Karakter Morfologi Tujuh Aksesi Pisang dari Maluku Utara

Indra Hendaru, Y. Hidayat, M. Ramdhani

Abstract


Indonesia merupakan bagian dari pusat keragaman pisang. Kawasan Maluku Utara memiliki keragaman pisang yang tinggi dan mudah ditemukan di kebun dan pekarangan untuk produksi bahan pangan maupun tujuan lain. Namun, keragaman tersebut belum dikarakterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi aksesi pisang yang dikoleksi BPTP Maluku Utara berdasarkan karakter morfologi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2014 sampai Mei 2015 di Kebun Plasma Nutfah BPTP Maluku Utara. Penelitian menggunakan tujuh jenis pisang, yaitu pisang Emas, Jarum, Tembaga, dan Gohu (Kota Tidore Kepulauan), Bunga (Kabupaten Halmahera Timur), Galela (Kabupaten Halmahera Utara), dan Mulu Bebe (Kabupaten Halmahera Barat). Karakter morfologi yang diamati meliputi 32 karakter kualitatif dan 15 karakter kuantitatif berdasarkan panduan deskriptor dari IPGRI. Data hasil pengamatan karakter morfologi dianalisis dengan analisis klaster untuk mengetahui hubungan kekerabatan dari jenis pisang yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman genetik aksesi pisang yang diamati, terbagi pada dua kelompok, yaitu kelompok 1 (pisang Gohu dan Bunga) dan kelompok II (pisang Jarum, Emas, Galela, Tembaga, dan Mulu Bebe). Aksesi pisang yang memiliki kemiripan paling tinggi adalah pisang Emas dengan Jarum, yaitu 63,12%, sedangkan pisang Gohu memiliki hubungan kekerabatan paling jauh di antara seluruh aksesi.


Keywords


pisang; deskripsi; karakter; keragaman genetik.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Maluku Utara (2016) Provinsi Maluku dalam angka 2016. Ternate, Badan Pusat Statistik Maluku Utara.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku Utara (2014) Laporan akhir pengelolaan sumber daya genetik tanaman pertanian Maluku Utara. Maluku Utara, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku Utara.

Edison, HS., Sutanto, A., Hermanto, C., Uji, T. & Razak, N. (1996) The exploration of Musacea in Maluku Island, 18 November–14 December 1996. Travel report. (Travel report available from Bioversity International).

Hasanah, A.N. & Marsusi (2014) Karakterisasi 20 kultivar pisang buah domestik (Musa paradisiaca) dari Banyuwangi Jawa Timur. El-Vivo, 2 (1), 20-27.

Hermanto, C., Sutanto, A., Edison, HS., Riska, Alfons, Hosang, E., Daniells, J. & Hilman (2013) Triangle banana exploration report, Central Maluku and Lesser Sunda Islands, Indonesia. 16 February–6 March 2013. (Travel report available from Bioversity International).

Herwitarahman, A. & Sobir (2014) Simulasi uji baru unik seragam dan stabil (BUSS) pisang (Musa spp.) di Kebun Percobaan Pasir Kuda, Bogor. Buletin Agrohorti, 2 (1), 66–74.

International Network for the Improvement of Banana and Plantain (2002) Networking Banana and Plantain: INIBAP Annual Report 2001. International Network for the Improvement of Banana and Plantain.

International Plant Genetic Resources Institute (1996) Descriptors for Banana (Musa spp.). Italy, Food and Agriculture Organization.

Karamura, D.A. (1998) Numerical taxonomic studies of the East African highland Bananas (Musa AAA-East Africa) in Uganda. Ph.D. Dissertation. The University of Reading.

Karuwal, R.L. (2011) Variasi genetik pisang tongkat langit (Musa troglodytarum L.) berdasarkan karakter morfologis dan molekuler. Tesis S2. Universitas Gadjah Mada.

Kusumawati, A. & Syukriani, L. (2008) Identifikasi dan karakterisasi morfologi genotipe pisang (Musa paradisiaca L.) di Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat. Jerami, 1 (2), 62–70.

Megia (2005) Musa sebagai Model Genom. Hayati, 12 (4), 167–170.

Rinaldi, R., Mansyurdin, & Hermanto, C. (2014) Pendugaan ploidi dan kekerabatan beberapa aksesi pisang hasil koleksi Balitbu Tropika Solok. Jurnal Sainstek, VI (1), 17–23.

Rustam (2007) Uji metode inokulasi dan kerapatan populasi Blood Disease Bacterium pada tanaman pisang. Jurnal Hortikultura, 17 (4), 387–392.

Santos, E.A., Souza, M.M., Viana, A.P., Almeida, A.A.F., Freitas, J.C.O. & Lawinscky, P.R. (2011) Multivariate analysis of morphological characteristics of two species of passion flower with ornamental potential and of hybrids between them. Genetics and Molecular Research, 10 (4), 2457–2471.

Siddiqah, M. (2002) Biodiversitas dan hubungan kekerabatan berdasarkan karakter morfologi berbagai plasma nutfah pisang. Skripsi S1. Institut Pertanian Bogor.

Sukartini (2007) Pengelompokan aksesi pisang menggunakan karakter morfologi IPGRI. Jurnal Hortikultura, 17 (1), 26–33.

Sutanto, A. & Edison, HS. (2005) Diskripsi Pisang Indonesia. Solok, Balai Penelitian Tanaman Buah.

Walujo, E.B. (2011) Sumbangan ilmu etnobotani dalam memfasilitasi hubungan manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya. Jurnal Biologi Indonesia, 7 (2), 375–391.

Wirnas, D., Sobir & Surahman, M. (2005) Pengembangan kriteria seleksi pada pisang (Musa sp.) berdasarkan analisis lintas. Indonesia Journal of Agronomy, 54 (3), 48–54.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v23n1.2017.p13-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Plasma Nutfah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


           

     


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (0251) 8339793, 8337975
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

P-ISSN : 1410-4377
E-ISSN : 2549-1393

Akreditasi Nomor: 21/E/KPT/2018




View My Stats