KERAGAMAN HASIL DAN UKURAN RIMPANG LEMPUYANG WANGI (Zingiber aromaticum) PERTANAMAN ASAL BENIH

Sri Wahyuni

Abstract


Lempuyang wangi termasuk family Zingiberaceae, yang biasa diperbanyak menggunakan rimpang. Tanaman lempuyang membentuk bunga, buah dan biji. Biji lempuyang dapat tumbuh walaupun membutuhkan waktu lama untuk berkecambah. Pada penelitian ini dilakukan penanaman lempuyang wangi yang diperbanyak dari biji. Biji lempuyang dipanen dari pertanaman lempuyang wangi yang berdekatan dengan areal penanaman lempuyang gajah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui morfologi dan produksi rimpang lempuyang wangi dengan benih asal biji. Biji lempuyang dikecambahkan pada media arang sekam. Lima puluh semai yang tumbuh baik, kemudian ditanam dalam polybag. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman, produksi rimpang dan karakteristik rimpang. Panen rimpang dilakukan umur 10 bulan setelah tanam. Hasil pengamatan menunjukkan morfologi tanaman, produksi rimpang, ukuran rimpang dan warna daging rimpang, beragam dengan tingkat keragaman tergolong luas. Secara visual sosok tanaman lebih kecil dari tanaman induk dengan jumlah anakan banyak (lebih kurang 30 anakan). Kisaran produksi rimpang per rumpun 20-450 g, lebih kecil dari rimpang lempuyang induk (300-1.200 g). Ukuran panjang rimpang 7-30 cm, lebar rimpang 3,5-18 cm dan jumlah propagul 2-37 buah. Warna dan aroma daging rimpang bervariasi, dari wangi lembut sampai langu. Perlu dilakukan penanaman ulang rimpang hasil panen pada generasi ke-2 untuk mengetahui apakah tanaman dapat berproduksi dan berukuran rimpang normal.

 


Keywords


Zingiber aromaticum; benih biji; morfologi; produksi rimpang; ukuran rimpang

Full Text:

PDF

References


Arif, A., S, Sujiprihati dan M. Syukur. 2011. Pewarisan sifat beberapa karakter kualitatif pada tiga kelompok cabai. Bulletin Plasma nutfah. Vol.17(2): 73-79.

Basuki, N., Harijono, Kuswanto dan Damanhuri. 2005.Study pewarisan antosianin pada ubijalar. Agrivita. Vol. 27(1): 63-68.

Etikawati, N. dan A.D. Setyawan. 2000. Studi sitotaksonomi pada genus Zingiber. Biodiversitas. Vol. 1(1): 8-13.

Gunadi, N. 2000. Biji Botani Kentang (True Potato Seed= TPS): Bahan Tanam Alternatif dalam Penanaman Kentang. Monografi No. 20. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Puslitbang Hortikultura Balitbang Pertanian. 33 hlm.

Hartmann, H.T., D.E. Kester, F.T. Davies, Jr., R.L. Geneve. 2002. Plant Propagation : Principles and Practices. 7th edition. Printice Hall Inc. 770 p.

Kuruvilla, K.M., K.J. Madhusoodanan, M.R. Sudharshan.P. Natarajan and J. Thomas. 2009. Performance evaluation of tissue culture vis a vis open pollinated seedling of cardamom. In. Keshavachandran, R., P.A. Nazeem, D. Girija, P.S. John and K.V. Peter (Eds). Recent Trends in Horticultural Biotechnology. New India Publising Agency. New delhi. 257 p.

Kasarkar A.R. dan D.K. Kulkani. 2011. Phenological studies of family Zingiberaceae with special reference to alpinia and zingiber from Kolhapur region (ms) India. Bioscience Discovery, 2(3): 322-327.

Mansyah, E., A. Baihaki, R. Setiamihardja, J. S. Darsa, Sobir, dan R. Poerwanto. 2003. Variabilitas fenotipik manggis pada beberapa sentra produksi di pulau Jawa. Jurnal Hortikultura. 13(3): 147-156.

Sukarman, M. Rahardjo, D. Rusmin dan Melati. 2007. Efisiensi penggunaan benih nomor harapan temulawak Curcuma xanthorrhiza Roxb. Laporan Teknis Penelitian Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Puslitbangbun, Badan Litbang Pertanian, hlm. 251-256.

Syamsudin, E., I. Mariska, dan Hobir. 1997. Keragaman somaklonal dan heritabilitas beberapa sifat tanaman nilam. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 3(1): 25-30.

Santoso, B. S., Hasnam, Hariyadi, S. Susanto, dan B.S.Purwoko. 2008. Potensi hasil jarak pagar (Jatropa curcas L.) pada satu tahun budidaya di lahan kering Lombok Barat, West Nusa Tenggara. Bul. Agron. 36(2): 161-167.

Wahyuni, S., N. Bermawie, D. Rusmin dan N.N. Kristina. 2010. Evaluasi 15 aksesi lempuyang. Laporan hasil penelitian. Balittro 25 hlm. (unpubl).

Wahyuni, S. 2012. Lempuyang dapat diperbanyak dengan biji. Warta Penelitian Tanaman Industri Vol. 18(3): 25-26.

Wang, Y.Q., D X. Zhang and Z.Y. Chien. 2004. Pollen Histochemistry and Pollen : Ovule Ratios in Zingiberaceae. Annals of Botany 94: 583-591, doi:10.1093/aob/mch177.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v24n1.2013.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id