperti yang disarankan oleh Mitra Bestari. Anggota Dewan Redaksi dapat memberikan rekomendasi kepada Ketua Dewan Redaksi bahwa naskah tersebut harus kembali ke Penulis, diterima, atau ditolak dalam waktu 2 minggu. Setelah penerimaan oleh Anggota Dewan Redaksi, naskah diteruskan kepada editor teknis tata bahasa dan tata letak (Copy editors dan Layout editor) dalam pertemuan Dewan Redaksi. Ketua Dewan Redaksi akan mengirim surat penerimaan dan memberitahukan publikasi terlampir dengan cetak ulang naskah kepada Penulis.

Ada tiga langkah dari proses revisi oleh Penulis: 1) revisi naskah untuk mengakomodasi saran Mitra Bestari dalam waktu 2-4 minggu; 2) revisi untuk mengakomodasi saran Anggota Dewan Redaksi dalam waktu 2-4 minggu (jika ada); 3) revisi untuk mengakomodasi saran keputusan Dewan Redaksi dalam waktu 1 minggu (jika ada). Naskah yang melebihi batas waktu revisi akan diberi peringatan. Penulis dapat meminta perpanjangan kepada Dewan Redaksi sebelum revisi naskah berakhir. Interval waktu dari tanggal naskah dimasukkan hingga diterima untuk publikasi bervariasi, bergantung pada waktu yang dibutuhkan untuk penelaahan dan perbaikan naskah.

Umumnya naskah ditolak dengan tiga alasan: 1) topik naskah tidak cocok dengan lingkup Jurnal AgroBiogen yang mungkin lebih cocok untuk dipublikasikan di jurnal lain; 2) substansi naskah tidak memenuhi standar Jurnal AgroBiogen, data tidak lengkap, metodologi yang digunakan tidak tepat, kurangnya kebaruan dan tidak ada kemajuan untuk perkembangan ilmu pengetahuan, atau tidak ada konsistensi antara tujuan, disain penelitian/metode, bukti, dan kesimpulan; 3) penulisan naskah tidak mengikuti pedoman Jurnal AgroBiogen untuk Penulis. Naskah seperti ini mungkin akan ditolak tanpa proses penelaahan. Naskah juga dapat ditolak dalam proses penelaahan jika Penulis tidak merevisi naskah seperti yang disarankan oleh Mitra Bestari dan Dewan Redaksi, atau juga tidak memberikan tanggapan/sanggahan terhadap saran.

Jika naskah ditolak, Penulis akan diinformasikan oleh Ketua Dewan Redaksi dengan pernyataan beserta alasan penolakan. Penulis dapat mengajukan banding kepada Ketua Dewan Redaksi jika dipercaya penilaian tidak adil dengan melampirkan alasan dari Penulis. Ketua Dewan Redaksi akan meninjau dan membahas ulang alasan yang diajukan penulis dengan Anggota Dewan Redaksi yang bertanggung jawab terhadap naskah tersebut, kemudian memutuskan apakah akan menerima atau menolak banding yang diajukan oleh Penulis.

Naskah siap cetak (galley proof) akan diberikan kepada Penulis korespondensi untuk diperiksa dengan seksama terhadap kesalahan pengetikan. Naskah yang telah dikoreksi segera dikembalikan kepada Ketua Dewan Redaksi. Penulis yang mengirimkan naskah harus memahami dan setuju bahwa hak cipta naskah yang diterbitkan dipegang oleh Jurnal AgroBiogen. Pernyataan untuk melepaskan hak cipta kepada Jurnal AgroBiogen dinyatakan dalam Perjanjian Pengalihan Hak Cipta. Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi, mendistribusikan, dan menjual setiap bagian dari artikel jurnal dalam semua bentuk dan media. Reproduksi setiap bagian dari jurnal ini, penyimpanan dalam basis data, dan transmisi dalam bentuk media lain hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari Jurnal AgroBiogen.

 

Publication Frequency

Jurnal AgroBiogen terbit dua kali setahun setiap bulan Juni dan Desember.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

 

Publication Ethics

Jurnal AgroBiogen bertujuan menjadi peer-reviewed platform terkemuka dan sumber informasi yang kompeten. Jurnal AgroBiogen menerbitkan naskah penelitian primer dan tinjauan hasil penelitian bioteknologi dan sumber daya genetik tanaman, serangga, dan mikroba pertanian yang belum dipublikasikan dalam bahasa apapun, juga tidak sedang ditelaah untuk publikasi di media manapun. Pernyataan berikut ini menjelaskan perilaku etika dari semua pihak yang terlibat dalam penerbitan sebuah naskah dalam jurnal ini, termasuk Penulis, Dewan Redaksi, Mitra Bestari, dan Penerbit (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian. Pernyataan ini didasarkan pada COPE's Best Practice Guidelines for Journal Editors.

Tugas Penulis

  1. Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan tulisan yang akurat dari penelitian primer dan tinjauan, berikut pembahasan yang obyektif. Peneliti harus menyajikan hasil secara jujur dan tanpa fabrikasi, falsifikasi atau manipulasi data yang tidak tepat. Sebuah naskah harus mengandung informasi yang detail dan referensi yang cukup agar pembaca yang melakukan penelitian serupa dapat mengulangi metodologinya (reproducible). Pernyataan-pernyataan yang bersifat menipu atau sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima. Naskah harus mengikuti pedoman penulisan dari Jurnal AgroBiogen.
  2. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya asli. Naskah tidak boleh secara bersamaan diserahkan ke lebih dari satu media publikasi, kecuali para Dewan Redaksi telah sepakat untuk dipublikasi bersama. Pekerjaan dan publikasi sebelumnya yang relevan, baik oleh peneliti lain maupun oleh Penulis sendiri, harus benar diakui dan direferensikan. Literatur primer harus dikutip bilamana mungkin. Kata-kata asli yang diambil langsung dari publikasi oleh peneliti lain harus ditampilkan dalam tanda kutip dengan kutipan yang tepat.
  3. Publikasi ganda, berlebihan (redundant), atau bersamaan: Penulis tidak boleh mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan. Penulis juga diharapkan tidak akan menerbitkan naskah yang berlebihan atau naskah yang menjelaskan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal. Mengirimkan naskah yang sama untuk lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan tidak etis dan tidak dapat diterima. Beberapa publikasi yang berasal dari proyek penelitian tunggal harus dijelaskan dan publikasi primernya harus dirujuk.
  4. Pengakuan Sumber: Penulis harus mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian dan mengutip publikasi yang berpengaruh dalam menentukan sifat dari pekerjaan yang dilaporkan. Pengakuan yang benar dari karya orang lain harus selalu diberikan.
  5. Kepengarangan Naskah: Kepengarangan publikasi penelitian harus secara akurat mencerminkan kontribusi tiap individu yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian dan pelaporannya. Kepengarangan harus dibatasi kepada mereka yang telah membuat kontribusi yang signifikan terhadap konsep, disain, pelaksanaan atau interpretasi dari penelitian yang dilaporkan. Orang lain yang telah membuat kontribusi yang signifikan harus dicantumkan sebagai penulis pendamping. Dalam kasus para kontributor utama dicantumkan sebagai penulis, sedangkan mereka yang memberikan kontribusi kurang banyak, atau murni teknis, dicantumkan di bagian ucapan terima kasih. Penulis juga memastikan bahwa semua penulis anggota telah melihat dan menyetujui versi naskah yang diserahkan ke jurnal dan penyertaan nama mereka sebagai penulis pendamping (co-author).
  6. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Semua Penulis harus jelas mengungkapkan dalam naskah, kemungkinan adanya konflik finansial atau kepentingan lain yang subtantif yang dapat memmengaruhi hasil atau interpretasi naskah. Semua sumber dukungan keuangan untuk pelaksanaan penelitian tersebut harus diungkapkan.
  7. Kesalahan Mendasar dalam Penerbitan Naskah: Jika penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam naskah yang diserahkan, maka penulis harus segera memberitahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki naskah.
  8. Bahaya terhadap Manusia atau Hewan Subyek Penelitian: Penulis harus secara jelas mengidentifikasi dalam naskah jika pekerjaan melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang dapat menimbulkan bahaya yang melekat dalam penggunaannya.

Tugas Dewan Redaksi

  1. Keputusan Publikasi: Berdasarkan laporan telaah dari Dewan Redaksi (Editorial Board), Ketua Dewan Redaksi dapat menerima, menolak, atau meminta modifikasi naskah. Validasi pekerjaan tersebut dan pentingnya bagi peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan tersebut. Dewan Redaksi dipandu oleh kebijakan dari Dewan Redaksi jurnal dan dibatasi oleh ketentuan hukum yang kemudian akan berlaku terhadap pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Dewan Redaksi dapat berunding dengan Anggota Redaksi lainnya atau Mitra Bestari dalam membuat keputusan. Dewan Redaksi harus bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dipublikasikan dan harus memiliki prosedur dan kebijakan untuk memastikan kualitas publikasi dan menjaga integritas naskah yang dipublikasikan dan data dukungnya.
  2. Telaah Naskah: Ketua Dewan Redaksi harus memastikan bahwa setiap naskah dievaluasi awal oleh Anggota Dewan Redaksi untuk orisinalitas. Ketua Dewan Redaksi harus mengatur dan memeriksa naskah secara adil dan bijaksana. Ketua Dewan Redaksi harus menjelaskan proses penelaahan kepada para Penulis dengan menunjukkan bagian mana dari naskah yang ditelaah. Dewan Redaksi harus menentukan Mitra Bestari yang tepat untuk menelaah naskah dengan mempertimbangkan keahliannya dan menghindari konflik kepentingan.
  3. Perlakuan Adil: Ketua Dewan Redaksi harus memastikan bahwa setiap naskah yang diterima oleh jurnal ditinjau untuk konten intelektual tanpa memandang jenis kelamin/gender, ras, agama, kewarganegaraan, dll. dari para Penulis. Bagian penting dari tanggung jawab untuk membuat keputusan yang adil dan tidak bias adalah penegakan prinsip independensi dan integritas editorial. Ketua Dewan Redaksi berada dalam posisi yang kuat dengan membuat keputusan publikasi seadil-adilnya dan seobyektif mungkin.
  4. Kerahasiaan: Ketua Dewan Redaksi harus memastikan bahwa informasi mengenai naskah yang disampaikan oleh Penulis dirahasiakan. Ketua Dewan Redaksi harus kritis menilai setiap potensi pelanggaran perlindungan data. Ini termasuk permintaan persetujuan informasi penelitian dan persetujuan publikasi.
  5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Ketua Dewan Redaksi tidak akan menggunakan materi yang tidak dipublikasikan diungkap dalam naskah tersebut untuk kepentingan penelitiannya sendiri tanpa persetujuan tertulis dari Penulis. Ketua Dewan Redaksi tidak boleh terlibat dalam pengambilan keputusan terhadap naskah yang mengandung konflik kepentingan.

Tugas Mitra Bestari

1. Kerahasiaan: Informasi mengenai naskah yang disampaikan oleh Penulis harus dijaga kerahasiaannya dan diperlakukan sebagai informasi yang istimewa. Naskah tersebut tidak boleh ditampilkan atau didiskusikan dengan orang lain, kecuali diizinkan oleh Dewan Redaksi.

2. Pengakuan Sumber: Mitra Bestari harus memastikan bahwa Penulis telah mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penulisan naskah. Mitra Bestari harus mengidentifikasi terbitan relevan yang belum dikutip oleh Penulis. Setiap pernyataan bahwa sebuah observasi, derivasi, atau argumen yang telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Mitra Bestari harus segera memberitahukan Ketua Dewan Redaksi jika menemukan penyimpangan, memiliki kekhawatiran tentang aspek etika kerja, menyadari kesamaan substansial antara naskah yang diterima dan naskah yang diserahkan bersamaan ke jurnal lain atau artikel yang sudah diterbitkan, atau mencurigai perbuatan tidak baik yang mungkin terjadi baik selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah; Mitra Bestari harus, bagaimanapun juga, merahasiakan keprihatinan dan tidak menyelidiki lebih lanjut secara pribadi kecuali Dewan Redaksi meminta informasi atau saran lebih lanjut.

3. Standar Objektivitas: Telaah naskah yang diserahkan harus dilakukan secara obyektif dan Mitra Bestari harus mengungkapkan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen-argumen yang mendukung. Mitra Bestari harus mengikuti panduan jurnal mengenai umpan balik spesifik yang diperlukan dari mereka, kecuali jika ada alasan tepat untuk tidak mengikutinya. Mitra Bestari harus konstruktif dalam memberikan penilaian dan memberikan umpan balik yang akan membantu Penulis untuk memperbaiki naskahnya. Mitra Bestari harus menjelaskan saran penelitian tambahan mana yang penting untuk mendukung klaim yang dibuat dalam naskah dan memperkuat atau memperluas cakupan penelitian.

4. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Informasi istimewa atau gagasan-gagasan yang diperoleh melalui proses penelaahan harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Mitra Bestari tidak boleh mempertimbangkan naskah di mana mereka memiliki konflik kepentingan karena berkompetisi, hubungan kolaborasi, atau hubungan kepentingan lainnya dengan para Penulis, perusahaan, atau lembaga yang terkait dengan naskah. Dalam kasus penelaahan ganda tanpa nama (double-blind review), dilakukan jika mereka mencurigai identitas Penulis atau para Penulis, segera memberitahukan Dewan Redaksi jika pengetahuan ini menimbulkan potensi konflik kepentingan.

5. Ketepatan: Mitra Bestari harus merespons dalam kerangka waktu yang wajar. Mitra Bestari hanya memberi persetujuan untuk menelaah naskah jika cukup yakin dapat mengembalikan penelaahan tersebut dalam jangka waktu yang diusulkan atau disepakati bersama, menginformasikan Dewan Redaksi sesegera mungkin jika mereka memerlukan perpanjangan waktu penelaahan. Dalam hal Mitra Bestari merasa tidak mungkin menyelesaikan penelaahan naskah dalam waktu yang ditentukan maka harus menginformasikannya kepada Ketua Dewan Redaksi agar naskah dapat dikirim ke Mitra Bestari lainnya.

Setiap naskah yang diterima harus disertai dengan "Ethical Statement" sebelum naskah dipublikasi.

 

References Management

Setiap naskah yang dikirimkan harus menggunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley.

 

Journal Acreditation

Jurnal AgroBiogen telah terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sejak tahun 2010 hingga tahun 2015 dan akan berakhir pada tahun 2018

  • Terakreditasi No. 73/Akred-LIPI/P2MBI/5/2007 Tanggal 26 Juni 2007.
  • Terakreditasi No. 275/AU1/P2NBI/05/2010 Tanggal 6 Mei 2010.
  • Terakreditasi No. 414/AU2//P2MI-LIPI/04/2012 Tanggal 24 April 2012.
  • Terakreditasi No. 614/AU3/P2MI-LIPI/03/2015 Tanggal 15 April 2015.


 

Article Processing Charges

Penyerahan naskah, tinjauan, penyuntingan, penerbitan, pemeliharaan, pengarsipan, dan akses tidak dikenakan biaya dan tersedia secara GRATIS untuk seluruh isinya.

 

Acreditation Certificate