Urgensi Komunikasi dalam Kelompok Kecil untuk Mempercepat Proses Adopsi Teknologi Pertanian

Cut Rabiatul Adawiyah

Abstract


Adoption process of effective agricultural technology innovation requires various forms and channels of communication between users. Personal communication between individuals and communication in small groups (farmers’ group) are two forms of communication that has been used as a mainstay in agricultural extension activities. Personal communication usually occurs horizontally between farmers, and vertically between farmers and agricultural extension officers. Personal communication between farmers can take place outside and also within farmers’ groups. This paper is a review of various theories and research results regarding the importance of communication in small groups. The results showed that communication in small groups becomes an important component in delivering information materials, i.e. technology and other information. In the group, in addition to ongoing communication, it is also a place of performing discussion and learning among peasants, as well as a unit of decision for unity of action in adopting technology.

 

Abstrak

Proses adopsi inovasi teknologi pertanian yang efektif membutuhkan beragam bentuk dan saluran komunikasi antar pelakunya. Komunikasi personal antar individu serta komunikasi dalam kelompok kecil (kelompok tani) merupakan dua bentuk komunikasi yang selama ini dijadikan sebagai andalan dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Komunikasi personal biasanya terjadi secara horizontal antar petani, dan secara vertikal antar petani dengan petugas penyuluh pertanian. Komunikasi personal antar petani dapat berlangsung di luar dan juga di dalam kelompok tani. Tulisan ini merupakan review ilmiah dari berbagai teori dan hasil-hasil penelitian berkenaan dengan pentingnya peran komunikasi dalam kelompok kecil. Hasil telaahan menunjukkan bahwa komunikasi dalam kelompok kecil menjadi komponen penting dalam menyampaikan materi informasi baik berupa teknologi maupun informasi lain. Di dalam kelompok, selain berlangsung komunikasi juga sekaligus menjadi tempat diskusi dan belajar antar sesama petani, di samping sebagai unit keputusan untuk kesatuan tindakan dalam mengadopsi teknologi.


Keywords


innovation adoption; small group; small group communication; farmer group; adopsi inovasi; kelompok kecil; komunikasi kelompok kecil; kelompok tani

Full Text:

PDF

References


[Deptan] Departemen Pertanian. 2007. Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 273/Kpts/OT.160/4/ 2007 Tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petani. Jakarta (ID): Deptan.

Adawiyah CR. 2017. Peran Komunikasi Kelompok Tani dalam Adopsi inovasi: Kasus Upsus PAJALE di Kabupaten Malang. [Thesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Andriaty E, Setyorini E. 2012. Ketersediaan Sumber Informasi Teknologi Pertanian di Beberapa Kabupaten di Jawa. Jurnal Perpustakaan Pertanian 21(1): 30-35.

Bales RF, Strodtbeck FL. 1951. Phases in group problem-solving. Journal of Abnormal and Social Psychology 46: 485-495.

Beebe SA, John TM. 2006. Communicating in Small Groups Principles and Practices (8 ed.). Boston: Pearson Education, Inc.

Borg J. 2008. Body Language: 7 Easy Lessons to Master the Silent Language. Prentice Hall life.

Bungin B. 2009. Sosiologi Komunikasi. Jakarta (ID): Penerbit Kencana.

Daft RL. 2006. Manajemen. Edisi Keenam. Jakarta (ID): Salemba Empat.

Dault A. 2007. Peningkatan peran pemuda dalam pembangunan kelautan dan perikanan di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Ringkasan disertasi, sekolah pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Frey LR. 2016. Small-Group Communication. http://www.oxfordbibliographies.com/view/document/obo-9780199756841/obo-9780199756841-0037.xml. last reviewed 19 May 2016. DOI: 10.1093/obo/9780199756841-0037

Hariadi SS. 2011. Dinamika Kelompok. Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta (ID): Universitas Gadjah Mada.

Harinta YW. 2010. Hubungan Sosial Ekonomi Petani dan Kualifikasi Penyuluh Terhadap Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman dan Sumber daya Terpadu Budi daya Padi (Oryza sativa). Jurnal Widyatama 19(2). Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.

Harmoko, Darmansyah E. 2016. Akses informasi pertanian melalui media komunikasi pada kelompok tani di Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang. Jurnal Komunikator 8(1). Tersedia di file:///C:/Users/ICUT/Downloads/ 1790-6331-1-PB.pdf

Hasanuddin. 2005. Adopsi inovasi dalam kegiatan usaha tani pada beberapa spesifik sosial budaya petani di Provinsi Lampung. Agrijati 1(1): 22. [diunduh 10 Februari 2016].

Indraningsih KS. 2010. Penyuluhan pada petani marjinal: kasus adopsi inovasi usaha tani terpadu lahan kering di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. [disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor. [Internet]. [Diunduh tanggal 2017 Sept 25]. Tersedia dari: http:// repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55076

Johnson D, Johnson R. 1991. Cooperative learning: increasing college faculty instructional productivity. Jossey-Bass.

Kreitner R, Kinicki A. 2005. Perilaku Organisasi. Salemba empat, Jakarta.

Leeuwis C. 2009. Komunikasi untuk inovasi pedesaan. Yogyakarta (ID): Kanisius.

Liliweri A. 2011. Komunikasi serba ada serba makna. Jakarta (ID): Prenada Media Group.

Mabry EA, Barnes RE. 1980. The dynamics of small group communication. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Mardikanto T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta (ID): Sebelas

Maret University Pr.

Mosher AT. 1987. Menggerakan dan Membangun Pertanian Syarat-Syarat Pokok Pembangunan dan Modernisasi. CV Yasaguna. Terjemahan dari: Getting Agriculture Moving.

Mulyandari R. 2011. Cyber extension sebagai media komunikasi dalam pemberdayaan petani sayuran. [disertasi]. Bogor (ID): Sekolah Pascasarjana IPB.

Oladele OI. 2008. Research-Extension-Farmers Linkage Sistem on Banana and Plantain (Musa spp.) in Nigeria: The Diffusion of Innovations. Nigeria: Department of Agricultural Extension and Rural Development University of Ibadan. Proc. IC on Banana & Plantain in Africa. [internet]. Dapat diunduh di http://www.banana2008.com/cms/ details/acta/879_92.pdf. Tanggal unduh 16 Agustus 2016.

Onong UF. 2005. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek Bandung (ID): PT Remaja Rosdakarya. Cet. Ke-19.

Poole M, Roth J. 1989. Decision development in small groups V: test of a contingency model. Human Communication Research. 15(4): 549–589. doi:10.1111/j.1468-2958.1989.tb00199.x.

Rahmadani S. 2010. Hubungan efektivitas komunikasi antar pribadi dengan tingkat partisipasi petani dalam kelompok tani di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar. [skripsi]. [internet]. [dikutip 2016 Nov 1]. [Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret]. Tersedia dari: digilib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=detail&d_id=13494Riduwan. 2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung (ID): Alfabeta.

Rakhmat J. 2009. Psikologi Komunikasi. Bandung (ID): Remaja Rosdakarya.

Riswandi. 2009. Ilmu Komunikasi. Yogyakarta (ID): Graha Ilmu.

Robert FB.1950. Interaction Process Analysis: A Method for the Study of Small Groups, Cambridge: Addison-Wesley.

Rogers EM, Shoemaker FF. 1971. Communication of innovation. second edition. New York (US): The Free Press.

Rogers EM. 2003. Diffusions of innovations. 5th edition. New York (US): Free Press.

Ronald BA, and George R. 2000. Understanding Human Communication. Oxford. Tenth edition. Oxford University Press.

Samsudin. 1987. Dasar-dasar penyuluhan dan modernisasi pertanian. Bandung (ID): Bina Cipta.

Sarwono SW. 2005. Psikologi sosial: psikologi kelompok dan psikologi terapan. Jakarta (ID): Balai Pustaka.

Sean MacBride, dkk. 1983. Aneka Suara Satu Dunia, Terjemahan dari Many Voices One World, Cetakan Pertama. Jakarta: Balai Pustaka-Unesco, hal 25

Seyfarth B. 2000. Structuration theory in small group communication: a review and agenda for future research. Journal Annals of the International Communication Association. 23: 341-380. Published online: 18 May 2016. http:// www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/23808985.2000.11678977. http://dx.doi.org/10.1080/ 23808985.2000.11678977

Soekartawi. 2003. Teori ekonomi produksi dengan pokok bahasan analisi fungsi cobb-douglas. Jakarta (ID): PT Raja Grafindo Persada.

Soekartawi. 2005. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Subagyo, Rusidi, Sekarningsih R. 2005. Kajian faktor-faktor sosial yang berpengaruh terhadap adopsi inovasi usaha perikanan laut di Desa Pantai Selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. [Internet]. [diunduh 10 Februari 2016]. Tersedia dari: http://www.bbp2tp.litbang.deptan.go.id

Tomatala GSJ. 2008. Kompetensi dan keberdayaan peternak dalam pengembangan usaha peternakan sapi potong: kasus Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku [disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Walgito B. 2007. Psikologi kelompok. Yogyakarta (ID): Penerbit Andi Offset.

Warda H, Wastutiningsih SP. 2011. Pengaruh belajar sosial pada sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu terhadap adopsi dan difusi teknologi padi. Thesis. Pascasarjana UGM. [Internet]. [Diunduh 3 April 2017]. Tersedia pada http:// etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=50739

Wiryanto. 2005. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta (ID): Gramedia Wiasarana.

Yusuf Y. 1989. Dinamika Kelompok. Bandung (ID): CV. Armico.

Zakaria AK. 2010. Program pengembangan agribisnis kedelai dalam peningkatan produksi dan pendapatan petani. Jurnal Litbang Pertanian 29(4): 147-153. Bogor (ID): Pustaka




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/fae.v35n1.2017.59-74

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Forum penelitian Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian

Lt. III Gedung A. Kampus Penelitian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No.3B, Kota Bogor-16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail   : faepsekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id

Website design


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.