PENGARUH MINYAK ATSIRI TERHADAP MORTALITAS DAN PENGHAMBATAN PENELURAN Crocidolomia Pavonana F

Rodiah Balfas, Tri Lestari Mardiningsih

Abstract


Kubis, brokoli, dan bunga kol merupakan tanaman sayuran yang cukup penting, termasuk dalam famili Brassicaceae. Kendala utama dalam budidaya tanaman tersebut adalah serangan hama Crocidolomia pavonana. Minyak atsiri merupakan salah satu produk tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif pengendalian organisme pengganggu tumbuhan. Penelitian telah dilakukan di Rumah Kaca Kelompok Peneliti Proteksi Tanaman Balittro, sejak Maret sampai Desember 2014. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri terhadap mortalitas telur, larva dan imago C. pavonana. Minyak atsiri yang diuji adalah minyak babadotan, cengkeh, laja gowah, seraidapur, seraiwangi, dan temulawak, masing-masing pada konsentrasi 0,5%. Selain itu, digunakan mimba sebagai pembanding. Pengujian ovisidal dilakukan dengan mencelupkan telur dalam masing-masing larutan uji. Untuk mengetahui pengaruhnya terhadap larva (larvasidal) telah dilakukan aplikasi bahan-bahan tersebut pada larva dan daun brokoli. Penelitian penghambatan peneluran dilakukan dengan menyemprotkan larutan ini pada tanaman, dikeringanginkan kemudian tanaman dikurung, dan serangga dewasa dimasukkan ke dalam kurungan. Pengamatan dilakukan terhadap penetasan telur dan mortalitas larva serta jumlah kelompok telur yang diletakkan. Hasil penelitian menunjukkan minyak seraidapur dan temulawak bersifat toksik terhadap telur. Minyak babadotan, mimba, dan seraiwangi yang diaplikasikan pada daun, mengakibatkan mortalitas larva lebih dari 90% tetapi, pada aplikasi langsung pada larva, mortalitas tertinggi berkisar antara 28% pada perlakuan mimba dan seraiwangi. Minyak babadotan, seraidapur, dan seraiwangi serta mimba memberikan pengaruh yang sama terhadap penghambatan peneluran pada 96 jam setelah aplikasi. Pengaruh terhadap peneluran juga terlihat pada perlakuan minyak temulawak yang telah diformulasikan. Minyak seraiwangi, seraidapur, babadotan, dan mimba serta temulawak berpotensi untuk digunakan sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan  C. pavonana.


Keywords


Crocidolomia pavonana; minyak atsiri; mortalitas; penghambatan peneluran

Full Text:

PDF

References


Amalia H, Dadang dan D Prijono. 2014. Effect of Mulches, Botanical Insecticides, and Traps Against Fruit Flies Infestation and Yield of Chili (Capsicum annuum). J. ISSAAS 20(2): 11-18.

Balfas R, TL Mardiningsih, C Sukmana dan D Sartiami. 2010. Pengaruh Minyak Tanaman Obat dan Aromatik terhadap Mortalitas Doleschallia bisaltidae pada Tanaman Daun Wungu. Prosiding Seminar Nasional VI Perhimpunan Entomologi Indonesia. Peranan Entomologi dalam Mendukung Pengembangan Pertanian Ramah Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. Bogor, 24 Juni 2010. Hlm. 293-298.

Balfas R dan E Sugandi. 2013. Pengaruh Minyak Nabati terhadap Kutu Aspidiella hartii pada Tanaman Jahe. Prosiding Seminar Inovasi Tanaman Atsiri, Solok, 11-12 Juli 2012. Badan Litbang Pertanian. Hlm. 86-96.

Balfas R, M Willis dan E Sugandi. 2013. Potential of Botanical Insecticides for Controlling Rhizome Fly (Mimegralla coeruleifrons Macquart) on Ginger. Proceedings of the International Seminar on Spices, Medicinal, and Aromatic Plants (SMAPs). Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD). pp. 153-157.

Dadang dan D Prijono. 2008. Insektisida Nabati. Prinsip, Pemanfaatan, dan Pengembangan. Departemen Proteksi Tanaman, Fakutas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 163 hlm.

Kabera J, A Gasogo, A Uwamariya, V Ugirinshti and P Nyeterai. 2011. Insecticidal Effects of Essential Oils of Pelargonium graveolens, and Cymbopogon citratus on Sitophilus zeamais (Motsch.). African Journal of Food Science 5(6): 366-375.

Khater HF. 2012. Prospects of Botanical Biopesticides in Insect Pest Management. Pharmacologia 3(12): 641-656.

Koul O, S Walia and GS Dhaliwal. 2008. Essential Oils as Green Pesticides: Potential and Constraint. Biopestic. Int. 4(1): 63-84.

Maia MF and SJ Moore. 2011. Plant-based Insect Repellents: A Review of Their Efficacy, Development and Testing. Malaria Journal 10: 1-15.

Negrelle RRB and EC Gomes. 2007. Cymbopogon citratus (DC.) Stapf : Chemical Composition, and Biological Activities. Rev. Bras. Pl. Med., Botucatu 9(1): 80-92.

Pavella R. 2011. Natural Products as Allelochemicals in Pest Management. In: Natural Products in Plant Pest Management. CAB International, UK. pp. 134-148.

Prasetyo HD, IW Susila dan K Sumiartha. 2013. Efikasi Minyak Atsiri Seraidapur (Cymbopogon citratus L.) terhadap Hama Ulat Daun Kubis (Plutella xylostella L.) di laboratorium. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika 2(2): 99-107.

Rohimatun dan IW Laba. 2013. Efektivitas Insektisida Minyak Seraiwangi dan Cengkeh terhadap Hama Pengisap Buah Lada (Dasynus piperis China). Bul. Littro 24(1): 26-34.

Setiawati W, R Murtiningsih dan A Hasyim. 2011. Laboratory and Field Evaluation of Essential Oils From Cymbopogon nardus as Oviposition Deterrent and Ovicidal Activities Against Helicoverpa armigera Hubner on Chili Pepper. Indonesia Journal of Agricultural Science 12(1): 9-16.

Sinthusiri J and M Soonwera. 2013. Efficacy of Herbal Essential Oils as Insecticides Against the Housefly, Musca domestica L. Southeast Asian J. Trop. Med. Public Health 44(2): 188-196.

Sudirman IM 2013. Hama pada Tanaman Kubis (Brassica oleracea). http://iinmutmainna. blogspot.co.id/2013/04/hama-pada-tanaman-kubis-brassica.html. [Diakses 10 Maret 2016].




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v27n1.2016.85-92

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id