Proses dan Dinamika Penyusunan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan

Achmad Suryana, Munawar Khalil

Abstract


Legal drafting of the Food Law (Number 18/2012) was initiated by DPR RI using its initiative right. This law was issued in 2012 to replace the existing Food Law (Number 7/1996) because it was considered to be incapable to provide guidance for solving problems and challenges of national food development. This condition was due to significant changes in national and international strategic environment. Legal drafting processes of this law accommodated not only views of the parliament members of Working Committee representing their parties and the national government representatives coordinated by Ministry of Agriculture, but also from people’s aspirations through public consultations. From all subjects discussed, several issues were needed more intensive attentions, i.e. (a) meaning of food sovereignty, (b) position of imports to support food availability, (c) national food institution establishment, and (d) halal food issue. This paper aimed to write down processes and dynamics of legal drafting of this food law with those four issues as examples. It is expected that this article will be useful as information and lessons learned about legal drafting process and help stakeholders of food development to have more understanding of real meaning and intention of norms written in this Law.

 

Abstrak

Penyusunan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan diinisiasi DPR RI dengan menggunakan hak inisiatif. UU Pangan ini diterbitkan tahun 2012 mengganti UU Pangan yang ada waktu itu (No. 7/1996) yang dinilai sudah tidak mampu memberikan acuan untuk menjawab berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan pangan nasional. Kondisi ini disebabkan oleh terjadinya perubahan yang signifikan  dari lingkungan strategis nasional dan internasional. Proses penyusunan UU Pangan ini tidak saja mengakomodasi pemikiran para anggota DPR dari Panitia Kerja RUU Pangan yang mewakili fraksinya dan wakil-wakil kementerian/lembaga pemerintah yang dikoordimir oleh Kementerian Pertanian, tetapi juga menampung berbagai aspirasi masyarakat melalui penyelenggaraan konsultasi publik. Dari keseluruhan materi yang dibahas dalam RUU Pangan, beberapa substansi memerlukan pembahasan yang lebih intens dan mendalam, empat isu diantaranya adalah: (a) pengertian kedaulatan pangan; (b) posisi impor dalam penyediaan pangan; (c) pembentukan kelembagaan pangan; dan (d) kehalalan pangan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendokumentasi proses dan dinamika pembahasan UU Pangan, dengan pendalaman menggunakan empat isu tersebut di atas. Diharapkan tulisan ini bermanfaat sebagai informasi dan pelajaran berharga mengenai dinamika penyusunan UU Pangan, dan dapat membantu pemangku kepentingan pembangunan pangan lebih memahami arti sesungguhnya dan maksud dari norma-norma yang tercantum dalam UU Pangan ini.  


Keywords


food law; legal drafting process; people's aspiration; food development; undang-undang pangan; proses penyusunan peraturan perundangan; aspirasi masyarakat; pembangunan pangan

Full Text:

PDF

References


Agus A. 2012. Jihad kedaulatan pangan. Forum JKP (Jihad Kedaulatan Pangan), Universitas Gajah Mada. Februari 2012.Yogyakarta (ID): Universitas Gajah Mada.

Arifin, B. 2011. Berharap banyak pada revisi Undang- Undang Pangan. Metro TV News, 7 Februari 2011. [Internet]. [Diunduh 2016 Okt 20]. Tersedia dari:

https:barifin.wordpress.com>2012/11/19

Antara Jatim. 2011. RUU Pangan perluas pasar beras impor. [Internet]. [Diunduh 2017 Jan 20]. Tersedia dari: https://jatim.antaranews.com/lihat/berita/76945

/ruu-pangan-perluas-pasar-beras-impor

Bourgois E. 2011. Critical reviewof the draft food law of Indonesia. World Bank/Food and Agriculture Organization Support to Food Security Agency. Jakarta (ID): Food and Agriculture Organization.

[BKP] Badan Ketahanan Pangan, 2011a. RUU tentang Pangan inisiatif DPR (Hak Inisiatif DPR). Bahan tayangan disampaikan dalam rapat pembahasan di Kementan. 14 Nopember 2011. Jakarta (ID): Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian.

[BKP] Badan Ketahanan Pangan. 2011b. Penyusunan DIM untuk RUU tentang pangan (Internal kementan). Bahan tayangan dalam diskusi di Kementerian Pertanian . 5 Desember 211. Jakarta (ID): Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian.

[BKP] Badan Ketahanan Pangan. 2012a. Isi RUU terkait KIKPI (Draft Food Law Related to Program of Sustainable Food Security). Bahan tayangan disampaikan dalam FGD-KIKPI Pilar

I. 2 Agustus 2012. Jakarta (ID): Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian.

[BKP] Badan Ketahanan Pangan. 2102b. Pembahasan aspek kehalalan dan kelembagaan pangan dalam RUU tentang pangan. Bahan tayangan disampaikan dala FGD Strategi Ketahanan Pangan, diselengarakan Poksi IV Fraksi PKS DPR RI, Gedung Nusantara DPR RI. 10 September 2012. Jakarta (ID): Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian..

Damanhuri D. 2012. Ekonomi politik kedaulatan pangan. Bahan tayangan disampaikan dalam pertemuan penjaringan pendapat RUU Pangan di Institut Pertanian Bogor. 15 Februari 2012. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

[DPR RI] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2011. Naskah akademik dan draf RUU tentang perubahan UU Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

[DPR RI] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2012a. Penjelasaan Komisi IV DPR RI dalam rapat kerja pembahasan tingkat I atas usul inisiatif rancangan undang-undang tentang pangan. Masa Persidangan III Tahun Sidang 2011-2012. 18 Januari 2012. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia..

[DPR RI] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2012b. Laporan panitia kerja dalam rapat kerja pembahasan tingkat I Rancangan Undang Undang tentang Pangan. masa persidangan i tahun sidang 2012- 2013.16 Oktober 2012. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

[DPR RI] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2012c. Laporan Komisi IV DPR RI dalam rangka Pembicaraan Tingkat

II/Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang Undang Tentang Pangan dalam Rapat Paripurna DPR RI. 18 Oktober 2012. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

[DPR RI] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2012d. Pengantar Pimpinan Komisi IV DPR RI dalam Rapat Konsultasi dengan DPR RI dan Pimpinan Fraksi mengenai RUU Pangan. 10 Oktober 2012. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

The Economist Intelligence Unit. 2016. Global food security index 2016. An Annual Measure of the State of Global Food Security. London (UK): The Economist Intelligence Unit.

Edelman. M. 2014. Food sovereignty: forgotten genealogies and future regulatory challenges. J of Peasant Stud. 41(6): 959-978.

[FAO] Food and Agriculture Organizaton. 2014. Right to Food Hanbooks. 1. The right to food within the international framework of human right and country constitution. Rome (IT): Food and Agriculture Organizaton.

Forum Kajian Islam Mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun Bogor. 2012. Ancaman liberalisasi dan ketergantungan pangan dibalik RUU Pangan. 25 Januari 2012. Bogor (ID): Universitas Ibnu Khaldun.

Gordillo G., Gerinimo OM. 2013. Food security and sovereignty. Rome: Food and Agriculture Organizaton.

Gouel C. 2015. Food price stabilization policies lessons from economic theory. Seventh Multi- year Expert Meeting on Commodities and Development. 15-16 April 2015. Geneve (CH): United Nations Conference on Trade and Development.

Hasan KNS. 2014. Kepasian hukum sertifikasi dan labelisasi halal produk pangan. JDinamika Huk. 14(2): 227-238.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan. 2015. Status gizi pengaruhi kualitas bangsa. [Internet]. [Diunduh 2017 Jan 20]. Tersedia dari: www.dekes.go.idpdf.php?id=15021300004

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2011a. Daftar Inventarisasi Masalah Rancangan Undang- Undang Tentang Pangan. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2011b. DIM RUU tentang pangan (versi pemerintah). Bahan Tayangan diskusi di Kementan. 24 Desember 2011. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian..

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2012a. Pandangan Pemerintah pada acara rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI atas Rancangan Undang-Undang tentang Pangan.

Januari 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2012b. Pandangan pemerintah disampaikan Menteri Pertanian pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI mengenai Rancangan Undang- Undang tentang Pangan. 11 Juni 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2012c. Sambutan pemerintah disampaikan Menteri Pertanian pada Rapat Kerja Komisi IV DPR RI mengenai Pengambilan Keputusan Pembicaraan Tingkat I Rancangan Undang- Undang (RUU) tentang Pangan. 16 Oktober 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2012d. Sambutan pemerintah (disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) pada Rapat Paripurna Kerja Komisi IV DPR RI tentang Pengambilan Keputusan Pembicaraan Tingkat II Rancangan Undang-Unfang (RUU) tentang Pangan. 18 Oktober 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

Khaeron EH. 2012. Telaah kritis revisi UU Tentang Pangan dan kesejahteraan petani. Disampaikan dalam seminar diselenggarakan Fraksi Partai Demokrat DPR RI dengan tema Telaah Kritis Revisi UU Pangan di Gedung DPR RI. 2 Maret 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.Kompas. 2011. Kinerja DPR, kunjungan ke luar negeri disetujui pimpinan. 8 Desember 2011. [Internet].

[Diunduh 2017 Jan 20]. Tersedia dari: https://perpustakaandpr.wordpress.com/categ ory/klipping.

KornherL, Kalkuhl M. 2013. Food price volatility in developing countries and its determinants. Quarterly J of Int Agriculture. 52(4):277-308.

Machfoedz MM. 2012. Ketersediaan Pangan. Pusat Studi Pedesaan dan kawasan UGM. Bahan diskusi publik tentang RUU Pangan. Yogyakarta (ID): Universitas Gajah Mada .

Rachbini DJ. 2011. Jebakan RUU Pangan. [Internet]. [Diunduh 2017 Mar 20]. Tersedia dari: http://nasional.kompas.com/read/2011/12/02/0 2181735/jebakan.ruu.pangan

Rachmat M. 2015. Percepatan pembangunan pangan menuju pencapaian ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat. Forum PenelAgro Ekon. 33(1):1-17.

Saragih H. 2015. Perjuangan petani dalam menegakkan kedaulatan pangan. Makalah dalam Seminar Tinjauan Akademis, Konsepsi, dan Strategi Kedaulatan Pangan. Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian IPB.. 10 Oktober 2015. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Saragih H. 2009. Tidak ada ekonomi kerakyatan tanpa reformasi agraria dan kedaulatan pangan. Makalah dalam Diskusi Ini Dia

Ekonomi Kerakyatan. KSU dan SPI, Taman Ismail Marzuki, 3 Juni 2009. Jakarta (ID): Serikat Petani Indonesia.

Sardjoko S. 2016. Pokok-pokok kebijakan Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG). Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan. Bahan tayangan lokakarya Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), 12 Nopember 2016. Jakarta (ID): Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Sofyan I. 2015. Politik pluralitas dan demokratisasi media dalam penguatan masyarakat sipil. Komunikasi. 9(1): 73-82.

Suryana A. 2014. Menuju ketahanan pangan indonesia berkelanjutan 2025: tantangan dan penanganannya. Forum PenelAgro Ekon. 32(3):123-125.

Suryana A. 2012a. Kerangka pikir RUU tentang Pangan. Bahan tayangan pada FGD Fraksi PKS ‘Telaah Kritis RUU tentang Pangan”. 24 Februari 2012. Jakarta (ID): Partai Keadilan Sejahtera.

Suryana A. 2012b. Perkembangan Rancangan Undang-Undang tentang Pangan. Bahan tayangan pada Rapat Koordiasi Harmonisasi Rancangan Peraturan Perundangan yang Harmonis. Kementerian Hukum dan HAM RI,

Maret 2012. Jakarta (ID): Kementerian Hukum dan HAM RI.

Suryana A. 2012c. Draft of indonesian food law. Power points presented at Round Table “OECD Review of Indonesia Agriculture Policy”. 6 Maret 2012. Bogor (ID): Kementerian Pertanian.

Syahyuti, Sunarsih, Wahyuni S, Sejati WK, Aziz M. 2015. Kedaulatan pangan sebagai basis untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum PenelAgro Ekon. 32(2):95-109.

Widayati W, Soraida Y, Firdaus, Hidayat, Andiana U, Martha M, Primawardani Y, Nurimaniar Y. 2015. Evaluasi hak atas pangan bagi masyarakat miskin: studi kasus di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Lebak. Badan Penelitian dan Pengembangan HAM Kementerian Hukum dan HAM RI. Jakarta (ID): Percetakan Pohon Cahaya.

Windfur M, Jonsen J. 2015. Food sovereignty toward democracy in localized food systems. London (UK): ITDG Publishing.

Ya’kub A. 2012. Menyelamatkan pertanian rakyat dan menjamin kedaulatan pangan. Bahan tayangan dalam seminar Fraksi Partai Demokrat DPR RI dengan tema ‘Telaah Kritis RUU Pangan’ di Gedung DPR RI. 2 Maret 2012. Jakarta (ID): Dewan Perwakilan Rakyat RI.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/fae.v35n1.2017.1-17

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Forum penelitian Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian

Lt. III Gedung A. Kampus Penelitian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No.3B, Kota Bogor-16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail   : faepsekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id

Website design


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.