EFEKTIVITAS EKSTRAK TANAMAN OBAT TERHADAP CENDAWAN PENYEBAB MASTITIS DAN PENCEMAR PAKAN SAPI

Riza Zainuddin Ahmad

Abstract


Tanaman obat berpotensi sebagai alternatif untuk menekan cemaran cendawan pada pakan sapi dan pengobatan mastitis. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan tanaman obat yang berkhasiat sebagai anti cendawan untuk mengendalikan penyakit mastitis dan pencemar pakan sapi. Penelitian dilakukan di Balai Besar Penelitian Veteriner, tahun 2013. Skrining dilakukan pada 10 jenis tanaman obat dengan membuat ekstrak etanol dari daun, umbi, rimpang dan buah.  Uji daya hambat pertumbuhan cendawan dilakukan secara in vitro dalam cawan petri yang diinkubasi untuk diamati diameter daya hambatnya. Pengujian dilanjutkan dengan pengukuran kadar hambat minimal ekstrak dengan pengenceran 50; 25; 12,5; 6,25; 5; dan 2,5%, lalu dicampurkan dengan media agar dan cendawan uji, diinkubasi pada suhu 25dan 37oC selama 3-5 hari untuk diamati pertumbuhannya. Hasil skrining menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih dan daun cengkeh mempunyai kemampuan daya hambat yang terbaik dibanding ekstrak tanaman lainnya. Daya hambat daun sirih terhadap pertumbuhan Aspergillus flavus, Fusarium solani dan Penicillium sp secara berurutan adalah 11,3; 11,3 dan 20,7 mm; sedangkan daun cengkeh adalah 29,3; 29,0 dan 37,3 mm. Daya hambat daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans, C. krusei, C. parapsilosis, C. guilliermondii dan Trichosporon sp adalah 25,7; 17,0; 21,0; 26,3 dan 25,7 mm; sedangkan daun cengkeh adalah 19,3; 18,3; 27,5; 29,3 dan 26,3 mm. Daun sirih lebih mudah didapat dan diaplikasikan dibandingkan dengan daun cengkeh, sehingga dipilih untuk uji lanjut. Hasil uji kadar hambat minimum ekstrak daun sirih adalah 2,5%, sehingga dapat digunakan sebagai pengendali cemaran cendawan pada pakan sapi dan mastitis mikotik.


Keywords


Tanaman obat; jamur; mastitis; pencemar pakan sapi

Full Text:

PDF

References


Achmad dan I Suryana. 2009. Pengujian Aktivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) terhadap Rhizoctonia sp secara In Vitro. Bul. Littro 20(1): 92-98.

Ahmad RZ. 2009. Cemaran Kapang pada Pakan dan Pengendaliannya. Jurnal Litbang Pertanian 28(1): 15-22.

Ahmad RZ. 2012. Mastitis Mikotik di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. hlm. 403-410. Bogor, 7-8 Juni 2011.

Alma MH, M Ertas, S Nitz and H KollmannsBerger. 2007. Chemical Compositions and Content of Essential Oil from the Bud of Cultivated Turkish Clove. Bioresources 2(2): 265-269.

Cushnie TPT and AJ Lamb. 2005. Antimicrobial Activity of Flavonoids. International Journal of Antimicrobial Agents 26: 343-356.

Depkes (Departemen Kesehatan Republik Indonesia). 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta. Ditjen POM pp. 1-11.

Gopal TK, S Vidyadhar, M Saidulu, UM Reddy, L Chamundeewari, S Reddy, A Saidulu, and D Banji. 2011. In Vitro Antifungal Activity of Various Extracts of Enicostemma littorale. IJP’S Journal of Biotechnology and Biotherapeutics 1(2): 25-30.

Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Jilid 1-4. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Jakarta. Hlm. 1-1852.

Istianto M dan Eliza. 2009. Aktivitas Antijamur Minyak Atsiri terhadap Penyakit Antraknos Buah Pisang di Penyimpanan pada Kondisi Laboratorium. J. Hort 1(2): 192-198.

Jirovet L, G Buchbauner, I Stoilova, A Stoyanova, A Krastanov and Z Schmidt. 2006. Chemical Composition and Antioxidant Properties of Clove Leaf Essential Oil. Journal of Agricultural and Food Chemistry 54(17): 6303-6307.

Kommidi DR, HR Kandappa, B Moodley, NA Koorbanally and P Govender. 2014. Bio Evaluation of Different Crude Exctracts of Chrysanthimoides monilifera subsp. Rotundata. Turkish Journal of Biochemistry 3(1): 87-92.

Kumalasari E dan N Sulistyani. 2011. Aktivitas antifungi Ekstrak Etanol Batang Binahong (Anredera cardifolia (Tenore Steen) terhadap Candida albicans serta Skrining Fitokimia. Jurnal Ilmiah Kefarmasian 1(2): 51-62.

Lorian V. 1980. Antibiotic in Laboratory Medicine 2nd William and Wilkins. London. 754 p.

Mahmoudabadi AZ and MKG Nasery. 2009. Antifungal Activity of Shallot Allium ascalonicum Linn (Liliaceae) In Vitro. Journal of Medicinal plants Research 3(5): 450-453.

Masniari P, MN Susan dan Adriani. 2006. Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) terhadap Mastitis Sublikinis. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 12-13 September 2005. Hlm. 1015-1019.

Najad BS, M Rajabi, AZ Mahmoudabadi and M Zarrin. 2014. In Vitro Anti-Candida Activity of the Hydroalcoholic Extracts of Heracleum persicum fruit Against Pathogenic Candida Species. Jandishapur J. Microbiol 7(1): 1-4.

Naidu AS. 2000. Natural Food Antimicrobial System. CRC Press, Florida. 818 p.

Nurdjannah N. 2004. Diversifikasi Penggunaan Cengkeh. Perspektif 3(2): 61-70.

Ngajow M, J Abidjulu and VS Kamu. 2013. Pengaruh Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus secara In vitro. J. Mipa Unsrat 2(2):128-132.

Rahmah N dan A Rahman KN. 2010. Uji Fungistatik Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) terhadap Candida albicans. BioScientiae 7(2): 17-24.

Rathi SG, VH Bhaskar and PG Patel. 2010. In Vitro Antifungal Screening of Embelia riles Plant Exctract Through EUCAST Method. International Journal of Pharma Sciences and Research 1(2): 134-138.

Reveny J. 2011. Daya Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Daun Sirih Merah (Piper betle Linn). Jurnal Ilmu Dasar 12(1): 6-12.

Sultana N and NQ Hanif. 2009. Mycotoxin Contamination in Cattle Feed and Feed Ingredients. Pakistan J 2(4): 211-213.

Syamsu H, S Srigati dan JR Hutapea. 1991. Inventaris Tanaman Obat. Departemen Kesehatan. Jilid 1. pp. 234-235.

Vikash C, T Shalini, NK Verma, DP Singh, SK Chaudary and R Asha. 2012. Piper Betle; Phytochemistry, Traditional Use and Pharmacological Activity : A Review. International Journal of Pharmaceutical Research and Development 4(4): 216-223.

Wankhede SB, MM Routh, SB Rajput and SM Karuppayil. 2013. Antifungal Properties of Selected Plants of Apocynaceae Family Against the Human Fungal Pathogen Candida albicans. International Current Pharmaceutical Journal 2(7): 122-125.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v26n1.2015.47-54

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id