PENGGALIAN IPTEK ETNOMEDISIN DI GUNUNG GEDE PANGRANGO

Rosita SMD, Otih Rostiana, E. R. Pribadi, Hernani Hernani

Abstract


Hutan tropika Indonesia kaya keane-karagaman species tumbuhan, sedikitnya ter-dapat 40.000 jenis termasuk yang berkhasiat obat. Disamping itu, keberadaan 370 suku asli dengan keanekaragaman adat dan budayanya, turut memberikan keuntungan sendiri bagi kha-sanah etnomedisin dan budaya bangsa. Proses pewarisan IPTEK etnomedisin umumnya dila-kukan secara oral. Kondisi yang demikian akan mendorong terjadinya erosi IPTEK tersebut, disamping karena masuknya budaya modern. Oleh karena itu perlu dilakukan penggalian dan pengembangan IPTEK etnomedisin. Kegiatan pengkajian ini telah dilaksanakan di kawasan Taman Nasional gunung Gede Pangrango pada bulan Januari sampai dengan Desember 2001. Survey dilakukan di 6 lokasi (gunung Gede Pangrango), mencakup 2 kabupaten (Sukabumi dan Cianjur). Penentuan lokasi dilakukan se-cara sengaja, dengan memperhitungkan kemu-dahan untuk mencapai lokasi. Narasumber yang diwawancarai juga ditetapkan secara se-ngaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan etnomedisin di kawasan gunung Gede Pangrango, terbatas pada dukun beranak. Kawasan gunung Gede Pang-rango, telah diin-ventarisasi sebanyak 23 jenis penyakit dengan 72 resep yang menggunakan 80 jenis tumbuhan obat. Hasil analisis mutu beberapa jenis sim-plisia dari lokasi survey memenuhi standar mutu yang ditetapkan MMI (Materia Medika Indonesia), sehingga memiliki prospek untuk produksi bahan baku industri obat tradisional, kosmetika dan lainnya.

 


Keywords


Gunung Gede Pangrango; survey; tanaman obat

Full Text:

PDF

References


Cox, P. A., 1994. The etnobotanical ap- proach to drug discovery; strengths and limitations in Prance G & Marsh (Eds). Ethnobotany and the Search for New Drugs. Ciba Foundation Sym- posium 185. Academic Press, Landon: pp. 25 – 41.

Departemen Kesehatan, 1989. Peman- faatan Tanaman Obat. Edisi III. Depkes RI. 284 hal.

Departemen Kesehatan, 1995. Materia Medika Indonesia. Jilid 6. Depkes RI. 389 hal.

Dharma, AP, 1985. Tanaman Obat Tra- disional Indonesia. P.N. Balai Pus- taka Jakarta. 291 hal.

Eisai, 1986. Medicinal Herb/Index In In- donesia. Indek Tumbuh-tumbuhan Obat di Indonesia. PT. Eisai Indo- nesia. 428 hal.

Hamzah, R. L Soebagyo, Widayat, A.Machin, W. Dyatmiko, 1993. Warta Tumbuhan Obat Indonesia 2 (4) : 22 hal.

Ibrahim, F, Juhaeni, Katring dan E. Mag- dalena, 1996. Efek ekstrak daun ba- badotan (Ageratum conyzoides Linn) terhadap luka terbuka pada tikus putih. Prosiding Simposium Peneli- tian Bahan Obat Alami XIII; hal. 439– 442.

Kusumadewi, AP dan Katno, 2004. Pe- ngaruh 2,4 D dan fenilalanin terha- dap pembentukan kumarin dan wak- tu induksi kalus seledri (Apium gra- violens L) Prosiding Seminar Nasio- nal. XXV Tumbuhan Obat Indone- sia, Tawangmangu; hal. 805 - 815.

PHPA, 1988. Gede Pangrango National Park : The Heartland of West Java. Ministry of Forestry, Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation. 19 p.

Plotkin, M. J., 1988. Traditional Know- ledge of Medicinal Plants. The Search for New Jungle Medicines. In Akerele, O; V. Heywood and H. Synge (Eds). The Conservation of Medicinal Plants, Proceedings of International Consultation, 21 – 27

March 1988. Chiang Mai, Thailand, Cambridge : Cambridge University Press : pp. 53 – 64.

Priastini, R, F. Rumiati, S D. Winata, 2002. Efek hepatoprotektor kunir pu- tih (Curcuma mangga Val. et zyp) terhadap hepar mencif jantan yang diberi mimosin. Prosiding Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia XXI. Fak Farmasi – Ubaya, Sura- baya; hal. 50 – 58.

Sangat. HM, EAM. Zuhud dan EK. Damayanti, 2000. Kamus Tumbuhan Obat Indonesia (Etnofitomedika). Yayasan Obat Indonesia. Jakarta.

hal.

Setiono, P.D. dan E. Sensudi, 2000. Ken- dala dan tantangan pengelolaan Ta- man National gunung Gede Pang- rango. Makalah Seminar Pengem- bangan Wilayah Berbasis Keane- karagaman Hayati, Cibodas 12 April

9 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v18n1.2007.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id