Efisiensi Produksi Kakao Fermentasi pada Perkebunan Rakyat di Bali dengan Pendekatan Stochastic Frontier

Jemmy Rinaldi, Anna Fariyanti, Siti Jahroh

Abstract


Kabupaten Tabanan adalah sentra produksi kakao di Bali yang sebagian besar adalah perkebunan rakyat dengan produktivitas kakao
yang dihasilkan semakin rendah. Daerah ini juga pernah menerapkan proses fermentasi biji kakao dengan harapan dapat meningkatkan
pendapatannya, tetapi teknologi tersebut mulai ditinggalkan oleh petani. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis faktorfaktor
yang mempengaruhi produksi biji kakao di Bali, (2) menganalisis efisiensi produksi biji kakao yang dihasilkan petani di Bali
dengan menerapkan teknologi fermentasi, dan (3) menganalisis pendapatan usahatani kakao dengan menerapkan teknologi fermentasi
pada perkebunan rakyat di Bali. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh dengan metode survei menggunakan
kuesioner. Responden dalam kajian ini sebanyak 100 orang petani kakao yang terbagi menjadi 40 orang petani kakao yang tidak
melakukan fermentasi dan 60 orang yang melakukan fermentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan stochastic frontier
menggunakan alat analisis front 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh positif terhadap peningkatan
produksi kakao adalah tenaga kerja, pestisida dan luas lahan, sedangkan faktor yang berpengaruh negatif adalah umur tanaman.
Produksi kakao di tingkat perkebunan rakyat telah efisien dilakukan, tetapi proses pengolahan biji kakao dengan teknologi fermentasi
memiliki tingkat efisiensi yang lebih kecil dibandingkan tidak difermentasi. Tingkat pendapatan usahatani kakao per hektar per tahun
dengan menerapkan teknologi fermentasi Rp. 5.014.877,44 lebih besar dibandingkan tidak menerapkan teknologi fermentasi, yaitu
Rp. 4.654.809,24. Penerapan teknologi fermentasi pada proses pengolahan biji kakao dapat meningkatkan pendapatan petani.


Kata Kunci: Kakao, efisiensi produksi, stochastic frontier, teknologi fermentasi

Tabanan District is a cocoa production center in Bali by which the crops are mostly grown in small-scale and low in productivity as well. In this area
farmers had implemented fermentation process of cocoa beans to increase their income, although the technology was left. The objectives of this study
were: (1) to analyze the factors affecting the production of cocoa beans in Bali, and (2) to analyze efficiency of cocoa production by farmers in Bali,
and (3) to analyze cocoa farm income for the farmers having implemented the fermentation technology. A questionnaire survey was conducted for 100
cocoa farmers consisting of 60 farmers having implemented the fermentation technology and 40 farmers did not. Front 4.1 analysis was employed in
order to estimate the stochastic frontier production. The results showed that factors like labor, pesticides and land area had positive correlation in
increasing of cocoa production. In contrast, plant age had the negative correlation. In general small-scale cocoa farmers were efficient. In addition,
the farmers who implemented the fermentation technology seemed to be less efficient compared to farmers who did not implement the technology.
However, the farmers who implemented the fermentation technology seemed to have higher income of Rp. 5.014.877,44 being high compared to
those who did not implement the technology of Rp 4.654.809,24. The implementation of fermentation technology in cocoa beans could increase
farmers’ income.


Keywords


Cocoa; production efficiency; stochastic frontier; fermentation technology

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jtidp.v4n1.2013.p81-90

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2013 Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


 

P-ISSN: 2356-1297
E-ISSN: 2528-7222
Accredited No.30/E/KPT/2018 on Oktober 24, 2018 by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia

                    


Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar (JTIDP) Editorial Office :

Indonesian Industrial and Beverage Crops Research Institute
Jl. Raya Pakuwon Km. 2, Parungkuda, Sukabumi 43357 Jawa Barat Indonesia
Telp : (0266) 6542181
Fax : (0266) 6542087
Email : jtidp@litbang.pertanian.go.iduppublikasi@gmail.com
Website : http://balittri.litbang.pertanian.go.id



View My Stats