Financial Analysis of Botanical Pesticides Application in Big White Ginger Farming System (Case Study in Tanjungkerta, Sumedang)

NFN Ermiati

Abstract


Botanical pesticides is generally applied to control plant pest in organic farming systems and ginger farmers in Sumedang commonly used it in ginger cultivation. The study aimed to assess the financial feasibility and sensitivity of botanical pesticide use in big white ginger (JPB) cultivation in Tanjungkerta-Sumedang, West Java. Research was conducted in November 2013 with survey method.  Price was analyzed by converting the input and output to the price applicable in June 2017. Farmer respondents were determined randomly by selecting 20 respondents from 33 farmers of Gemahrita Farmer Group. The financial feasibility was assessed using Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C) and Internal Rate of Return (IRR) analysis. Farming sensitivity was measured with  BEP (Break Event Point) of production and price.  Pest and diseases found in ginger plantation were leaf spot (Phyllosticta sp.) and ladybug (Epilachna sp), which were controlled by botanical pesticide made by the farmers from greater galangal, citronella, neem leaf and betle vein leaf. The use of natural pesticides was financially feasible with the eligibility criteria of NPV>0 (Rp 32,081,221,-), B/C Ratio >1 (2.15)  and IRR 13 % above  the prevailing bank rate (1.5% per month). BEP production 9,601 kg.ha-1, BEP price Rp. 1,279,-/kg, 57% below actual productivity and price.  This indicated if there was decrease in productivity and price of ginger <57%, JPB farming system using botanical pesticide was still feasible. JPB farming system using self-made botanical pesticide proved profitable, environmentally friendly and safe for farmer health, hence appropriate and advantageous to be developed.


Keywords


Zingiber officinalle; botanical pesticides; financial analysis

Full Text:

PDF

References


Anonim (2015) Daun Sirih sebagai Pestisida Alam. http://hefamandiri.blogspot.co.id/2015/11/adsbygoogle-window.html [Accessed: 30 November 2017]. hlm 1.

Anonim (2017) Mengenal 39 Jenis Tanaman yang Berpotensi sebagai Bahan Pestisida Alami (Bio Pestisida). http://mitalom.com/mengenal-39-jenis-tanaman-yang-berpotensi-sebagai-bahan pestisida alami-bio-pestisida/ [Accessed: 11 October 2017]. 1-9 hlm.

Balfas, R., Mardiningsih, T.L. & Siswanto (2011) Hama Jahe dan Strategi Pengendaliannya. In: Status Teknologi Hasil Penelitian Jahe. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor, pp. 69-85.

Bermawie, N., Syahid, S.F., Ajijah, N.U.R., Purwiyanti, S. & Martono, B. (2013) Stabilitas Hasil dan Mutu Enam Genotipe Harapan Jahe Putih Kecil (Zingiber officinale Rosc. var amarum) pada Beberapa Agroekologi. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 19 (2), 58-65.

BPW III ISMPI, 2014 (2014) Ekstrak Sirih sebagai Pestisida Botani Botanical Pesticides. Fakultas Pertanian Institut Pertanian STIPER, Jl.Nangka II, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. 2 hlm.

http://bpw3ismpi.blogspot.co.id/ [Accessed: 11 October 2017].

Ditjenbun (2004) Statistik Perkebunan Indonesia. In: Jahe 2001-1003. Direktorat Jenderal Bina Produksi Perkebunan. Deptan. 26 hlm.

Djiwanti, R., Supriadi & Kurniati (2011) Pemanfaatan Pestisida Nabati Cengkeh dan Seraiwangi untuk Menekan Serangan Nematoda Meloidogyne sp. (>50 %) pada Jahe. Bogor.

Ermiati (2016a) Pengaruh Pemupukan terhadap Produktivitas dan Titik Impas Usahatani Jahe Putih Besar (JPB) Panen Muda di Sumedang. Jurnal Littri. 22 (4), 197-207.

Ermiati (2016b) Pengaruh Pemupukan terhadap Produktivitas dan Titik Impas Usahatani Jahe Putih Besar (JPB) Panen Muda Di Sumedang. Industrial Crops Research Journal. 22 (4), 197-207.

Gholib, D. & Darmo (2008) Pengaruh Ekstrak Lengkuas Putih (Alpinia galanga L. Willd) terhadap Infeksi Trichophyton Mentagrophytes pada Kelinci (Diptera: Culicidae). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 6, 57-62.

Gintings (2007) Beberapa Kendala Adopsi Teknologi Pertanian. http://pfi3p.litbang.deptan.go.id/mod.phb?mod=userpage&menu=60603&page id=53 [Accessed: 3 April 2007].

Hartati, S.Y. (2013) Efikasi Formula Fungisida Nabati terhadap Penyakit Bercak Daun Jahe Phyllosticta sp. Bul. Littro. 24 (1), 42-48.

Kardinan, A. (2011) Pengaruh Pestisida Nabati sebagai Kearifan Lokal dalam Pengendalian Hama Tanaman Menuju Sistem Pertanian Organik. In: Inovasi Teknologi Perkebunan Menjawab Tantangan Krisis Energi, Lingkungan Hidup dan Daya Saing. Pengembangan Inovasi Pertanian. Badan Litbang. Kementan, (4) 4, 262-278.

Kardinan, A. & Iskandar, M. (1999a) Pengaruh Ekstrak Daun dan Biji Mimba terhadap Pertumbuhan Serangga. In: Seminar Nasional Kimia Bahan Alam. Universitas Indonesia- Unesco, pp. 255-260.

Kardinan, A. & Iskandar, M. (1999b) Potensi Tephrosia vogelii sebagai Insektisida Nabati. In: Seminar Nasional Entomologi, Perhimpunan Entomologi Indonesia. pp. 207-217.

Malik, H. (2013) Bahan Pembuat Pestisida Nabati Lengkuas. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Balai Penelitian Tanaman Sayuran. 3 hlm. http:// sigit01.blogspot.co.id/2013/07/bahan-pembuat-pestisida-nabati-lengkuas.html [Accessed: 18 September 2017].

Pasaribu, A.M. (2012) Perencanaan dan Evaluasi Proyek Agribisnis (Konsep dan Aplikasi). Andi. Yogyakarta. 182 hlm.

Pusdatin (2014) Outlook Komoditi Jahe. Sekretariat Kementerian Pertanian. Jakarta. 70 hlm.

Pusdatin (2016) Statistik Pertanian 2016. Nuryati,L. & Waryanto,B. (eds.) Jakarta, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal-Kementerian Pertanian. 201 hlm.

Puslitbangbun (2012) Pestisida Nabati. Sirkuler. Pusat Penelitian. 30 hlm.

Rostiana, O., Bermawie, N. & Rahardjo, M. (2009) Standar Prosedur Operasional. Budidaya Jahe, Kencur, Kunyit dan Temulawak. Bogor, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 43 hlm.

Siagian, V.J. (2014) Outlook Komoditi Jahe. Nuryati,L. & Noviati (eds.) Jakarta, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian.

Soesanto, L., Sudarmono, N.P., Manan, A., Iriani, E. & Pramono, J. (2005) Potensi Agensia Hayati dan Nabati dalam Mengendalikan Penyakit Busuk Rimpang Jahe. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika. 5 (1), 50-57.

Sukarman (2013) Produksi dan Pengelolaan Jahe Putih Besar (JPB) (Zinggiber officinale var. officinale) melalui Proses Industri. Jurnal Litbang Pertanian. 32 (2), 76-84.

Sukarman & Ermiati (2014) Daya Simpan Benih Rimpang Jahe Putih Besar di Dataran Tinggi dengan Perlakuan Pestisida Nabati dan Analisis Ekonominya. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 20 (1), 1-7.

Sumartini (2016) Efikasi Campuran Minyak Cengkeh dan Ekstrak Biji Mimba untuk Pengendalian Penyakit Karat (Phakopsora Pachyrhizi) pada Kedelai (Glycine Max). J. HPT Tropika. 16 (1), 82-89.

Suratiyah, K. (2015) Ilmu Usahatani. Edisi Revisi. Jakarta, Penebar Swadaya. 156 hlm.

Williamson, E.M. (2007) The Medicinal Use of Essential Oils and Their Components for Treating Lice and Mite Infestations. Natural Product Communications. 2 (12), 1303-1310.

Yumna, A. (2017) Ekstrak Sirih Hijau untuk Pengendalian Phyllosticta zingibera Penyebab Bercak Daun pada Jahe. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta, 11 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v28n2.2017.199-209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id