RESPON PERTUMBUHAN SETEK CABE JAWA (Piper retrofactum Vahl.) PADA MEDIA CAIR DENGAN PENAMBAHAN IBA DAN VITAMIN C

Ning Wikan Utami, Fauzia Syarif, Ninik Setyowati

Abstract


Cabe jawa (Piper retrofactum) adalah salah satu jenis tanaman obat yang merupakan komoditi ekspor. Pada umumnya jenis-jenis tanaman yang termasuk dalam genus Piper diperbanyak secara vegetatif dengan setek. Penelitian yang bertujuan mengetahui pengaruh hormon IBA dan Vitamin C dilakukan di kebun percobaan Treub, Bidang Botani, Pusat Penelitian Biologi, LIPI. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang disusun secara faktorial. Faktor  pertama  adalah  bahan  setek  terdiri  dari  setek  batang muda (berdaun kecil) dan batang tua (berdaun besar), faktor kedua adalah hormon tumbuh IBA (0, 5, 10 dan 15 mg l-1) dan faktor  ketiga  adalah   vitamin  C  (0, 50 dan 100 mg l-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan setek berpengaruh terhadap keberhasilan setek, setek batang muda lebih baik dari pada batang tua. IBA 10mg l-1 dapat meningkatkan jumlah akar dan jumlah tunas secara nyata pada setek batang muda. Vitamin C 50 mg l-1 dapat meningkatkan panjang akar secara nyata. Kombinasi perlakuan terbaik adalah IBA 10 mg l-1 + vitamin C 50 mg l-1 pada setek batang muda, menghasilkan ukuran akar terpanjang 19 cm dan jumlah tunas terbanyak 3,6.


Keywords


Piper retrofactum; pertumbuhan; bahan setek; IBA; vitamin C

Full Text:

PDF

References


Anonim. 1989. Vademakum. Bahan Obat Alami. Penerbit Ditjen POM Jakarta. Hlm. 36-37.

Anonim. 2011. Prospek Budidaya Cabai Jawa. Forum Kerjasama Agribisnis. Depok. https://foragri. wordpress.com/2011/06/08/prospek-budidaya-cabai-jawa/ (diakses 29 Oktober 2015).

Davies PJ. 1987. Plant Hormones and Their Role in Plant Growth and Development, Martinus Nijhoff Publishers, New York, USA, 681 p.

Garner RJ. 1976. The Propagation of Tropical Fruit Trees.Hortic.Rev. No 4 Commonwealth Bureau of Horticulture and Plantation Crops, East Malling, Kent. 566 p.

Haissig BE. 1974. Influences of Auxin and Auxin Synergist on Adventious Root Primordium Initiation and Development. New Zealand J. For. Sci. 4: 311-323.

Hartman HT and DE Kester. 1979. Plant Propagation Principles and Practices. Third edition. Prentice-Hall, Englewood Cliffs, New Jersey.

Hartman HT, DE Kester, FT Davies and RL Genewe. 1997. Plant Propagation Principles and Practices. Sixth edition. Upper Saddle River, New Jersey.

Haryudin W dan O Rostiana. 2009. Karakteristik Morfologi Tanaman Cabe Jawa (Piper retrofactum Vahl.) Di Beberapa Sentra Produksi. Bul. Littro. 20(1): 1-10.

Hirwansyah. 2015. Pengembangan Tanaman Campli Puta Di Gampong Ie Seuum Aceh Besar Sebagai Bahan Baku Industri Obat Tradisional. BPP Baitussalam Badan Pelaksana Penyuluhan & Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Besar. 5 hlm. http://datakehutanan.blogspot.co.id/2015/09/pengembangan-tanaman-campli-puta-di.html

Kantarli M. 1993. Vegetative Propagation of Hopea odorata. By Cuttings: A Low Cost Technology. Technical Publication No. 16 ASEAN-Canada Forest Tree Seed Centre, Muak-Lek, saraburi. Thailand. 8 p.

Nababan D. 2009. Penggunaan Hormon IBA terhadap Pertumbuhan Setek Ekaliptus Klon Ind 48. Skripsi Jurusan Budidaya Hutan. Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. 54 hlm.

Planthus. 2008. Sembilan tanaman obat unggulan hasil uji klinis badan POM. https://anekaplanta. wordpress.com/2008/03/02/sembilan-tanaman-obat-unggulan-hasil-uji-klinis-badan-pom diakses 29 Oktober 2015.

Salisbury FB and Ross CW. 1995. Plant Physiology. Fisiologi 3 (Terjemahan) Lukman dan Umaryono (Ed.) ITB Bandung. 747 p.

Sulkani. 2013. Mengenal Bahan Tanaman Cabe Jawa. Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Perkebunan. Direktorat Tanaman Rempah dan Penyegar. http://ditjenbun.pertanian.go.id diakses 30 Oktober 2015-12-28.

Sa’roni, Pujiastuti dan Adjirni. 1989. Penelitian Efek Androgenik dan Anabolik Buah Cabe Jawa. Cermin Dunia Kedokteran 59: 22-24.

Utami D and PCM Jansen. 1999. Piper L. Dalam Spices. Guzman CC and JS Siemonsma (Ed). Backhuys Publishers, Leiden. Plant Resources of South-East Asia 13: 183-188.

Utami NW, DSH Hoesen, Witjaksono dan Danu. 2005. Perbanyakan Ulin (Eusiderxylon zwageri T.et.B) dengan Biji dan Setek. Berita Biologi (7): 199-206.

Utami NW. 2011. Respon Pemberian Hormon Tumbuh dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Setek Ramin (Gonystylus bancanus (Miq.) Kurz). Buletin Kebun Raya 14(2): 19-28.

Wijoyo FS. 1993. Applied Procedure in Vegetative Propagation of Gmelina arborea. In: Davidson J (Ed). Proceeding of the Regional Symposium on Recent Advances in Mass Clonal Multiplication of Forest Trees for Plantation Programmes. FAO, Philipines. Hlm. 305-309.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v27n1.2016.11-17

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id